Transmisi Matic Bermasalah.webp

Penyebab, Gejala, dan Solusi Transmisi Matic Bermasalah

Diterbitkan21 Mei 2024

Transmisi matic bermasalah menjadi salah satu kondisi yang sering dihadapi oleh pemilik kendaraan dengan transmisi otomatis. Masalah ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti keausan komponen, kurangnya perawatan rutin, atau bahkan kesalahan dalam penggunaan. Gejalanya bisa beragam, mulai dari perpindahan gigi yang tidak mulus, suara aneh saat berkendara, hingga kendaraan yang sulit bergerak. 


Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mengetahui penyebabnya, mengenali gejalanya sejak dini, dan mengambil langkah perbaikan yang tepat agar transmisi kembali berfungsi optimal. Kalau begitu, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 


Penyebab Transmisi Matic Bermasalah

Transmisi matic yang bermasalah dapat memengaruhi kinerja dan kenyamanan saat berkendara. Penyebab utama dari masalah ini bervariasi dan seringkali disebabkan oleh kurangnya perawatan rutin serta penggunaan yang tidak tepat. Berikut beberapa penyebab umum dari transmisi matic yang bermasalah:


1. Kurangnya Perawatan

Salah satu penyebab utama transmisi mobil matic rusak adalah kurangnya perawatan rutin. Penggantian oli transmisi yang jarang dilakukan atau tidak sesuai dapat menyebabkan gesekan yang berlebihan pada komponen transmisi. 


Oli transmisi yang sudah kotor atau tidak sesuai spesifikasi pabrik dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan mengurangi pelumasan, yang pada akhirnya mengakibatkan kerusakan pada komponen-komponen penting di dalam transmisi.


2. Overheating Transmisi

Overheating transmisi juga dapat menjadi salah satu penyebab transmisi matic bermasalah. Pemanasan berlebih pada transmisi dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk penggunaan mobil yang berlebihan, masalah pada sistem pendinginan, atau kondisi lingkungan yang ekstrem. Ketika transmisi terlalu panas, komponen-komponen di dalamnya dapat mengembang dan mengalami keausan yang lebih cepat, sehingga menurunkan performa dan umur transmisi.


3. Keausan Komponen Transmisi

Seiring penggunaan, komponen transmisi seperti kopling, torque converter, dan bearing dapat mengalami keausan. Kondisi komponen yang aus ini merupakan hal yang wajar seiring bertambahnya usia kendaraan, tetapi jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan transmisi tidak dapat berfungsi dengan baik. Komponen yang aus memerlukan perbaikan atau penggantian untuk mengembalikan kinerja transmisi ke kondisi optimal.


Baca juga: 22 Komponen Transmisi Manual Pada Mobil


4. Kebocoran Cairan Transmisi

Kebocoran cairan transmisi juga dapat menyebabkan transmisi mobil matic mengalami masalah. Cairan transmisi berfungsi sebagai pelumas dan pendingin bagi komponen-komponen di dalam transmisi. Jika terjadi kebocoran, jumlah cairan transmisi akan berkurang, sehingga menyebabkan gesekan berlebih pada komponen transmisi.


Hal ini dapat mengakibatkan panas berlebih dan keausan komponen yang lebih cepat, sehingga transmisi menjadi tidak efektif dan rentan terhadap kerusakan.


DAFTAR BENGKEL DAN DEALER TOYOTA AUTO2000 TERDEKAT DAPAT ANDA TEMUKAN DI AUTO2000 DIGIROOM! 

Gejala Transmisi Matic Bermasalah

Gejala transmisi matic bermasalah seringkali dapat dikenali melalui perubahan performa kendaraan saat dikendarai. Mengenali gejala-gejala ini sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Berikut beberapa gejala yang umum terjadi pada transmisi matic yang bermasalah:


1. Perpindahan Gigi yang Kasar

Jika Anda merasakan perpindahan gigi yang kasar atau tidak mulus saat mengemudi, hal ini bisa menjadi tanda transmisi mobil matic mengalami masalah. Perpindahan gigi yang normal seharusnya berjalan dengan lancar dan hampir tidak terasa. Namun, jika terjadi guncangan, hentakan, atau jeda yang signifikan saat perpindahan gigi, ini mungkin menunjukkan adanya keausan pada kopling atau masalah dengan cairan transmisi yang tidak mencukupi.


2. Terjadi Slipping atau Tergelincir

Slipping atau tergelincir merupakan kondisi di mana transmisi tidak dapat mempertahankan gigi dengan baik. Hal ini dapat terjadi akibat komponen transmisi yang aus atau kebocoran cairan. Ketika transmisi mengalami slipping, Anda mungkin akan merasakan mobil kehilangan tenaga secara tiba-tiba atau mesin berputar lebih tinggi tanpa adanya akselerasi yang sesuai. Ini bisa berbahaya karena dapat menyebabkan kehilangan kendali saat berkendara.


3. Bunyi Aneh dari Transmisi

Jika Anda mendengar bunyi aneh seperti gemeretak, berdengung, atau berisik dari transmisi saat mobil bergerak, hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada transmisi. Bunyi-bunyi ini mungkin disebabkan oleh komponen yang longgar, keausan pada gear, atau masalah dengan cairan transmisi. 


Meskipun suara aneh bisa berasal dari berbagai sumber, namun transmisi adalah salah satu komponen yang patut dicurigai jika suara tersebut muncul saat perpindahan gigi atau pada saat mobil berjalan pada kecepatan tertentu.


4. Terjadi Overheating pada Mesin

Overheating pada mesin juga dapat menjadi gejala transmisi mobil matic bermasalah. Jika mesin mobil mengalami overheating secara berkala, hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada transmisi. Jika transmisi bermasalah, maka dapat meningkatkan beban kerja mesin, yang menyebabkan suhu mesin naik. Selain itu, overheating pada transmisi sendiri bisa merusak komponen internal dan memperparah kondisi mesin.


Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil dengan Transmisi CVT


Solusi untuk Transmisi Matic Bermasalah

Untuk mengatasi transmisi matic bermasalah, diperlukan langkah-langkah perawatan dan perbaikan yang tepat guna memastikan kinerja transmisi kembali optimal. Berikut beberapa solusi yang dapat dipertimbangkan:


1. Perawatan Rutin Transmisi

Melakukan perawatan rutin transmisi seperti mengganti oli transmisi secara teratur dapat membantu menjaga performa transmisi agar tetap optimal. Oli transmisi yang bersih dan sesuai dengan spesifikasi pabrikan akan membantu mengurangi gesekan dan keausan komponen-komponen di dalam transmisi, serta memastikan pelumasan yang cukup untuk menjaga performa transmisi.


2. Perbaikan atau Penggantian Komponen yang Aus

Jika terdapat komponen transmisi yang mengalami keausan, seperti kopling, torque converter, atau bearing, segera lakukan perbaikan atau penggantian komponen tersebut untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Mengabaikan komponen yang aus dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada transmisi dan mengakibatkan biaya perbaikan yang lebih tinggi di kemudian hari.


DAPATKAN MOBIL IMPIAN ANDA DENGAN JAMINAN GARANSI TERBAIK HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM!

3. Pemeriksaan dan Perbaikan Kebocoran Cairan Transmisi

Pastikan untuk memeriksa dan memperbaiki kebocoran cairan transmisi agar jumlah cairan tetap optimal dan mencegah gesekan berlebih pada komponen transmisi. Kebocoran cairan transmisi dapat menyebabkan penurunan jumlah cairan transmisi yang dapat mengakibatkan overheating dan keausan komponen transmisi yang lebih cepat.


4. Menggunakan Cairan Transmisi yang Sesuai

Pemilihan cairan transmisi yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan juga sangat penting untuk menjaga performa transmisi mobil matic. Cairan transmisi yang sesuai akan memberikan pelumasan yang optimal dan membantu menjaga suhu transmisi tetap stabil, sehingga mengurangi risiko overheating dan keausan komponen transmisi.


Baca juga: 3 Sebab dan Cara Mengatasi Gigi Transmisi Loncat


Dalam mengatasi transmisi matic bermasalah, perawatan yang tepat sangat penting. Melalui perawatan rutin, seperti mengganti oli transmisi secara teratur, memeriksa dan memperbaiki kebocoran cairan transmisi, serta menggunakan cairan transmisi yang sesuai, Anda dapat memastikan transmisi mobil matic tetap berfungsi optimal dan terhindar dari kerusakan yang lebih serius. 


Untuk memudahkan perawatan kendaraan, Anda bisa memanfaatkan layanan home service dari Auto2000. Cara menggunakan layanan home service Toyota ini bisa dilakukan melalui aplikasi Auto2000 Digiroom. 


Melalui layanan home service, teknisi berpengalaman dari Auto2000 akan datang langsung ke lokasi Anda untuk melakukan perawatan dan perbaikan pada transmisi mobil Anda, tanpa perlu mengunjungi bengkel. 


Jadi, jangan ragu untuk menggunakan layanan home service Toyota Auto2000 untuk menjaga performa transmisi mobil matic Anda dan nikmati kenyamanan berkendara tanpa khawatir.


Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Gambar hanya ilustrasi

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.