Lagu Mudik Padang yang Wajib Masuk Playlist Pulang Kampung
Diterbitkan4 Mar 2026
Bagi AutoFamily yang berasal dari Ranah Minang atau tengah merantau jauh dari Sumatera Barat, menyusun playlist lagu mudik Padang adalah cara sederhana untuk mengobati rindu kampung halaman.
Memutar lagu mudik khas Padang saat berkendara menuju kampung halaman dapat membangun suasana yang hangat di dalam mobil. Berikut rekomendasi lagu yang wajib masuk playlist Anda!
Rekomendasi Lagu Mudik Padang
Tradisi musik Minang dikenal kaya akan makna. Liriknya puitis, nadanya mendayu, dan sarat pesan tentang keluarga serta perjuangan hidup.
Lagu-lagu berikut ini bisa menjadi penguat rasa rindu sekaligus penyemangat dalam perjalanan pulang bersama.
1. Taragak Pulang
Lagu Minang lainnya yang cukup ramai diputar adalah Taragak Pulang. Lagu ini dinyanyikan oleh trio Eja, Abdi, dan Dira. Lagu ini bertema keriangan seorang anak Minang yang pulang kampung pada saat Lebaran.
Nuansa ceria dalam lagu ini sangat cocok diputar saat perjalanan sudah semakin dekat dengan kampung halaman.
Liriknya menggambarkan antusiasme untuk bertemu keluarga dan menikmati suasana hari raya bersama orang-orang tercinta.
Baca Juga: Diskon Tarif Tol Lebaran 2026: Info Terbaru & Tips Hemat Mudik
2. Minang Maimbau
Salah satunya dinyanyikan oleh Aufa Azalia dalam versi Ranah Minang Maimbau. Lagu ini menggambarkan keindahan alam dan budaya Sumatera Barat yang memanggil perantau untuk pulang.
Alunan nadanya lembut dan penuh kebanggaan terhadap tanah kelahiran. Saat mendengarkannya di perjalanan, Anda bisa merasakan panggilan emosional untuk kembali ke kampung dan memeluk keluarga yang telah lama menanti.
3. Ratok Anak Rantau
Ratok Anak Rantau merupakan salah satu lagu dalam album Manangihlah (2016). Lagu ini menceritakan ketegaran seorang anak saat hidup di perantauan. Di balik kerasnya ibu kota, dia tetap bertahan sembari menahan kerinduan pada orang tua dan kampung halaman.
Lagu ini sangat menyentuh, terutama bagi Anda yang sudah lama tidak pulang. Setiap liriknya menggambarkan perjuangan, kesabaran, dan doa seorang anak rantau untuk keluarganya di kampung.
4. Harok di Rantau Urang
Lagu ini mengisahkan perjuangan seorang pria dalam mencari nafkah di tanah rantau. Dia berjuang demi sang pujaan hati di kampung halaman. Ironisnya, kendati telah berlelah-lelah mengais rezeki, ternyata hasil yang didapatkan belumlah memuaskan.
Kisah dalam lagu ini terasa sangat nyata bagi banyak perantau. Lagu ini cocok diputar saat perjalanan malam, ketika suasana hening membuat liriknya terasa semakin dalam.
Baca Juga: Jadwal dan Wilayah Ganjil Genap Jakarta 2026 Dan Aturannya
5. Amak Manyuruah Pulang
Lagu bertemakan ratapan anak rantau yang tidak bisa pulang kampung saat Lebaran Idul Fitri ini sarat dengan emosi. Dalam budaya Minang, sosok amak memiliki tempat yang sangat istimewa. Ketika seorang ibu memanggil anaknya untuk pulang, ada rasa haru yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Lagu ini sering menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun Anda pergi, kampung halaman tetap menjadi tempat kembali.
6. Rantau Den Pajauah
Lagu ini menceritakan kisah cinta yang kandas sebab terkendala restu orang tua. Si pria yang sangat kecewa lantas memilih untuk pergi jauh atau merantau sebagai upaya untuk melupakan si wanita.
Meski bertema cinta, lagu ini juga menggambarkan realitas kehidupan perantau Minang yang sering meninggalkan kampung halaman demi masa depan.
Baca Juga: Jalan Tol JORR Terbaru 2026 Update Ruas Tarif
7. Minangkabau Bakirim Salam
Lagu Minang yang satu ini menjadi pengobat rindu bagi perantau Minang yang tidak bisa mudik atau pulang kampung. Lagu ini menjadi penyampai pesan bagi orang-orang di rantau untuk saudaranya di kampung.
Maknanya mendalam dan penuh rasa kekeluargaan. Lagu ini seolah menjadi jembatan komunikasi antara rantau dan kampung, mengingatkan bahwa jarak tidak pernah benar-benar memisahkan hati.
8. Pulanglah Uda
Lagu ini menceritakan penantian seorang wanita terhadap sang pujaan hati yang tengah mengadu nasib di rantau. Sayangnya, seiring waktu, tak ada lagi kabar tentang si dia. Kendati demikian, si wanita tetap teguh pendirian dalam menanti kepulangannya di Teluk Bayur.
Agar perjalanan panjang menuju Ranah Minang semakin nyaman dan aman, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima dengan melakukan pengecekan terlebih dahulu di Auto2000.
Sebelum Mudik ke Ranah Minang, Pastikan Mobil Anda Siap Bersama Auto2000!
Perjalanan mudik ke Sumatera Barat bisa menempuh jarak yang cukup jauh, apalagi jika Anda berkendara dari Pulau Jawa.
Oleh karena itu, penting bagi AutoFamily untuk memastikan kendaraan dalam kondisi optimal sebelum berangkat.
Anda dapat mengarahkan mobil ke bengkel Auto2000 terdekat untuk melakukan servis berkala, pengecekan mesin, sistem pengereman, hingga memastikan seluruh komponen kendaraan bekerja dengan baik.
Selain itu, AutoFamily juga dapat melakukan test drive berbagai model mobil Toyota sesuai kebutuhan perjalanan keluarga. Jika ingin proses yang lebih praktis, manfaatkan Auto2000 Digiroom untuk melakukan booking servis secara online.
Kunjungi Auto2000 Digiroom sekarang dan pastikan perjalanan mudik Anda menuju kampung halaman berlangsung nyaman, aman, dan penuh kenangan indah.
Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Gambar hanya sebagai ilustrasi.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







