Mencegah Kabin Bising dan Bodi Bergetar: Rutinitas Merawat Beberapa Komponen Penggerak"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Mencegah Kabin Bising dan Bodi Bergetar: Rutinitas Merawat Beberapa Komponen Penggerak

"

Semakin tenang kabin mobil, kita akan merasa kian nyaman berkendara. Sayang, tak semua kabin bisa menyajikan suasana seperti itu. Banyak yang mengeluh mengenai terdengarnya suara berisik, terutama saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Berdengung dan terdengar kasar.

Bahkan, pada kecepatan tertentu, ketidaknyamanan makin terasa karena getaran bodi terasa cukup keras.

Ada empat komponen yang harus diperhatikan bila gejala-gejala di atas muncul pada mobil kita. Pertama, gardan. Kedua, bearing roda. Ketiga as kopel. Dan yang keempat, roda (ban) itu sendiri.

Semua komponen yang disebut tadi berhubungan dengan sistem penggerak.

Memang, gejala bising di kabin dan getaran pada bodi tidak akan terdengar bila kendaraan tidak berjalan (dalam kondisi mesin hidup). Bunyi maupun getaran itu muncul karena ada kondisi yang tidak normal pada komponen-komponen sistem penggerak.

Sensitivitas komponen-komponen pada sistem penggerak dalam memicu bunyi dan getar memang sangat tinggi. Apalagi bila mengingat bahwa kerja dan fungsi komponen-komponen pada sistem penggerak penuh dengan interaksi antarlogam. Sedikit saja terjadi ketidakpresisian, gesekan antar logam pada komponen ini akan menimbulkan bunyi, dan bahkan getaran keras.

Kendati begitu, ada hal-hal rutin yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. Yaitu, melakukan perawatan sistem penggerak secara rutin. Mulai dari kopel sampai roda mobil. Berikut perawatan yang dapat dilakukan.

Gantilah oli gardan secara rutin setiap 20.000 km, dan gunakan nilai kekentalan pelumas sesuai yang dianjurkan produsen kendaraan.

Lakukan spooring dan balancing roda secara rutin setiap 10.000 km. Mintalah kepada bengkel saat Anda menservice kendaraan.

Lakukan rotasi ban.

Gantilah gemuk (grease) pada bearing roda (khusus untuk kendaraan yang menggunakan bearing dengan tipe pelumasan ulang. Bukan yang fix atau mendapat pelumasan permanen dari pabrikan). Sebaiknya penggantian dilakukan setiap 20.000 km.

Tambahkan grease pada join-join kopel (ini juga khusus untuk kendaraan yang menggunakan join kopel dengan tipe pelumasan ulang. Bukan yang fix atau mendapat pelumasan permanen dari pabrikan).

(AstraWorld)

Auto2000

"
Share this article
More News
toyota innova trd
Ini Dia Varian Baru Kijang Innova!
Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited resmi meluncur hari ini tepat dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Sesuai namanya, Kijang Innova ini memiliki berbagai kelengkapan dan dijual secara eksklusif.
thumb3.jpg
Resmi Meluncur! Toyota Hilux Kini Semakin Gagah dan Canggih
Toyota New Hilux resmi meluncur dengan harga Rp 429.750.000 untuk tipe 2.4 E (4x4) DSL MT. Mobil komersial satu ini kini semakin tampan dan gagah dengan beberapa perubahan di eksterior.
thumb2.jpg
Cara Menghilangkan Bau di Mobil Menggunakan 5 Benda Sederhana
Siapa yang tidak kesal mendapati kabin mobil bau tak sedap? Sebenarnya, bau pada mobil bisa terjadi kapan saja, baik yang sering atau jarang dipakai. Ada banyak penyebab mobil berbau apek, pertama tentu bersumber dari masalah kebersihan.
New Project (7).jpg
Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus
Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.
Tanya TasiaBackground Lazy GIF