Mengenal Yellow Junction Box: Fungsi, Aturan, dan Cara Menggunakannya
Diterbitkan22 Apr 2026
Saat berkendara di kota besar, Anda mungkin pernah melihat marka jalan berbentuk kotak dengan garis silang berwarna kuning di area persimpangan. Marka ini dikenal sebagai yellow junction box dan memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Meski terlihat sederhana, masih banyak pengendara yang belum memahami fungsi dan aturan penggunaan marka ini dengan benar. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui informasi selengkapnya!
DAPATKAN MOBIL IMPIAN ANDA DENGAN JAMINAN GARANSI TERBAIK HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM!
Apa Itu Yellow Junction Box?
Yellow Junction Box (YBJ) adalah marka jalan berbentuk kotak dengan garis silang berwarna kuning yang biasanya ditempatkan di area persimpangan jalan. Marka ini berfungsi sebagai area yang tidak boleh terhalang kendaraan agar arus lalu lintas dari berbagai arah tetap dapat bergerak dengan lancar.
Di Indonesia, penerapan yellow junction box sudah mulai dilakukan sejak tahun 2010. Marka ini biasanya dipasang di titik persimpangan dengan tingkat kepadatan kendaraan tinggi.
Salah satu contoh lokasi yang cukup dikenal adalah persimpangan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu area awal penerapan YBJ.
Bentuk YBJ yang mencolok dengan warna kuning terang membuatnya mudah dikenali oleh pengendara. Garis silang di dalam kotak tersebut menjadi tanda bahwa kendaraan tidak boleh berhenti di dalam area tersebut ketika kondisi lalu lintas sedang padat.
Penerapan marka ini sebenarnya bukan hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain sebagai bagian dari sistem manajemen lalu lintas modern.
Baca Juga: Mengenal Warna Lampu Lalu Lintas Beserta Artinya
Aturan Berkendara di Yellow Junction Box
Meskipun marka yellow junction box sudah cukup sering ditemui di jalan raya, tidak semua pengendara memahami aturan penggunaannya. Oleh karena itu, penting bagi AutoFamily untuk mengetahui bagaimana cara berkendara yang benar ketika melewati area tersebut.
Berikut beberapa aturan yang perlu diperhatikan saat melintasi area ini:
1. Jangan Masuk Jika Area Masih Padat
Aturan paling penting dalam penggunaan yellow junction box adalah pengendara tidak diperbolehkan memasuki area tersebut jika kondisi di dalamnya masih dipenuhi kendaraan.
Ketika kendaraan di depan Anda belum bergerak dan masih berada di dalam YBJ, sebaiknya tunggu di belakang garis batas hingga area tersebut benar-benar kosong. Tujuannya adalah agar kendaraan dari arah lain tetap memiliki ruang untuk melintas ketika lampu lalu lintas berubah.
Jika pengendara tetap memaksa masuk ke dalam kotak kuning tersebut, kendaraan dapat terjebak di tengah persimpangan dan menghambat arus lalu lintas dari arah lainnya.
2. Masuk Hanya Ketika Jalur di Depan Sudah Kosong
Pengendara baru diperbolehkan melintasi yellow junction box ketika jalur di depan benar-benar kosong dan memungkinkan kendaraan untuk langsung keluar dari area persimpangan.
Artinya, Anda harus memastikan bahwa kendaraan dapat bergerak melewati kotak kuning tersebut tanpa harus berhenti di tengah. Jika kendaraan terpaksa berhenti di dalam YBJ karena jalur di depan masih penuh, maka fungsi marka tersebut tidak akan berjalan dengan baik.
Memastikan jalur di depan kosong sebelum melintas juga membantu menjaga kelancaran lalu lintas dari berbagai arah sekaligus mengurangi potensi kemacetan.
Baca Juga: Pasal Pelanggaran Lalu Lintas dan Penjelasannya
3. Tetap Tunggu Meski Lampu Sudah Hijau Jika YBJ Belum Kosong
Situasi yang sering terjadi di persimpangan adalah ketika lampu lalu lintas sudah berubah menjadi hijau, tetapi area yellow junction box masih dipenuhi kendaraan dari arah lain.
Dalam kondisi seperti ini, pengendara tetap tidak diperbolehkan melintasi YBJ. Anda harus menunggu hingga area tersebut benar-benar kosong, kemudian melintas ketika lampu lalu lintas masih menunjukkan warna hijau.
Aturan ini bertujuan untuk mencegah kendaraan berhenti di tengah simpang dan mengunci arus lalu lintas dari berbagai arah.
Tujuan Penerapan Yellow Junction Box
Penerapan yellow junction box di berbagai persimpangan memiliki beberapa tujuan penting dalam pengaturan lalu lintas. Marka ini tidak hanya membantu mengurangi kemacetan, tetapi juga meningkatkan keselamatan berkendara.
Beberapa tujuan utama dari penerapan YBJ antara lain:
- Mengurangi potensi kemacetan di area persimpangan yang padat kendaraan
- Mencegah kendaraan berhenti di tengah simpang yang dapat menghalangi arus lalu lintas
- Membantu pengaturan pergerakan kendaraan dari berbagai arah agar lebih tertib
- Menjaga kelancaran arus lalu lintas terutama pada jam sibuk
- Meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan mengurangi potensi konflik kendaraan di persimpangan
Dengan adanya aturan ini, pengendara diharapkan lebih disiplin ketika melintasi persimpangan sehingga lalu lintas dapat berjalan lebih lancar.
Baca Juga: 13 Aturan Undang-Undang Lalu Lintas yang Wajib Dipahami
Apakah Hukuman bagi yang Melanggar?
Pelanggaran terhadap aturan yellow junction box tidak hanya berdampak pada kemacetan lalu lintas, tetapi juga dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Menurut Pasal 287 ayat (2) juncto Pasal 106 ayat (4) huruf a dan b dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengendara yang melanggar aturan marka jalan seperti YBJ dapat dikenakan hukuman pidana berupa kurungan hingga dua puluh hari atau denda maksimal sebesar Rp500.000.
Sanksi tersebut bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pelanggar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Selain ancaman sanksi hukum, pelanggaran di area yellow junction box juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif lainnya, seperti:
- Terjadinya kemacetan panjang di persimpangan
- Potensi konflik antar kendaraan dari berbagai arah
- Risiko kecelakaan lalu lintas yang lebih tinggi
- Terganggunya kelancaran mobilitas masyarakat
Oleh karena itu, memahami dan mematuhi aturan YBJ merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pengendara untuk menjaga ketertiban di jalan raya.
DAFTAR BENGKEL DAN DEALER TOYOTA AUTO2000 TERDEKAT DAPAT ANDA TEMUKAN DI AUTO2000 DIGIROOM!
Pastikan Mobil Toyota Anda Selalu Siap Berkendara Bersama Bengkel Auto2000!
Selain mematuhi marka jalan, kondisi mobil yang prima juga berperan besar dalam mendukung keselamatan berkendara.
Oleh karena itu, AutoFamily disarankan untuk melakukan servis mobil secara rutin agar performa mobil tetap optimal saat digunakan di berbagai kondisi jalan.
Anda dapat mengunjungi bengkel Auto2000 untuk melakukan perawatan mobil, melakukan test drive, serta melihat berbagai pilihan model mobil Toyota yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Selain itu, AutoFamily juga dapat memanfaatkan Auto2000 Digiroom untuk mendapatkan berbagai informasi mobil Toyota dengan lebih mudah.
Kunjungi Auto2000 Digiroom sekarang dan temukan berbagai layanan yang memudahkan kebutuhan otomotif Anda.
Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







