Definisi dan Fungsi Valve pada Mesin Mobil
Diterbitkan23 Jan 2026
Apa fungsi valve atau katup pada mesin mobil? Valve adalah salah satu komponen yang umum ditemukan pada mesin, termasuk mesin mobil. Secara umum, kegunaan valve adalah untuk mengatur aliran fluida, baik berupa cairan maupun gas. Lalu, bagaimana dengan fungsi valve pada mesin mobil sendiri? Berikut penjelasannya!
Memahami Definisi Valve pada Mesin Mobil
Valve atau katup merupakan komponen yang umum ditemukan pada sebuah mesin, termasuk salah satunya mesin mobil. Pada mesin mobil sendiri, valve bisa ditemukan pada bagian kepala silinder.
Gerak valve pada mesin mobil dipengaruhi oleh langkah piston silinder. Valve yang ada pada mesin mobil adalah jenis valve yang umum digunakan pada mesin 4 tak.
Fungsi Valve Berdasarkan Jenisnya
Lalu, apa fungsi valve pada mesin mobil? Seperti yang telah Anda ketahui, secara umum fungsi valve adalah untuk mengendalikan arus fluida, baik yang berupa cairan maupun gas.
Nah, fungsi valve pada mesin mobil pun tidak jauh berbeda. Berikut penjelasan mengenai fungsi valve pada mesin mobil dan cara kerja katup in dan ex:
1. Intake Valve (Katup IN)
Intake valve bertanggung jawab dalam mengatur aliran udara dan bahan bakar ke dalam ruang bakar.
Dengan adanya katup ini, maka kadar udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar pun tetap sesuai kadar untuk memicu proses pembakaran. Ukuran diameter intake valve lebih besar dibandingkan dengan exhaust valve.
Dengan ukuran yang lebih besar ini, maka aliran bahan bakar ke ruang bakar pun bisa optimal.
2. Exhaust Valve (Katup EX)
Selain intake valve, ada juga exhaust valve atau katup EX. Jika intake valve bertugas mengatur jumlah udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar, maka tugas exhaust valve adalah sebaliknya.
Katup ini mengatur keluarnya gas buang yang merupakan sisa dari proses pembakaran di dalam ruang bakar.
Ukuran diameter exhaust valve lebih kecil jika dibandingkan dengan intake valve. Ukuran yang lebih kecil ini memudahkan gas buang keluar dari ruang bakar.
Gas buang sendiri memiliki tekanan tinggi karena dorongan dari piston. Adanya dorongan dari piston memudahkan gas buang keluar dari ruang bakar meski diameter katup kecil.
Fungsi Utama Valve pada Mobil
Secara umum, fungsi utama valve pada mobil adalah untuk mengatur sirkulasi udara dan gas selama proses kerja mesin berlangsung.
Katup atau valve bekerja secara presisi membuka dan menutup pada waktu yang tepat agar proses pembakaran di dalam silinder berjalan dengan optimal. Tanpa valve, mesin tidak akan bisa menjalankan siklus pembakaran 4 langkah dengan benar.
Berikut fungsi utama valve yang perlu dipahami:
1. Mengatur Masuknya Campuran Udara dan Bahan Bakar
Valve jenis intake berfungsi membuka jalur masuk bagi campuran udara dan bahan bakar dari sistem injeksi atau karburator ke dalam ruang bakar. Dengan kontrol bukaan yang tepat, campuran ini dapat disuplai sesuai dengan kebutuhan mesin.
2. Membuang Gas Hasil Pembakaran
Valve jenis exhaust bertugas untuk membuka saluran pembuangan, sehingga gas sisa hasil pembakaran dapat keluar dari ruang bakar. Proses ini penting agar ruang bakar siap menerima campuran baru pada siklus berikutnya.
3. Menjaga Kompresi Mesin
Valve yang bekerja dengan rapat dan presisi turut berperan menjaga tekanan di dalam ruang bakar saat piston melakukan langkah kompresi. Bila katup bocor atau tidak menutup sempurna, maka tenaga mesin bisa menurun karena tekanan kompresi hilang.
4. Mendukung Efisiensi dan Performa Mesin
Kinerja valve sangat memengaruhi efisiensi bahan bakar dan performa kendaraan. Bukaan valve yang sesuai waktu akan memastikan mesin mendapatkan suplai campuran udara dan bahan bakar yang optimal, serta pembuangan gas yang efisien.
5. Mengatur Waktu Kerja Mesin Secara Sinkron
Valve berperan penting dalam menjaga sinkronisasi antara gerak piston dan proses pembakaran. Buka-tutup valve yang dikendalikan oleh camshaft harus berlangsung pada waktu yang sangat tepat agar setiap langkah mesin hisap, kompresi, bakar, dan buang berjalan sesuai urutan.
Bagaimana Cara Kerja Valve pada Mobil?
Fungsi valve pada mesin mobil sangat dipengaruhi oleh piston silinder. Saat piston bergerak dari TMA (titik mati atas) menuju TMB (titik mati bawah) untuk melakukan langkah hisap, intake valve akan terbuka.
Lalu, intake valve akan mengisap campuran udara serta bahan bakar untuk kemudian disalurkan ke ruang bakar.
Sebaliknya, saat piston bergerak dari TMB menuju TMA untuk melakukan langkah kompresi mesin, intake valve akan menutup.
Piston kemudian akan melakukan langkah usaha dan proses pembakaran pun dimulai. Setelah itu, exhaust valve terbuka dan gas buang yang merupakan sisa proses pembakaran dikeluarkan dari ruang bakar.
Baca Juga: Fungsi Solenoid Valve Pada Kendaraan Mobil
Jenis Mekanisme Valve
Ada dua jenis mekanisme valve yang umum digunakan pada mesin, yaitu jOHV dan OHC. Penjelasan mengenai kedua jenis valve ini bisa Anda simak berikut:
1. OHV (Overhead Valve)
Merupakan rangkaian katup yang ada di dalam blok silinder. Mekanisme OHV terbilang rumit karena terhubung langsung dengan sprocket gerigi crankshaft. Gerakan katup dipengaruhi oleh gerakan gerigi yang menekan valve lifter dan juga push rod.
2. OHC (Overhead Camshaft)
Selain OHV, ada juga OHC atau overhead camshaft. Model katup ini bisa ditemukan pada kepala silinder mesin. Letak komponen yang tidak terlalu dalam membuat OHC lebih mudah dijangkau dibandingkan OHV.
3. DOHC (Double Overhead Camshaft)
DOHC menjadi bagian dari jenis OHC yang memiliki dua camshaft pada kepala silinder. Masing-masing cam memiliki dua katup yang berfungsi untuk mengatur masuknya campuran udara dan bensin. Sedangkan camshaft yang satunya berguna untuk mengatur sisa gas pembuangan.
DOHC menjadi sistem yang paling baik dibandingkan dua jenis sebelumnya karena membuat mesin memiliki tenaga lebih besar. Selain itu, kecepatan yang dihasilkan lebih tinggi dengan torsi mesin semakin baik.
Penyebab Kerusakan Valve Mesin Mobil
Berikut beberapa penyebab umum kerusakan valve mesin mobil yang perlu Anda waspadai:
- Jarang melakukan servis berkala, sehingga kondisi valve tidak terpantau dan celah valve tidak sesuai standar pabrikan.
- Overheating pada mesin, yang dapat menyebabkan valve memuai berlebihan dan berisiko bengkok atau bocor.
- Penumpukan karbon pada valve, akibat sisa pembakaran yang tidak sempurna dalam jangka waktu lama.
- Kualitas bahan bakar yang kurang baik, sehingga pembakaran tidak optimal dan mempercepat pembentukan kerak pada valve.
- Timing valve yang tidak presisi, baik karena komponen aus maupun kesalahan penyetelan.
- Oli mesin yang jarang diganti, sehingga pelumasan valve tidak maksimal dan meningkatkan gesekan antar komponen.
Dengan memahami penyebab-penyebab tersebut, AutoFamily dapat lebih waspada dan melakukan perawatan mesin secara preventif untuk menjaga kondisi valve tetap optimal.
BUAT PERJALANAN LEBIH NYAMAN DENGAN PILIHAN MOBIL MODEL TERBARU HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM
Perawatan Valve Mesin Mobil Lebih Mudah Bersama Auto2000!
Sekian penjelasan mengenai definisi serta fungsi valve. Semoga membantu AutoFamily dalam memahami tentang valve pada mesin mobil. Bingung dengan perawatan valve pada mesin mobil Toyota kesayangan?
Tidak perlu khawatir lagi, bengkel Auto2000 siap membantu Anda merawat komponen valve dan mesin mobil secara keseluruhan.
Kunjungi Auto2000 Digiroom sekarang juga untuk melakukan booking service secara online.Dan dapatkan berbagai Promo Dealer Mobil Toyota terbaru untuk berbagai jenis layanan purna jual Auto2000. Bengkel Auto2000 siap membantu.
Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







