Standard Chartered & Astra Teken Perjanjian Jual Beli Saham PermataBank Dengan Bangkok Bank
Diterbitkan8 Apr 2020
16 Dec 2019
JAKARTA: Standard Chartered PLC (Standard Chartered) dan PT Astra International Tbk (Astra) pada hari Kamis (12/12) menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat untuk menjual saham mereka, masing-masing sebesar 44,56% di PT Bank Permata Tbk (PermataBank) kepada Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank).
Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto (kedua kiri),Wakil Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kiri), Presiden Bangkok Bank Chartsiri Sophonpanich (kedua kanan) dan Group Head Corporate Development Standard Chartered David Churchman (kanan) menandatangani perjanjian jual beli saham pada acarasigning ceremonydi Jakarta (12/12).
Penyelesaian transaksi tersebut bergantung pada terpenuhinya persyaratan-persyaratan tertentu, termasuk diperolehnya persetujuan pemegang saham Bangkok Bank dan persetujuan-persetujuan yang dipersyaratkan oleh peraturan yang berlaku di Indonesia dan Thailand, yang diharapkan dapat selesai sebelum akhir tahun 2020.
Bangkok Bank sepakat mengakuisisi 89,12% saham PermataBank dari Penjual secara tunai. Nilai akuisisi tersebut adalah 1,77 kali dari nilai buku per laporan keuangan terakhir PermataBank sebelum penyelesaian transaksi. Jika mengacu pada nilai buku PermataBank per 30 September 2019, total dana yang akan diterima Penjual sekitar US$2,6 miliar (Rp37 triliun), atau setara dengan harga Rp1.498 per saham PermataBank.
Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto (ketiga kiri) didampingi Wakil Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kedua kiri), Direktur Astra Suparno Djasmin (kiri) bersama Presiden Bangkok Bank Chartsiri Sophonpanich (ketiga kanan), Group Head Corporate Development Standard Chartered David Churchman (kedua kanan) dan Regional Head, Retail Banking, ASEAN & South Asia Standard Chartered Sebastian Arcuri (kanan) berbincang seusai menandatangani perjanjian jual beli saham pada acarasigning ceremonydi Jakarta (12/12).
Group Chief Executive Standard Chartered Bill Winters mengatakan, Pelepasan saham di PermataBank memungkinkan kami untuk fokus pada bisnis yang kami miliki sepenuhnya di pasar Indonesia yang besar dan strategis ini; dan selanjutnya kami akan menggunakan modal yang ada untuk diinvestasikan kembali atau dikembalikan kepada pemegang saham. Transaksi ini juga menunjukkan fokus kami dalam mengeksekusi dengan cepat prioritas-
prioritas strategi baru yang kami umumkan pada awal tahun ini.
Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto mengatakan, Astra secara berkala meninjau strategi portofolio investasinya dan mengambil keputusan dengan memperhatikan kepentingan terbaik seluruh pemangku kepentingan. Keputusan kami terkait PermataBank telah mempertimbangkan kinerja PermataBank yang membaik, prospek positif industri jasa keuangan di Indonesia dan strategi kami untuk fokus memperkuat posisi Astra sebagai
penyedia jasa keuangan di segmen ritel di Indonesia.
Prijono juga mengatakan, Bangkok Bank merupakan salah satu bank terbesar di Thailand dan well-capitalised. Hubungan bisnis yang ada saat ini antara Grup Astra dan PermataBank akan berjalan seperti biasa dan kami akan menjajaki kerja sama bisnis lainnya.
J.P. Morgan bertindak sebagai penasihat keuangan Astra and Standard Chartered.
Link Penting:
Mohon dapat mengunduh keterbukaan informasi Standard Chartered sesuai peraturan pencatatan di Bursa Efek London:
https://www.londonstockexchange.com/exchange/news/market-news/market-news-detail/STAN/14346198.html
Auto2000
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







