Tekanan Ban yang Tepat Ternyata Bisa Membantu Mobil Lebih Irit Bahan Bakar
Diterbitkan19 Ags 2026
Tekanan Ban yang Tepat Bisa Membantu Mobil Lebih Irit BBM
Tekanan ban sering dianggap sepele, padahal sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar. Tekanan sesuai rekomendasi pabrikan membantu menjaga rolling resistance, traksi, kenyamanan, dan usia ban. Sebaliknya, ban yang kekurangan angin membuat mesin bekerja lebih keras sehingga konsumsi BBM dapat meningkat.
Langkah Sederhana agar Ban Tetap Efisien
- Periksa tekanan ban minimal 2 minggu sekali atau sebelum perjalanan jauh.
- Ban yang kurang sekitar 3–5 PSI dapat meningkatkan hambatan gulir dan membuat BBM lebih boros.
- Periksa tekanan saat ban dingin agar hasilnya akurat.
- Hindari mengisi angin terlalu tinggi karena dapat mengurangi grip dan kenyamanan.
- Gunakan tekanan sesuai stiker di pilar pintu pengemudi atau buku manual, bukan angka maksimum pada dinding ban.
Mengapa Tekanan Ban Memengaruhi Konsumsi BBM?
Ban merupakan satu-satunya bagian mobil yang langsung menyentuh jalan. Saat tekanan berkurang, area tapak ban melebar dan deformasi ban meningkat. Akibatnya, hambatan gulir bertambah sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar.
Tekanan yang sesuai membuat bentuk tapak tetap optimal sehingga energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan mobil lebih efisien.
Tekanan terlalu rendah juga dapat membuat ban lebih cepat panas dan aus. Sementara tekanan terlalu tinggi memang dapat sedikit mengurangi hambatan gulir, tetapi mengurangi area kontak ban, grip, dan kenyamanan.
Jadi, hemat BBM bukan berarti menggunakan ban sekeras mungkin, melainkan mengikuti tekanan yang direkomendasikan pabrikan.
Periksa Tekanan Saat Ban Dingin
Hindari mengukur tekanan setelah mobil digunakan cukup lama. Suhu udara di dalam ban meningkat ketika berkendara sehingga tekanan dapat naik sekitar 2–4 PSI.
Agar hasil pengukuran lebih akurat, periksa saat:
- Mobil belum digunakan atau baru berjalan kurang dari 2 km.
- Kendaraan sudah terparkir minimal 3 jam.
- Pagi hari sebelum digunakan.
Dengan begitu, tekanan yang diukur lebih sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Ban Kurang Angin Membuat Mesin Bekerja Lebih Berat
Ban yang kekurangan angin mengalami deformasi lebih besar setiap berputar. Energi mesin pun lebih banyak terpakai untuk mengatasi hambatan tersebut.
Dampaknya antara lain:
- Konsumsi BBM meningkat.
- Ban lebih cepat panas dan aus.
- Kendaraan terasa lebih berat.
- Efeknya dapat lebih terasa pada kondisi stop-and-go di perkotaan.
Jangan Mengisi Angin Berlebihan
Tekanan tinggi bukan solusi utama untuk menghemat BBM. Ban yang terlalu keras dapat menyebabkan:
- Area kontak dengan jalan berkurang.
- Grip saat hujan menurun.
- Ban lebih mudah memantul di jalan bergelombang.
- Bagian tengah tapak lebih cepat aus.
- Kenyamanan berkendara berkurang.
Karena itu, tetap gunakan tekanan sesuai rekomendasi kendaraan.
Sesuaikan dengan Beban Kendaraan
Tekanan ban juga perlu disesuaikan dengan kondisi muatan. Beberapa mobil memiliki rekomendasi berbeda untuk penggunaan normal dan membawa beban penuh.
Jika membawa banyak penumpang atau barang, gunakan tekanan yang tercantum pada rekomendasi muatan penuh di stiker kendaraan atau buku manual. Hal ini membantu menjaga stabilitas sekaligus efisiensi.
Kenapa Tekanan Ban Bisa Berkurang?
Tekanan ban dapat berubah akibat:
- Perubahan suhu lingkungan.
- Pentil mulai aus.
- Kebocoran pada velg.
- Ban terkena benda tajam.
- Usia ban yang sudah cukup lama.
Jika tekanan turun lebih dari 2 PSI dalam waktu singkat, segera periksa kondisi ban dan lakukan pemeriksaan di bengkel.
Kombinasikan dengan Gaya Berkendara Efisien
Tekanan ban bukan satu-satunya faktor yang menentukan konsumsi BBM. Untuk hasil lebih optimal:
- Akselerasikan mobil secara bertahap.
- Jaga kecepatan tetap stabil.
- Kurangi barang yang tidak diperlukan di bagasi.
- Lakukan servis berkala.
- Pastikan filter udara bersih.
- Gunakan oli sesuai rekomendasi pabrikan.
Dengan menjaga tekanan ban dan kebiasaan berkendara, konsumsi BBM dapat lebih efisien sekaligus membantu menjaga performa dan usia ban.
Hubungi Kami
Butuh informasi seputar perawatan dan kendaraan Toyota? Hubungi Auto2000 Bandung Soekarno Hatta untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Toyota.
Stevy Andrea – Account Executive Auto2000 Bandung Soekarno Hatta
PT Astra International – Toyota Sales Operation
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







.jpg)