7 Langkah Mudah Cara Mengganti Ban Mobil dengan Aman dan Tepat
Diterbitkan15 Okt 2025
Cara mengganti ban mobil adalah keterampilan dasar yang sebaiknya dimiliki setiap pengendara, termasuk Anda sebagai AutoFamily. Meski terlihat sederhana, proses ini memerlukan ketelitian dan pemahaman agar ban dapat terpasang dengan benar serta aman digunakan kembali di jalan.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah mengganti ban mobil secara detail, mulai dari persiapan hingga pemasangan kembali, agar perjalanan Anda tetap lancar dan nyaman.
CEK PROMO MENARIK UNTUK PEMBELIAN MOBIL TOYOTA HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM!
Bagaimana Cara Mengganti Ban Mobil?
Mengganti ban mobil tidak selalu harus dilakukan oleh teknisi di bengkel. Dengan langkah-langkah yang benar dan peralatan yang lengkap, Anda dapat melakukannya sendiri dengan aman. Berikut panduan lengkap yang bisa Anda ikuti.
1. Pastikan Mobil Berada di Tempat Aman dan Datar
Langkah pertama dalam pasang ban mobil yaitu memastikan posisi kendaraan berada di area yang aman dan datar. Hindari mengganti ban di jalan miring atau area dengan lalu lintas padat. Jika memungkinkan, arahkan mobil ke bahu jalan yang rata agar dongkrak mobil tidak mudah tergelincir.
Aktifkan rem tangan dan masukkan gigi satu (untuk transmisi manual) atau posisi “P” (untuk transmisi otomatis). Hal ini mencegah mobil bergerak selama proses. Sebagai tambahan, gunakan pengganjal pada ban yang tidak diganti untuk memastikan kendaraan tetap stabil.
Langkah ini penting agar Anda dapat mengangkat mobil dan pastikan ban terangkat dari tanah dengan aman nantinya.
2. Siapkan Peralatan Ganti Ban
Sebelum mulai bekerja, pastikan Anda memiliki ban cadangan dan peralatan standar di bagasi mobil, seperti:
- Dongkrak (jack)
- Kunci roda
- Ban serep
- Segitiga pengaman atau cone
- Senter (jika dilakukan malam hari)
- Sarung tangan (opsional untuk menjaga kebersihan tangan)
Peralatan ini wajib selalu tersedia agar Anda tidak panik dalam kondisi darurat. Selain itu, pastikan tekanan ban serep dalam kondisi ideal. Tekanan udara yang kurang dapat membuat ban cadangan kempes dan tidak layak digunakan.
Baca Juga: 12 Jenis Ban Mobil yang Bagus, Simak Cara Memilihnya!
3. Pasang Segitiga Pengaman
Keselamatan adalah prioritas utama. Pasang segitiga pengaman berjarak 3–5 meter di belakang mobil, atau lebih jauh jika Anda berada di jalan tol. Ini memberi tahu pengendara lain bahwa Anda sedang berhenti untuk mengganti ban.
Jangan lupa menyalakan lampu hazard, terutama di malam hari atau kondisi hujan, agar posisi mobil mudah terlihat.
4. Kendurkan Mur Roda Sebelum Mobil Diangkat
Proses penggantian ban selanjutnya yaitu mengangkat mobil menggunakan dongkrak. Namun, kendurkan baut ban terlebih dahulu. Gunakan kunci roda untuk mengendurkan baut ban dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam.
Namun, jangan lepaskan semua baut sepenuhnya, cukup kendurkan saja saat roda masih menapak tanah agar tidak berputar. Lakukan dengan hati-hati dan jangan berdiri di atas kunci roda, karena bisa merusak baut atau mur jika tekanan terlalu besar.
5. Angkat Mobil dengan Dongkrak
Setelah semua baut roda sedikit kendur, posisikan dongkrak mobil di titik tumpu yang disarankan pabrikan (biasanya dekat roda yang akan diganti). Pastikan dongkrak berdiri tegak dan stabil di permukaan keras agar tidak tergelincir.
Angkat mobil secara perlahan sampai ban yang bocor terangkat sekitar 2–5 cm dari permukaan tanah. Pastikan mobil tidak bergoyang dan berada pada posisi seimbang. Langkah ini sangat penting sebelum Anda lepaskan ban yang rusak dari dudukannya.
Baca Juga: Bagaimana Cara Membaca Ukuran Ban Mobil yang Benar?
6. Lepas Roda Lama dan Pasang Ban Serep
Setelah mobil terangkat sempurna, lepaskan semua mur roda sepenuhnya dan simpan di tempat aman agar tidak hilang. Kemudian, lepaskan ban lama dengan hati-hati. Ambil ban serep Anda, lalu sejajarkan lubang bautnya dengan benar pada dudukan roda.
Mulailah memasang ban dengan memasukkan baut menggunakan tangan terlebih dahulu agar ulir tidak miring. Setelah semuanya terpasang, kencangkan baut sedikit demi sedikit, tapi jangan terlalu kuat sebelum mobil diturunkan.
Langkah ini penting agar posisi ban tidak bergeser dan siap untuk dikencangkan penuh setelah mobil kembali menyentuh tanah.
7. Turunkan Mobil dan Kencangkan Baut Secara Menyeluruh
Setelah ban cadangan terpasang, turunkan dongkrak secara perlahan hingga ban menyentuh tanah sepenuhnya. Lepaskan tekanan dari dongkrak lalu lepaskan dongkrak dari bawah mobil dengan hati-hati.
Selanjutnya, mengencangkan baut roda secara menyilang (atas kiri – bawah kanan – atas kanan – bawah kiri). Pola ini memastikan tekanan roda merata sehingga ban terpasang dengan sempurna dan tidak goyah saat mobil melaju.
Terakhir, periksa kembali semua mur agar benar-benar kencang. Setelah selesai, simpan alat dan ban rusak di bagasi. Jika memungkinkan, segera periksa tekanan udara pada ban cadangan di SPBU atau bengkel terdekat untuk memastikan keamanannya.
Baca Juga: 5 Perbedaan Ban Untuk Jalan Basah dan Kering
Tips Tambahan untuk AutoFamily
- Setelah mengganti ban, periksa tekanan angin ban serep menggunakan alat ukur tekanan (tire pressure gauge).
- Jika Anda mengganti ban karena bocor, segera bawa ban lama ke bengkel Auto2000 untuk diperbaiki atau diganti baru.
- Simpan kembali semua peralatan di tempat semula agar mudah ditemukan saat dibutuhkan lagi.
- Pastikan juga untuk melakukan rotasi ban setiap 10.000 km agar keausan ban merata.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, sebagai pemilik kendaraan Anda dapat mengganti ban mobil dengan tepat.
Ciri-Ciri Ban Mobil Harus Diganti
Tidak hanya mengganti ban bocor, Anda juga perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian ban mobil secara keseluruhan. Ban yang sudah aus atau rusak tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Berikut ciri-ciri ban mobil yang sebaiknya segera diganti:
1. Ketebalan Kembang Ban Menipis
Ciri paling umum adalah permukaan ban yang sudah halus atau kembangannya menipis hingga melewati batas tread wear indicator (TWI). Batas ini biasanya berupa tonjolan kecil di antara alur ban. Jika permukaan ban sudah sejajar dengan tonjolan tersebut, berarti ban harus segera diganti karena daya cengkeramnya sudah berkurang.
2. Ban yang Rusak
Retakan halus di sisi ban (sidewall) bisa menjadi tanda bahwa karet ban mulai rapuh akibat usia atau paparan panas berlebih. Jika dibiarkan, retakan ini bisa membesar dan menyebabkan ban pecah sewaktu-waktu. Gantilah segera untuk menghindari risiko tersebut.
Baca Juga: 5 Perbedaan Ban Tubeless dan Biasa, Simak Infonya!
3. Benjolan pada Permukaan
Benjolan menandakan adanya kerusakan pada struktur internal ban akibat benturan keras dengan lubang atau trotoar. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan ban meledak saat berkendara dengan kecepatan tinggi.
4. Getaran Tidak Normal Saat Berkendara
Jika Anda merasakan getaran berlebihan di setir atau bodi mobil meskipun jalan dalam kondisi rata, bisa jadi ban sudah tidak seimbang atau permukaannya tidak rata (uneven wear). Hal ini menandakan perlunya penggantian atau setidaknya pemeriksaan ban di bengkel resmi.
5. Usia Ban Sudah Lebih dari 3–5 Tahun
Meskipun ban masih tampak bagus, kompon karet akan menurun seiring waktu. Rata-rata usia ideal ban mobil berkisar antara 3–5 tahun. Setelah melewati periode tersebut, struktur ban biasanya mulai mengeras dan daya cengkeramnya menurun, sehingga sebaiknya diganti demi keselamatan.
Mengganti ban mobil memang memerlukan ketenangan dan ketelitian, terutama jika Anda baru pertama kali melakukannya. Namun dengan memahami langkah-langkah di atas, Anda akan lebih siap menghadapi kondisi darurat kapan saja.
Sebagai AutoFamily yang peduli dengan keselamatan, pastikan Anda selalu memeriksa kondisi ban secara rutin, mulai dari tekanan angin, kedalaman tapak, hingga kondisi dinding ban. Jika dirasa sudah mulai aus atau sering bocor, segera lakukan pemeriksaan dan penggantian ban di bengkel resmi Auto2000.
Siapkan Kendaraan Anda untuk Menjelajah Hanya di Auto2000 Digiroom
Agar mobil Toyota AutoFamily selalu siap menghadapi perjalanan panjang, lakukan service berkala di bengkel Auto2000. Tim profesional Auto2000 siap membantu memastikan performa kendaraan Anda tetap prima, dengan dukungan teknologi canggih serta peralatan modern.
Menariknya, melalui Auto2000 Digiroom, Anda dapat melakukan:
- Booking service online dengan mudah.
- Cek dan pesan mobil Toyota terbaru dengan berbagai promo menarik.
- Menjadwalkan test drive untuk merasakan langsung kenyamanan mobil impian.
- Akses layanan purna jual dengan mudah hanya melalui satu platform digital.
Jangan tunggu hingga ban aus atau mobil terasa tidak nyaman! Rawat kendaraan Anda sekarang juga dengan melakukan perawatan dan penggantian ban di Auto2000 Digiroom. Dapatkan kenyamanan, keamanan, dan performa terbaik untuk setiap perjalanan bersama Toyota Anda.
Kunjungi bengkel Toyota terdekat dan rasakan kemudahan perawatan mobil Toyota yang modern, cepat, dan terpercaya!
Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Gambar hanya sebagai ilustrasi.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.









