PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA

Auto2000 MANYAR – Oleh : H. A. Hakim, SE. MEI. Dosen UINSA Surabaya

Berdasar penjelasan para ahli, setidaknya dapat dirangkum beberapa hal yang menjadi hambatan dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, yaitu: Pertama, tingkat totalitas operasional lembaga ekonomi dan keuangan Syariah (LEKS) dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Syariah masih belum maksimal. Kedua, Sosialisasi terhadap ekonomi syariah dalam berbagai aspeknya masih belum optimal. Ketiga, jumlah enterpreneur pelaku ekonomi syariah baik pada sektor keuangan maupun sektor riil masih relatif sedikit. Keempat, Kurangnya ketersediaan Sumberdaya Insani yang mumpuni baik pada aspek hukum maupun manajemen ekonomi syariah. Kelima, masih terbatasnya jaringan bisnis industri keuangan dan perbankan syariah. Keenam, Munculnya image dalam masyarakat bahwa perbankan syariah lebih mahal dari bank konvensional. Ketujuh, portofolio bagi hasil yang masih rendah pada industri keuangan dan perbankan syariah. Kedelapan, Harmonisasi dan sinkronisasi berbagai lembaga yang terkait seperti Dewan Syariah Nasional (DSN), Dewan Pengawas Syariah (DPS), BI, OJK, pemerintah maupun institusi lain yang dirasa masih kurang. Dan kesembilan, keperpihakan pemerintah dalam implementasi dan pengembangan ekonomi Syariah dalam mendukung pembangunan perekonomian nasional masih belum optimal.

Secara khusus, kurangnya sosialisasi tentang visi misi, prinsip-prinsip operasional, jenis-jenis produk, jenis-jenis akad dalam ekonomi syariah, menyebabkan kalangan non Islam menganggap bahwa bank dan lembaga keuangan syariah lainnya itu hanyalah untuk umat Islam saja. Padahal produk-produk bank dan lembaga keuangan syariah lainnya itu merupakan produk alternatif yang memilki banyak keunggulan, khususnya dalam aspek jaminan keamanan dan pertumbuhan asset.
Persoalan yang kedua: Masalah mahal ataupun murah sebenarya bukanlah hal yang berkaitan dengan prinsip dan sistem syariahnya, melainkan berkaitan dengan kondisi, komposisi dan persoalan bisnis. Aspek syariah, lebih berkaitan dengan motivasi dan regulasi yang mendasari operasionalnya agar tidak terjerumus pada praktik riba, maysir, gharar, tadlis maupun bathil.

Bank syariah saat ini masih dianggap lebih mahal dari bank konvensional adalah karena beberapa hal: Pertama, Skala usaha bank syariah masih relatif kecil. Hal ini berdampak pada biaya per unit transaksi menjadi lebih mahal. Kedua, Biaya investasi yang masih cukup besar untuk gedung, sistem IT, biaya operasional, biaya konversi, dll. Sementara bank konvensional sudah minim investasi pada aspek tersebut. Ketiga, Ukuran modal BUS dan UUS masih relatif kecil. Keempat, Struktur funding BUS dan UUS masih didominasi dana mahal seperti deposito dari lembaga-lembaga strategis, sementara bank konvensional sudah didominasi tabungan retail yang biaya bunganya kecil.
​​​​​​​
Hal-hal itulah yang menyebabkan bank syariah masih kalah bersaing dalam menjual produk-produknya dengan harga yang lebih murah. Ini tentu menjadi tantangan dalam pengembangan ekonomi syariah di masa depan.

Auto2000

Share this article
More News
toyota innova trd
Ini Dia Varian Baru Kijang Innova!
Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited resmi meluncur hari ini tepat dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Sesuai namanya, Kijang Innova ini memiliki berbagai kelengkapan dan dijual secara eksklusif.
thumb3.jpg
Resmi Meluncur! Toyota Hilux Kini Semakin Gagah dan Canggih
Toyota New Hilux resmi meluncur dengan harga Rp 429.750.000 untuk tipe 2.4 E (4x4) DSL MT. Mobil komersial satu ini kini semakin tampan dan gagah dengan beberapa perubahan di eksterior.
thumb2.jpg
Cara Menghilangkan Bau di Mobil Menggunakan 5 Benda Sederhana
Siapa yang tidak kesal mendapati kabin mobil bau tak sedap? Sebenarnya, bau pada mobil bisa terjadi kapan saja, baik yang sering atau jarang dipakai. Ada banyak penyebab mobil berbau apek, pertama tentu bersumber dari masalah kebersihan.
New Project (7).jpg
Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus
Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.
Tanya TasiaBackground Lazy GIF