Oli Mesin Menguap Saat Macet? Ini Caranya Agar Mesin Tidak Overheat"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Oli Mesin Menguap Saat Macet? Ini Caranya Agar Mesin Tidak Overheat

Auto2000.co.id – Mobil yang berhenti karena macet membuat radiator kurang mendapatkan embusan udara lebih dingin dari arah depan. Radiator akan kesulitan bekerja dan suhu ruang mesin meningkat karena kurang optimal melepas panas.

Kondisi tersebut membuat ruang mesin kepanasan dan sulit bekerja optimal. Bahkan di kondisi ekstrem bisa sampai terjadi overheat dan mesin mobil mati mendadak.

Sebab oli menguap

Saat suhu kerja mesin normal, sebenarnya oli telah membantu tugas mengurangi panas mesin. Masalahnya, oli mesin tidak memiliki sistem pendingin khusus sehingga menemui kesulitan melepaskan panas yang berlebih saat jalanan macet.

Secara alami oli juga mengalami penguapan saat suhu tinggi. Karena pada batas temperatur tertentu, energi dalam yang mengikat molekul hidrokarbonnya tidak sanggup lagi menahan diri akibat adanya energi panas dari luar.

BACA JUGA : Tips Cara Pilih Oli yang Sesuai Spesifikasi Mesin Toyota

Memang oli mesin Toyota modern telah memiliki aditif yang membuatnya lebih tahan panas dan tidak mudah menguap. Masalahnya, tetap ada batas suhu maksimal sampai akhirnya oli akan menguap.

Asal masih dalam kadar aman, penguapan oli mesin masih wajar saja. Itulah mengapa Auto2000 merekomendasikan untuk ganti oli setiap 6 bulan sekali atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Masalahnya jika Anda sama sekali tidak peduli pada kondisi oli mesin, seperti tidak pernah mengecek volume oli lewat tongkat pemeriksa (dipstick). Tanpa sadar, oli mesin berkurang atau bahkan sampai habis.

BACA JUGA : Dapat Oli Gratis, Ini Sebab Servis Berkala di Bengkel Auto2000 Penting

Akibat oli menguap

Volume oli yang tidak sesuai kebutuhan akan membuat tugasnya melumasi, mendinginkan, membersihkan, dan melindungi mesin semakin berat. Jika dibiarkan akan membuat usia pakai komponen mesin turun dan cepat rusak.

Turunnya kondisi komponen membuat mesin kesulitan mengail tenaga sehingga performanya turun. Selain tentunya membuat boros konsumsi bensin karena Anda akan menekan pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan tenaga.

Apalagi kalau sampai oli mesin habis total. Komponen mesin yang bergesekan tanpa ada pelumas akan membuat mesin macet dan rusak parah. Biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki pun tidak murah.

Oleh sebab itu, jangan pernah alpa membawa mobil untuk servis berkala ke bengkel resmi Auto2000 lantaran oli mesin pasti diganti. Pun ada hadiah oli TMO sintetik gratis dengan persyaratan tertentu untuk Anda yang rajin menjalani servis berkala.

Auto2000

Share this article
More News
toyota innova trd
Ini Dia Varian Baru Kijang Innova!
Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited resmi meluncur hari ini tepat dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Sesuai namanya, Kijang Innova ini memiliki berbagai kelengkapan dan dijual secara eksklusif.
thumb3.jpg
Resmi Meluncur! Toyota Hilux Kini Semakin Gagah dan Canggih
Toyota New Hilux resmi meluncur dengan harga Rp 429.750.000 untuk tipe 2.4 E (4x4) DSL MT. Mobil komersial satu ini kini semakin tampan dan gagah dengan beberapa perubahan di eksterior.
thumb2.jpg
Cara Menghilangkan Bau di Mobil Menggunakan 5 Benda Sederhana
Siapa yang tidak kesal mendapati kabin mobil bau tak sedap? Sebenarnya, bau pada mobil bisa terjadi kapan saja, baik yang sering atau jarang dipakai. Ada banyak penyebab mobil berbau apek, pertama tentu bersumber dari masalah kebersihan.
New Project (7).jpg
Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus
Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.
Tanya TasiaBackground Lazy GIF