Mengenal Perbedaan Ban Tubeless dan Ban Biasa
Diterbitkan18 Feb 2026
Fungsi ban mobil memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengemudinya. Bahkan tidak hanya mobil, hal ini juga berlaku untuk sepeda motor.
Oleh karena itu AutoFamily perlu memilih ban yang tepat agar mobil kesayangan bisa berkendara di jalanan tanpa masalah. Sebenarnya AutoFamily tidak perlu bingung memilih ban. Serahkan saja kepada ahlinya yaitu teknisi Auto2000.
AutoFamily hanya perlu membawa mobil kesayangan ke bengkel Auto2000 dan teknisi akan memilih ban terbaik sekaligus memasangkannya dengan benar. Tetapi untuk wawasan AutoFamily, ban mobil sendiri memiliki banyak jenisnya.
Dari semua jenis ban mobil yang ada, ban tubeless dinilai sebagai komponen mobil yang paling berguna untuk mempermudah mobilitas sehari-hari. Memang apa perbedaan ban tubeless dan ban biasa atau tube type? Dapatkan jawabannya di bawah ini.
Apa Perbedaan Ban Tubeless dan Ban Biasa Pada Mobil?
Membahas perbedaan di antara dua jenis ban ini memang harus dilihat dari berbagai sisi. Mulai dari harga ban itu sendiri hingga kenyamanan. Terdapat enam perbedaan yang cukup mencolok dan bisa menjadi bahan pertimbangan AutoFamily untuk memilih salah satunya.
1. Material Ban
Sebenarnya kedua jenis ban ini sama-sama menggunakan material karet. Namun ada aspek lain yang membedakan ban tubeless dan ban tubetype. Ban tubeless memiliki lapisan fluid sealant yang mempertahankan kerapatan ban. Di sisi lain, ban biasa tidak memiliki lapisan fluid sealant sehingga memerlukan ban dalam.
Fluid sealant sangat bagus untuk membuat ban tubeless tidak mudah bocor karena secara otomatis akan merapatkan bagian yang terkena benda tajam. Hal inilah yang membuat ban tubeless lebih awet dari jenis ban biasanya.
2. Komponen Ban
Jika dibandingkan dengan ban tubeless maka ban biasanya memiliki komponen yang lebih banyak. Komponen ban tubeless hanya terdiri dari ban dan velg saja.
Namun ban biasa memiliki 5 komponen yang harus dipasang dengan baik yaitu ban dalam, velg, ban luar, flap, dan lock ring. Versi tubeless memang lebih simpel namun tetap modern karena didukung lapisan fluid sealant yang menjadi salah satu komponen krusial.
Baca juga: Alasan Ban Mobil Diberi Alur
3. Daya Tahan Ban
Ban tubeless sudah jelas memiliki daya tahan yang cenderung lebih kuat serta dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama alias sangat awet. Karakter ban tubeless lebih kokoh hingga cocok untuk melewati berbagai jenis medan jalan.
Berbeda dengan ban tubeless, ban biasa memiliki kelebihannya sendiri yaitu soal meredam getaran. Ban biasa dikenal lebih mampu meredam berbagai jenis getaran. Mengapa bisa begitu?
Alasannya karena ban biasa memiliki tambahan bantalan dari ban dalam. Inilah yang membuat kenyamanan ban biasa lebih baik ketika melewati jalan aspal serta dalam kecepatan rendah.
Tapi jika sudah melewati jalanan berbatu maka ban biasa menjadi lebih riskan rusak. Untuk itu, Anda juga perlu mengenali tanda-tanda ban mobil harus diganti. Tetapi perlu diketahui bahwa gaya mengemudi dan seberapa sering Anda berkendara juga bisa mempengaruhi kondisi daya tahan ban.
Jadi sebagus apa pun kualitas ban yang Anda pilih semuanya akan sia-sia kalau gaya mengemudi yang digunakan sangat agresif.
4. Kenyamanan Ban
Selanjutnya ban tubeless dan ban tube type memiliki perbedaan soal kenyamanan selama berkendara di jalan. Ban biasa yang tekanan anginnya keras tetap membawa rasa nyaman selama berkendara.
Bagaimana jika ban tubeless terlalu banyak tekanan angin? Tentunya berkendara menjadi sangat tidak nyaman.Begitu juga ketika melewati jalanan yang basah dan licin karena hujan. Ban tubeless akan membuat pengemudi merasa tidak nyaman. Ban biasa malah jauh lebih aman dan kuat.
Baca juga:Bolehkah Ban Tubeless Pakai Ban Dalam?
5. Kebocoran Ban
Perbedaan ban tubeless dan ban biasa juga dapat terlihat dari sisi kebocorannya. Jika ban tubeless tertancap benda tajam maka Anda tinggal melepaskan gangguan itu lalu menutup lubang dengan cairan anti bocor.
Niscaya ban Anda bisa kembali digunakan. Namun kelemahannya adalah kalau sudah bocor parah hingga kehabisan angin, tidak semua bengkel bisa membereskan masalah ini.
Berbanding terbalik dengan ban tubeless, ban biasa yang memang lebih riskan langsung bocor ketika tertancap benda tajam. Tetapi perbaikannya jauh lebih mudah karena bisa direkatkan kembali dengan lem khusus.
Namun Anda tidak disarankan mengganti ban di bengkel tidak resmi yang ada di pinggir jalan. Selain belum tentu pemasangannya benar, kualitas ban yang digunakan pun tidak terjamin.
6. Stabilitas dan Handling
Ban tubeless umumnya memberikan stabilitas lebih baik saat kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi. Struktur ban yang langsung menempel pada velg membantu distribusi tekanan udara menjadi lebih merata, sehingga permukaan tapak ban bekerja optimal saat bersentuhan dengan jalan.
Hal ini membuat handling kendaraan terasa lebih presisi, terutama saat bermanuver atau melintasi tikungan tajam dengan tetap menjaga daya cengkeram yang maksimal. Dari berbagai ban jenis yang tersedia di pasaran, tubeless sering dipilih untuk kebutuhan mobilitas yang dinamis.
Sementara itu, ban biasa cenderung kurang stabil pada kecepatan tinggi karena adanya pergerakan tambahan antara ban luar dan ban dalam. Meski demikian, performa tetap sangat bergantung pada kondisi ban secara keseluruhan serta perawatan rutin yang dilakukan.
7. Risiko Overheat (Panas Berlebih)
Ban tubeless memiliki kemampuan pelepasan panas yang lebih baik karena tidak ada gesekan antara ban luar dan ban dalam. Struktur ini membuat penggunaan ban dalam perjalanan jarak jauh relatif lebih aman dari risiko panas berlebih.
Sebaliknya, pada ban biasa, gesekan antara ban luar dan ban dalam dapat menimbulkan panas berlebih, terutama saat kendaraan digunakan dalam waktu lama atau membawa beban berat. Jika tekanan udara tidak sesuai rekomendasi, potensi overheat akan semakin meningkat.
Kondisi ini juga sering menjadi perhatian pada ban motor yang menggunakan sistem tertentu, karena panas berlebih dapat mempercepat keausan dan meningkatkan risiko kerusakan.
8. Bobot dan Efisiensi Rotasi
Ban tubeless biasanya memiliki bobot yang sedikit lebih ringan dibandingkan ban biasa karena tidak menggunakan ban dalam. Bobot yang lebih ringan membantu rotasi roda menjadi lebih efisien serta meningkatkan respons kendaraan saat akselerasi maupun pengereman.
Selain itu, ketika ban tubeless mengalami kebocoran ringan, udara cenderung keluar secara perlahan sehingga pengemudi masih memiliki waktu untuk mengontrol kendaraan dengan aman.
Sementara itu, ban biasa dengan tambahan ban dalam dan komponen lain memiliki bobot sedikit lebih berat. Hal ini dapat memengaruhi efisiensi putaran roda, meskipun perbedaannya tidak selalu signifikan dalam penggunaan harian.
Jadi Bagaimana Memilih Jenis Ban yang Tepat untuk Mobil Anda?
Bagaimana AutoFamily? Apakah kamu sudah tahu jenis ban mana yang tepat untuk kendaraan kesayangan?
Setelah memahami perbedaan antara ban tubeless dan ban biasa, AutoFamily seharusnya sudah bisa menimbang kelebihan masing-masing untuk kebutuhan harian.
Jika mengutamakan ketahanan, material karet yang kuat, serta tidak mudah bocor ketika tertusuk paku, maka jelas ban tubeless memiliki keunggulan lebih, meski harga ban biasanya sedikit lebih mahal.
Sementara itu, berbeda dengan ban tubeless, ban biasa memiliki kelebihan dari sisi kenyamanan ketika melewati jalan halus dengan tekanan angin tertentu.
Jadi pada akhirnya, pilihan jenis ban terbaik tergantung pada penggunaan sehari-hari, apakah sering menghadapi medan jalan berat atau hanya rute perkotaan.
Servis dan Ganti Ban Mobil Lebih Aman di Auto2000!
Pastikan AutoFamily selalu melakukan pengecekan rutin, menyesuaikan harga dengan kebutuhan, dan memilih ban mobil yang paling sesuai agar pengalaman berkendara tetap aman sekaligus nyaman.
Jadi sekarang sudah tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi masalah pada ban, bukan?
Memang sudah paling benar membawa mobil kesayangan Anda ke bengkel Auto2000 agar teknisi ahli dapat langsung melakukan penggantian dengan benar.
Anda jadi tidak perlu khawatir ban mobil bermasalah karena teknisi Auto2000 akan memastikan pemasangannya sudah tepat dan pas.
Baca juga: Penyebab Rem Tangan Mobil Kurang Pakem
Didukung oleh barisan teknisi andal dan berpengalaman di setiap cabang, masalah ini pasti selesai.
Ban mobil AutoFamily kembali bisa digunakan dengan nyaman. Selain ban, membawa mobil kesayangan ke bengkel Auto2000 akan memastikan seluruh keadaan komponen mesin tetap prima.
Teknisi Auto2000 akan melakukan pemeriksaan menyeluruh supaya kendaraan AutoFamily kembali siap digunakan berkendara.
Jadi, tunggu apalagi? Anda bisa langsung mengunjungi Auto2000 Digiroom untuk melakukan jadwal booking sekarang juga!
Dapatkan juga berbagai Promo Dealer Mobil Toyota terbaru untuk jenis-jenis layanan purna jual hanya di Auto2000.
Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.









