TIPS MERAWAT BAN MOBIL DENGAN MUDAH
Diterbitkan5 Jul 2025
Merawat ban mobil itu sebenarnya gampang-gampang susah, tapi kalau dilakukan rutin, dijamin ban mobilmu lebih awet dan aman buat dipakai sehari-hari. Yuk, simak tips merawat ban mobil ala saya yang santai tapi tetap otentik ini!
Cek Tekanan Angin Itu Penting, Bro!
Ini dia kunci utama! Sering-seringlah cek tekanan angin ban. Jangan tunggu sampai bannya kelihatan kempes atau pas mau jalan jauh aja. Idealnya, cek seminggu sekali atau minimal dua minggu sekali. Tiap mobil punya standar tekanan angin yang beda-beda, biasanya ada stikernya di pilar pintu bagian pengemudi atau di tutup tangki bensin. Isi anginnya jangan kurang, jangan lebih juga. Angin kurang bikin ban cepet panas dan boros bensin, kalau kelebihan bikin ban jadi keras dan gampang benjol. Pasang gadget pengukur tekanan angin di mobilmu biar gampang ngeceknya.
Rotasi Ban Biar Awet Merata
Nah, ini sering disepelein. Rotasi ban itu maksudnya tukar posisi ban secara berkala. Misalnya, ban depan kiri pindah ke belakang kanan, dan seterusnya. Kenapa? Karena setiap posisi ban punya beban kerja yang beda. Ban depan biasanya lebih cepet aus karena buat belok dan ngerem. Dengan rotasi, keausan ban jadi merata. Idealnya, rotasi setiap 5.000 - 10.000 km sekali, atau pas kamu lagi servis rutin di bengkel.
Perhatikan Umur Ban, Jangan Cuma Lihat Kembangnya
Mungkin banmu masih kelihatan bagus kembangnya, tapi kalau umurnya udah lebih dari 3-5 tahun, mending diganti deh. Karet ban itu punya batas usia, Bro. Walaupun jarang dipakai, karet ban bisa getas dan retak-retak halus yang nggak kelihatan dari luar. Retakan ini bisa bikin ban pecah di jalan, kan bahaya banget. Cek kode produksi di dinding ban (biasanya 4 digit angka, misal '1524' artinya minggu ke-15 tahun 2024).
Hindari Jalan Rusak dan Lubang
Ini sih udah pasti, ya. Usahakan hindari jalan rusak, lubang, atau polisi tidur yang nyeruduk. Bantingan keras bisa bikin ban benjol, pelek peang, atau bahkan pecah ban. Kalau terpaksa lewat, pelankan laju kendaraan dan lewati dengan hati-hati. Lebih baik sedikit muter atau lebih lambat daripada harus ganti ban mendadak di jalan.
Jangan Angkut Beban Berlebihan
Setiap ban punya indeks beban maksimal yang boleh diangkut. Kalau kamu sering bawa barang yang melebihi kapasitas atau penumpang yang terlalu banyak, banmu jadi kerja ekstra keras. Ini bisa bikin ban cepat aus, panas, dan rawan pecah. Jadi, perhatikan kapasitas muatan mobilmu, ya.
Bersihkan Ban Secara Teratur
Mungkin terdengar sepele, tapi membersihkan ban dari kotoran, kerikil kecil yang nyelip di sela kembang, atau lumpur itu penting. Kotoran yang menumpuk bisa merusak permukaan ban dan mengurangi cengkeraman. Sesekali, cek juga bagian dalam ban saat lagi dicuci, siapa tahu ada benda asing yang menancap.
Spooring dan Balancing Jika Perlu
Kalau kamu merasa setir mobilmu agak narik ke satu sisi atau ada getaran di kecepatan tertentu, itu tandanya perlu spooring dan balancing. Spooring itu meluruskan kembali roda agar sejajar, balancing itu menyeimbangkan berat roda agar putarannya stabil. Ini penting banget buat menjaga keausan ban tetap merata dan bikin handling mobil lebih nyaman. Biasanya dilakukan setiap 10.000 - 20.000 km atau kalau ada gejala yang disebutkan tadi.
Merawat ban itu investasi kecil buat keamanan dan kenyamanan berkendara. Jadi, jangan malas ya! Dengan tips di atas, dijamin ban mobilmu lebih awet dan kamu bisa lebih tenang di jalan.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







