Menguak Alasan Dibalik Fenomena Mengganti Mobil Kerap Dilakukan 5 Tahun Sekali"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Menguak Alasan Dibalik Fenomena Mengganti Mobil Kerap Dilakukan 5 Tahun Sekali

Baru-baru ini muncul hasil riset yang menunjukkan kebiasaan orang di Asia, termasuk di Indonesia, yang memiliki kecenderungan untuk mengganti kendaraannya setiap 5 tahun sekali. Dalam jangka waktu tersebut, pengguna mobil di Indonesia akan mengganti mobil yang mereka gunakan dengan mobil terbaru.

Berdasarkan riset tersebut, ada beberapa alasan yang mendasari periode penggantian mobil di Indonesia. Berikut ini di antaranya:

Ingin Terlihat Lebih Kekinian

Perkembangan dunia otomotif yang dinamis menyebabkan banyak diluncurkannya tipe terbaru atau melakukan facelift pada mobil yang populer. Karena faktor tersebut, mobil baru dengan tampilan yang lebih segar cenderung lebih disukai sebab akan membantu menaikkan citra kekinian pemiliknya.

Perkembangan Teknologi Kendaraan yang Semakin Cepat

Toyota selalu menghadirkan teknologi terbaru untuk mobil produksinya. Pengembangan teknologi tersebut tidak hanya pada bagian desain saja, tetapi justru kerap lebih banyak teknologi baru yang disematkan di bagian teknikal mobil. Kegunaannya adalah menyempurnakan spesifikasi kendaraan yang diproduksi.

Usia Pakai Mobil yang Sudah Terlewati

Sebagai sebuah benda yang dipakai secara reguler, tentu mobil juga memiliki usia pakai. Masing-masing tipe mobil memiliki usia pakainya sendiri. Mobil pada zaman sekarang biasanya akan dianggap melewati masa pakai apabila sudah digunakan sekitar 100.000-300.000 km.

Parameter angka tersebut pun bukan standar yang pasti. Usia pakai mobil akan lebih singkat jika kendaraan sering dijalankan secara terus-menerus atau melewati jalanan padat. Perawatan mobil yang kurang teratur bisa juga membuat usia pakai menjadi lebih singkat. Cara dan kebiasaan yang buruk saat berkendara pun berpengaruh juga dalam hal ini.

Biaya Operasional akan Tinggi Setelah Melewati Usia Pakai

Mobil memiliki periode perawatan tertentu berdasarkan jarak tempuh yang dilewati. Setelah melewati beberapa ribu kilometer, mobil wajib mendapat servis rutin yang diikuti penggantian onderdil fast moving. Selain servis rutin, mobil juga perlu dijadwalkan menjalani servis besar setiap kelipatan odometer 40.000 km.

Pada periode servis besar, akan lebih banyak lagi suku cadang yang diganti termasuk onderdil slow moving. Biaya servis besar sendiri bisa dibilang cukup besar. Selain servis terjadwal tersebut, mobil yang angka odometernya tinggi seringkali bermasalah di bagian lain yang tidak terdeteksi. Ini kerap membuat pengendara memilih mengganti mobil dengan yang baru daripada menghabiskan biaya perbaikan.

Semakin Mudahnya Pembiayaan Pembelian Mobil Baru

Mayoritas pembeli mobil baru mendapatkan unitnya dengan cara kredit. Belakangan ini banyak perusahaan pembiayaan yang menawarkan berbagai program untuk memudahkan konsumen membeli mobil baru. Inilah yang membuat pengguna mobil lebih sering mengganti kendaraannya karena dirasa lebih praktis. Faktor tersebut juga dibarengi beragam promo tukar tambah dengan harga jual tinggi.

Sudah siap mengganti mobil lama Anda dengan Toyota baru?

Ingin jual Toyota lama anda langsung ganti dengan Toyota baru?

Percayakan pembelian Toyota baru idaman Anda kepada Dealer Resmi Toyota Auto2000 Tabanan yang beralamat di Jl. Achmad Yani No. 99 Abiantuwung, Kediri, Tabanan – Bali atau hubungi nomor telepon 0361-9332000. Wiraniaga kami siap melayani Anda.

(Mitha Purnama Dewi)

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia