5 Fungsi Piston Dalam Mesin Mobil
Diterbitkan17 Feb 2021
Fungsi piston menjadi bagian penting dalam mesin kendaraan karena berkaitan langsung dengan proses pembentukan tenaga. Sebagai salah satu komponen yang berbentuk silinder, piston bekerja di dalam dinding silinder untuk mengolah hasil pembakaran menjadi energi panas yang kemudian diubah menjadi tenaga gerak.
Pada praktiknya, piston memiliki karakteristik dan jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan dan spesifikasi mesin. Melalui artikel ini, Anda akan memahami fungsi piston secara menyeluruh, termasuk bagaimana kerja piston memengaruhi performa mesin kendaraan dalam penggunaan sehari-hari.
Fungsi Piston dalam Mesin Mobil
Fungsi piston sangat beragam yang tentunya berguna untuk sistem kerja mesin mobil. Mungkin AutoFamily belum mengenal apa itu piston dan fungsinya. Padahal tanpa adanya kinerja piston yang baik, mobil milik AutoFamily tidak akan bisa dikendarai dengan nyaman. Untuk mengenal fungsi piston lebih dalam, simak rangkumannya di bawah ini.
1. Mengatur Volume Silinder
Fungsi dari piston yang pertama adalah mengatur volume silinder. Bisa dibilang, fungsi ring piston ini yang paling utama dibandingkan lainnya. Layaknya pompa tabung, ketika Anda menarik gagangnya ke atas, maka volumenya menjadi lebih luas. Dengan begitu semakin banyak udara yang masuk ke dalam tabung.
Sebaliknya, saat Anda menekan gagang pompa , maka volume tabung menjadi mengecil. Udara pun keluar secara otomatis. Ini juga yang terjadi pada piston. Cara kerjanya sangat simpel, yaitu naik turun saja.
Ketika piston sedang turun, maka volume silinder menjadi lebih besar. Mesin akan menghisap campuran udara dan bensin ke dalam ruang bakar. Namun saat posisi piston sedang naik, volume silinder mengecil sehingga bisa menaikkan tekanan dan temperatur gas yang sebelumnya ada di ruang bakar. Selain itu juga mendorong gas sisa pembakaran.
2. Menghisap Udara ke Dalam Silinder
Fungsi lainnya dari piston adalah menghisap material pembakaran dari luar sehingga bisa masuk ke dalam silinder. Ketika piston sedang bergerak dari titik mati atas ke titik mati bawah, otomatis akan terjadi pembesaran volume silinder. Pembesaran ini yang membuat terjadi proses penyedotan material pembakaran berupa udara dan bensin yang sudah terkumpul dalam intake manifold.
3. Mengompres Material Dalam Silinder
Piston mampu mengompres dan menekan material pembakaran yang sudah terlebih dahulu terhisap sehingga lebih mudah terbakar. Daya pembakarannya juga menjadi lebih besar.
Fungsi ini bekerja ketika adanya langkah kompresi. Cara kerja kompresi adalah piston bergerak dari titik mati bawah ke atas dalam kondisi seluruh katup tertutup. Kemudian mulai terjadi pengecilan volume, namun dalam silinder terdapat material pembakaran. Inilah yang membuat material dalam silinder terkompres. Proses dan daya hasil pembakaran semakin mudah terjadi berkat fungsi ini.
4. Mengubah Daya Ekspansi Pembakaran Menjadi Gerakan Energi Mekanik
Piston dapat mengubah energi ekspansi pembakaran menjadi gerakan energi mekanik. Uniknya, fungsi ini bisa Anda lihat secara langsung.
Saat menuju akhir sistem kerja kompresi, busi menyala dan pembakaran pun terjadi. Pembakaran akan menghasilkan ledakan dalam silinder. Hasil ledakan berupa panas, gas sisa pembakaran, dan energi ekspansi.
Energi ekspansi ini yang berguna sebagai daya mesin, namun belum maksimal karena harus diubah ke gaya mekanik. Anda bisa melihat bagaimana piston langsung terdorong dari posisi titik mati atas ke bawah dalam proses ini.
5. Mendorong Gas Sisa Pembakaran Keluar
Dalam momen piston terdorong dari titik mati bawah ke atas, ada mekanisme engkol yang membelokkan energi dalam komponen ini agar bisa kembali bergerak. Ketika piston bergerak ke titik mati atas maka terjadi pengecilan volume silinder. Katup buang menjadi terbuka sehingga gas sisa pembakaran bisa terdorong keluar.
Cara Merawat Piston
Piston bekerja secara terus-menerus di dalam silinder mesin dan berhubungan langsung dengan proses pembakaran. Oleh karena itu, perawatannya perlu dilakukan secara tepat melalui kebiasaan berkendara dan perawatan berkala. Berikut cara merawat yang bisa dilakukan:
1. Memahami Fungsi dan Peran Piston
Piston adalah komponen utama dalam mesin pembakaran yang bergerak naik turun di dalam silinder. Fungsi utama piston adalah mengolah udara dan bahan bakar di ruang pembakaran hingga bahan bakar menjadi energi, lalu memindahkan tenaga ke poros engkol melalui batang piston atau connecting rod. Pemahaman ini membantu Anda menjaga piston tetap bekerja optimal dan mencegah kerusakan sejak dini.
2. Menjaga Kondisi Ring Piston
Ring piston merupakan ring atau cincin yang terpasang pada piston dan berfungsi untuk mencegah kebocoran tekanan saat proses kompresi mesin berlangsung. Kondisi ring piston yang baik membantu menjaga pembakaran tetap stabil, tenaga mesin tersalur dengan baik, serta mengurangi risiko kerusakan pada komponen lainnya.
3. Menggunakan Bahan Bakar yang Sesuai
Penggunaan bahan bakar yang sesuai mendukung pembentukan campuran bahan bakar yang ideal di dalam ruang pembakaran. Dengan proses pembakaran bahan bakar dan udara yang optimal, piston dapat bekerja lebih stabil, mencegah tekanan berlebih, serta membantu menjaga ring piston dan komponen pendukung tetap awet.
4. Menjaga Pelumasan Mesin Tetap Optimal
Pelumasan yang baik membantu piston dan ring piston bergerak dengan lancar di dalam silinder. Kondisi ini penting untuk mengurangi gesekan, menjaga suhu kerja mesin tetap stabil, serta mencegah kebocoran dan potensi kerusakan akibat keausan.
5. Servis Rutin di Bengkel Auto2000
Servis rutin di Bengkel Auto2000 berperan penting dalam menjaga kinerja piston sebagai komponen utama mesin. Melalui prosedur perawatan yang terstandar, teknisi memastikan piston yang bergerak naik turun di dalam silinder tetap bekerja selaras dengan ring piston, batang piston, pin piston, hingga poros engkol. Keselarasan ini mendukung proses kompresi mesin dan pembakaran udara dan bahan bakar agar berlangsung optimal di ruang pembakaran.
Selain itu, pemeriksaan berkala juga membantu mencegah potensi kebocoran dan kerusakan yang dapat memengaruhi penyaluran tenaga mesin. Dengan penanganan sesuai standar Toyota, kondisi piston, ring kompresi, dan komponen pendukungnya tetap terjaga, sehingga performa mesin stabil, responsif, dan memberikan kenyamanan berkendara bagi Anda dan AutoFamily dalam jangka panjang.
Itulah fungsi piston yang beragam dan sangat berguna untuk kinerja mesin mobil AutoFamily. Oleh karena itu, jangan lupa untuk melakukan perawatan piston dan mobil secara menyeluruh bersama Auto2000. Dengan dukungan mekanik andal dan berpengalaman di setiap cabang, mobil Toyota AutoFamily dapat kembali digunakan dalam kondisi prima. Kunjungi Auto2000 Digiroom untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







