Range Extended Electric Vehicle: Mengenal Cara Kerja dan Keunggulannya

Diterbitkan20 Ags 2026

Perkembangan teknologi kendaraan listrik menghadirkan berbagai pilihan sistem penggerak yang memiliki karakteristik berbeda. Salah satunya adalah Range Extended Electric Vehicle atau REEV, yaitu kendaraan yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, tetapi memiliki mesin pembakaran internal sebagai generator untuk menghasilkan listrik ketika kapasitas baterai mulai menurun.


Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja Range Extended Electric Vehicle dan apa perbedaannya dengan jenis kendaraan listrik lain? Simak penjelasannya berikut.

Apa Itu Range Extended Electric Vehicle?

Range Extended Electric Vehicle (REEV) merupakan kendaraan yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama roda. Sumber energi utamanya berasal dari baterai yang menyimpan energi listrik untuk mengoperasikan motor.


Hal yang membedakan REEV dari Battery Electric Vehicle (BEV) adalah keberadaan mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE). Namun, mesin pada REEV tidak digunakan untuk menggerakkan roda secara langsung.


Mesin tersebut berfungsi sebagai generator yang menghasilkan energi listrik ketika kapasitas baterai mencapai kondisi tertentu. 


Listrik yang dihasilkan kemudian dapat digunakan untuk membantu memasok energi ke sistem penggerak atau menjaga daya baterai agar kendaraan dapat terus melaju.


Secara sederhana, sistem REEV terdiri dari beberapa komponen utama:

  • Baterai: Menyimpan energi listrik yang digunakan untuk menggerakkan kendaraan.
  • Motor listrik: Menjadi penggerak utama roda.
  • Mesin pembakaran internal: Berfungsi sebagai generator, bukan penggerak utama.
  • Generator: Mengubah energi dari mesin pembakaran internal menjadi energi listrik.
  • Sistem kontrol: Mengatur penggunaan energi dari baterai dan generator sesuai kondisi kendaraan.

Baca Juga: Mobil Listrik SUV Sebgai Pilihan Ramah Lingkungan


Bagaimana Cara Kerja Range Extended Electric Vehicle?

Cara kerja REEV dapat dipahami melalui alur penggunaan energinya. Saat baterai memiliki kapasitas yang cukup, kendaraan akan menggunakan energi listrik untuk menggerakkan motor.


Pada kondisi ini, pengalaman berkendara REEV menyerupai kendaraan listrik karena roda digerakkan oleh motor listrik.


Ketika kapasitas baterai mulai menurun, mesin pembakaran internal dapat menyala untuk menggerakkan generator. Energi mekanis dari mesin kemudian dikonversi menjadi listrik.


Alur sederhananya sebagai berikut:


Baterai → Motor Listrik → Roda


Ketika baterai membutuhkan tambahan energi:


Mesin Pembakaran Internal → Generator → Energi Listrik → Motor Listrik


Konsep tersebut membuat mesin pembakaran internal memiliki fungsi yang berbeda dari mobil konvensional. Mesin tidak menjadi sumber penggerak utama, melainkan berfungsi sebagai sumber listrik tambahan untuk memperpanjang jarak tempuh kendaraan.


Baca Juga: Mobil Listrik 7 Seater untuk Keluarga Besar


Apa Keunggulan Range Extended Electric Vehicle?

Penerapan sistem REEV memberikan beberapa karakteristik yang membuatnya menarik sebagai salah satu alternatif teknologi elektrifikasi.


1. Motor Listrik Tetap Menjadi Penggerak Utama

Salah satu karakter utama REEV adalah roda tetap digerakkan oleh motor listrik. Hal ini membuat respons kendaraan tetap memiliki karakter khas kendaraan listrik.


Motor listrik dapat menghasilkan torsi secara cepat sehingga membantu memberikan respons akselerasi yang baik.


2. Jarak Tempuh Dapat Diperpanjang

Keberadaan generator memberikan sumber energi tambahan ketika kapasitas baterai mulai menurun.


Pengemudi tidak hanya bergantung pada energi yang tersimpan di baterai untuk perjalanan panjang. Mesin pembakaran internal dapat membantu menghasilkan listrik sehingga kendaraan tetap dapat melanjutkan perjalanan.


3. Mengurangi Kekhawatiran terhadap Kapasitas Baterai

Pada kendaraan listrik murni, jarak perjalanan sangat berkaitan dengan kapasitas baterai dan ketersediaan fasilitas pengisian daya.


REEV menawarkan pendekatan berbeda. Ketika energi baterai berkurang, generator dapat memberikan tambahan energi listrik untuk mendukung perjalanan.


Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan dengan jarak cukup jauh.


4. Tetap Mengandalkan Sistem Penggerak Elektrik

Meskipun memiliki mesin pembakaran internal, REEV tetap mempertahankan motor listrik sebagai penggerak utama.


Karakter tersebut membuat sistem REEV berbeda dari kendaraan hybrid konvensional yang dapat menggunakan mesin pembakaran internal dan motor listrik untuk menggerakkan roda.


Perbedaan REEV dengan BEV dan Hybrid

Istilah kendaraan elektrifikasi dapat merujuk pada beberapa teknologi yang berbeda. Agar tidak keliru, penting memahami perbedaan antara REEV, BEV, dan hybrid.


Range Extended Electric Vehicle (REEV)

REEV menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama. Baterai menjadi sumber energi utama, sementara mesin pembakaran internal berfungsi sebagai generator ketika diperlukan.


Ciri utama:

  • Motor listrik menggerakkan roda.
  • Baterai menjadi sumber energi utama.
  • Mesin pembakaran internal berfungsi sebagai generator.
  • Mesin tidak menjadi penggerak utama roda.

Battery Electric Vehicle (BEV)

BEV atau Battery Electric Vehicle merupakan kendaraan listrik murni yang seluruh energinya berasal dari baterai.


Tidak terdapat mesin pembakaran internal pada sistem penggeraknya. Baterai memasok energi ke motor listrik yang kemudian menggerakkan roda.


Ciri utama:

  • Motor listrik menggerakkan roda.
  • Energi berasal dari baterai.
  • Tidak menggunakan mesin pembakaran internal.
  • Baterai perlu diisi melalui sumber listrik eksternal.

Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Hybrid Electric Vehicle menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik. Berbeda dari REEV, sistem hybrid dapat menggunakan mesin dan motor listrik sebagai bagian dari sistem penggerak kendaraan.


Pada kondisi tertentu, mesin pembakaran internal dapat langsung memberikan tenaga untuk menggerakkan roda.


Ciri utama:

  • Menggunakan mesin pembakaran internal dan motor listrik.
  • Mesin dapat menjadi bagian dari sistem penggerak.
  • Baterai dapat diisi melalui sistem regeneratif dan kerja mesin.
  • Tidak selalu membutuhkan pengisian daya eksternal.

Baca Juga: Sejarah Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia


Perbedaan REEV dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Selain BEV dan HEV, terdapat pula Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Keduanya sama-sama menggabungkan baterai dan mesin pembakaran internal, tetapi memiliki konsep pengoperasian yang berbeda.


Pada PHEV, motor listrik dan mesin pembakaran internal dapat sama-sama menjadi bagian dari sistem penggerak kendaraan. Baterai PHEV juga dapat diisi menggunakan sumber listrik eksternal.


Sementara itu, pada REEV, motor listrik menjadi penggerak utama dan mesin pembakaran internal memiliki fungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik.


Perbedaan fungsi mesin inilah yang menjadi salah satu karakter penting yang membedakan REEV dari PHEV.


Key Takeaways

  • Range Extended Electric Vehicle (REEV) menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan.
  • Mesin pembakaran internal pada REEV berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan energi listrik tambahan.
  • REEV dapat memperpanjang jarak perjalanan ketika kapasitas baterai mulai menurun.
  • REEV berbeda dari BEV karena masih menggunakan mesin pembakaran internal, serta berbeda dari hybrid karena motor listrik menjadi penggerak utama.
  • Toyota memiliki pilihan kendaraan listrik berbasis baterai seperti bZ4X dan NEW URBAN CRUISER BATTERY EV.

Kenali Pilihan Mobil Listrik Toyota di Auto2000!

Range Extended Electric Vehicle merupakan salah satu konsep elektrifikasi yang menggabungkan penggerak motor listrik dengan generator berbasis mesin pembakaran internal. 


Pemahaman mengenai teknologi ini dapat membantu AutoFamily mengenali perbedaan berbagai sistem kendaraan elektrifikasi sebelum menentukan pilihan.


Jika Anda tertarik menggunakan mobil listrik, Toyota juga menghadirkan pilihan seperti Toyota bZ4X dan URBAN CRUISER yang menggunakan baterai sebagai sumber energi untuk motor listrik.


Kunjungi Auto2000 Digiroom untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai pilihan mobil listrik Toyota, teknologi yang digunakan, serta berbagai layanan yang tersedia untuk mendukung kebutuhan berkendara Anda.


Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.