LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Menimbang Perawatan C-HR Hybrid dan Konvensional

Auto2000.co.id – Selain memasukkan C-HR konvensional, Toyota juga memboyong versi hibridanya ke Indonesia. Secara tampilan memang tak berbeda, tapi bicara teknologi, C-HR Hybrid lebih advance dari model biasa.

Berdasarkan perbedaan karakteristik tersebut, banyak konsumen Toyota yang berasumsi bahwa dari segi perawatan juga berbeda. Terutama biaya servis berkala.

Menjawab hal ini, Suparna, selaku Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, menjelaskan bahwa antara C-HR konvensional dan model hybrid dari segi perawatan berkala perbedaannya tak terlalu signifikan.

“Bedanya sebenarnya tidak terlalu besar, antara hybrid dan konvensional kalau dilihat paling mendasar hanya soal beterai saja. Namun untuk urusan cost perawatan berkala, relatif tak berbeda signifikan,” jelas Suparna beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : 5 Kelebihan Toyota Calya yang Bikin Anda Terpikat

Suparna menjabarkan dalam satu tahun kepemilikan, ongkos perawatan berkala Toyota C-HR Hybrid pada servis rutin pertama masih gratis, begitu juga dengan model konvensional karena memang sudah termasuk dalam paket kepemilikan.

Masuk ke perawatan berkala kedua atau dalam kurun waktu pemakaian 6 bulan. Untuk jasa komponen, pemilik C-HR Hybrid hanya mengeluarkan dana sebesar Rp 679.000, begitu juga untuk ongkos perawatan berkala ketiga atau masa pakai satu tahun.

“Untuk yang ketiga, jasa masih gratis, biaya penggantian komponen seperti pelumas dan filter oli dan sebagainya sama dengan kedua Rp 679.000. Kalau ditotal setahun kepemilikan C-HR Hybrid itu hanya mengeluarkan dana Rp 1.358.000,” ucap Suparna.

Lebih lanjut Suparna menjelaskan, bila dibandingkan dengan perawatan C-HR konvensional tidak berbeda jauh dari segi ongkos kepemilikan selama satu tahun. Karena secara item dan perawatan yang dilakukan juga sama.

BACA JUGA : Kelebihan Mobil Hybrid Toyota

“Perbedaan utama terletak pada baterai, tapi untuk mesin itu sama saja. Sama-sama ganti oli, filter oli, pengecekan kendaraan bila melakukan perawatan secara berkala. Letak perbedaannya hanya yang hybrid pakai baterai,” katanya.

Untuk perawatan baterai, Suparna menegaskan bila sebenarnya konsumen tidak perlu khawatir. Paling utama agar awet adalah dengan memastikan filter dan area di sekitar baterai itu bersih dan minim debu.

Hal ini pun sudah pasti dilakukan pengecekan oleh teknisi saat mobil melakukan perawatan berkala. Bukan hanya pada C-HR Hybrid saja, tapi sudah menjadi prosedur bagi tiap mobil hibrida Toyota lainnya.

“Baterai C-HR Hybrid itu digaransi selama lima tahun, jadi tak perlu khawatir,” ucapnya.

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia