oleh-oleh khas yogyakarta.webp

15 Oleh-oleh Khas Yogyakarta Paling Sering Diburu Wisatawan

Diterbitkan26 Jun 2024

Yogyakarta, sebuah kota di pulau Jawa, tak hanya terkenal dengan keindahan candi-candinya yang megah seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Namun, kota yang sering disebut sebagai 'Kota Pelajar' ini juga dikenal memiliki beragam oleh-oleh khas yang menggoda selera. Dari makanan tradisional yang lezat hingga kerajinan tangan yang memikat mata, setiap wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta pasti tidak ingin pulang dengan tangan hampa.


Oleh-oleh khas Yogyakarta bukan hanya sekadar souvenir, tetapi juga cerminan dari kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh masyarakatnya. Setiap produk oleh-oleh memiliki cerita dan sejarah tersendiri yang mencerminkan identitas dan keunikan budaya Jawa. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai berbagai jenis oleh-oleh khas Yogyakarta yang wajib Anda coba dan bawa pulang sebagai kenang-kenangan.


MILIKI MOBIL TOYOTA TERBARU DENGAN KUALITAS DAN KONDISI TERBAIK DI AUTO2000 DIGIROOM!

15 Oleh-oleh Khas Yogyakarta yang Banyak Direkomendasikan

Yogyakarta, selain menjadi pusat kebudayaan dan pendidikan, juga dikenal sebagai surga oleh-oleh bagi para wisatawan. Banyaknya pilihan oleh-oleh khas Yogyakarta membuat setiap kunjungan menjadi momen yang tak terlupakan. Simak beberapa rekomendasi oleh-oleh khas yogyakarta di bawah ini:


1. Bakpia Patok 

Bakpia Pathok berasal dari daerah Pathok, Yogyakarta, yang menjadi ciri khas tersendiri. Dibandingkan dengan bakpia dari daerah lain, Bakpia Pathok memiliki ciri khas tekstur yang lebih renyah dan rasa yang lebih gurih. Hal ini dikarenakan proses pembuatan Bakpia Pathok yang menggunakan resep tradisional dan teknik pemanggangan khusus yang telah diwariskan secara turun temurun.


Selain itu, Bakpia Pathok juga dikenal karena bahan-bahan yang digunakannya berkualitas tinggi dan tidak menggunakan bahan pengawet, sehingga menjadikannya lebih sehat dan alami. Kacang hijau yang digunakan di dalamnya diolah dengan sempurna hingga menghasilkan tekstur yang halus dan rasa yang manis namun tidak terlalu dominan.


Baca juga: 15 Rekomendasi Wisata Yogyakarta yang Menarik


2. Bakpia Kukus

Bakpia kukus memiliki ciri khas kulit yang tipis dan lembut, serta isian yang biasanya terdiri dari campuran kacang hijau atau cokelat. Proses pengukusan ini membuat Bakpia kukus memiliki tekstur yang lebih moist dan empuk dibandingkan dengan bakpia yang dibakar. Selain itu, cara pengukusannya juga memungkinkan bahan-bahan di dalamnya untuk lebih meresap dan menghasilkan rasa yang lebih kaya dan lembut.

Keistimewaan lain dari Bakpia kukus khas Yogyakarta adalah rasa dan aromanya yang khas. Meskipun teksturnya lebih lembut, namun Bakpia kukus tetap mempertahankan cita rasa gurih dan manis yang menjadi ciri khas dari bakpia. Kacang hijau yang digunakan sebagai isian diolah dengan sempurna sehingga menghasilkan rasa yang halus dan kaya.


3. Gudeg 

Keunikan gudeg terletak pada proses pemasakannya yang memungkinkan rempah-rempah dan bumbu meresap ke dalam nangka muda. Hasilnya adalah gudeg dengan tekstur yang lembut dan berwarna cokelat kekuningan karena pengaruh dari gula merah dan santan yang digunakan dalam proses memasaknya.


Biasanya, gudeg disajikan dengan pelengkap seperti ayam suwir, telur rebus, tahu, dan sambal goreng krecek (kulit sapi yang digoreng). Pelengkap-pelengkap ini menambah variasi tekstur dan rasa pada sajian gudeg, sehingga membuatnya menjadi makanan yang kaya akan cita rasa dan tekstur.


4. Geplak 

Keistimewaan dari geplak terletak pada tekstur lembut dan kenyalnya yang disertai dengan rasa manis yang pas. Rasa manis pada geplak berasal dari gula yang digunakan, sedangkan teksturnya yang kenyal berasal dari tepung ketan. Selain itu, tambahan kelapa parut memberikan tekstur yang lebih gurih dan aroma yang khas.


Geplak seringkali dijadikan sebagai oleh-oleh atau camilan khas Yogyakarta yang mudah ditemui di berbagai toko oleh-oleh dan pasar tradisional di kota ini. Selain itu, geplak juga sering dihidangkan dalam berbagai acara tradisional, seperti upacara adat, pernikahan, atau sebagai oleh-oleh untuk tamu yang berkunjung.


Baca juga: 6 Rekomendasi Wisata Kaliurang di Yogyakarta


5. Yangko 

Yangko sering dijadikan sebagai oleh-oleh yang populer bagi para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Makanan ini biasanya dapat ditemukan di berbagai toko oleh-oleh, pasar tradisional, atau pedagang kaki lima di berbagai sudut kota. Selain itu, yangko juga sering dihidangkan dalam acara-acara tertentu seperti upacara adat, perayaan, atau sebagai bagian dari hidangan tradisional Jawa lainnya.


Secara keseluruhan, yangko adalah salah satu kuliner khas Yogyakarta yang patut dicoba oleh para wisatawan untuk merasakan kekayaan rasa dan tradisi kuliner dari kota ini. Karena tekstur kenyal dan rasa manis yang lezat, yangko menjadi salah satu camilan tradisional yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Yogyakarta.


6. Walang Goreng

Walang goreng merupakan camilan khas Yogyakarta yang terdiri dari campuran tepung beras, gula, dan santan yang digoreng hingga berwarna keemasan dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam serta rasa manis yang gurih. Camilan ini biasanya dianggap sebagai oleh-oleh atau camilan tradisional yang digemari oleh wisatawan yang mengunjungi Yogyakarta.


Proses pembuatannya melibatkan pencampuran tepung beras, gula, dan santan hingga membentuk adonan kental dan seragam. Kemudian adonan tersebut diubah menjadi bentuk kecil-kecil seperti jala atau anyaman sebelum digoreng dalam minyak panas hingga matang dengan warna keemasan. Tekstur renyah dihasilkan dari proses penggorengan, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan beraroma gurih.


MAU PUNYA MOBIL BEKAS BERSERTIFIKAT RESMI DAN AMAN? AUTO2000 SOLUSINYA!

7. Tasuba (Tahu Susu Bakso) 

Tasuba atau tahu susu bakso adalah kreasi kuliner terbaru dari Yogyakarta yang menggabungkan tahu, bakso, dan kuah susu. Terdiri dari tahu yang diisi bakso, kemudian digoreng dan disajikan dengan kuah susu gurih, tasuba menawarkan kombinasi rasa gurih, manis, dan tekstur kenyal yang unik.


Proses pembuatan tasuba melibatkan penggorengan tahu yang diisi bakso hingga berwarna keemasan, kemudian disiram dengan kuah susu yang telah diberi bumbu. Meskipun bukan makanan tradisional, tasuba telah menjadi favorit di Yogyakarta dan sering ditemukan di berbagai tempat makan dan kafe.


8. Wedang Uwuh 

Wedang uwuh adalah minuman khas Yogyakarta yang terbuat dari campuran rempah-rempah seperti daun jati, serai, jahe, dan kayu manis. Direbus bersama gula merah atau madu, minuman ini menghasilkan kuah dengan aroma harum dan rasa hangat. 


Wedang uwuh memiliki manfaat kesehatan dan sering disajikan panas, yang menjadikannya populer di Yogyakarta dan dianggap sebagai bagian dari warisan budaya kota tersebut. Minuman ini wajib dicoba oleh wisatawan untuk merasakan kekayaan tradisi kuliner Yogyakarta.


Baca juga: Wisata Pantai Parangtritis: Rute, Daya Tarik


9. Batik Yogyakarta 

Batik khas Yogyakarta adalah warisan budaya berharga dengan motif detail dan filosofi mendalam yang mencerminkan kekayaan budaya Jawa. Motif-motif seperti parang, truntum, kawung, dan sekar jagad sering digunakan, masing-masing memiliki makna khusus yang menggambarkan nilai-nilai kehidupan Jawa. 


Proses pembuatannya memerlukan keahlian tinggi, di mana lilin digunakan sebagai resisten dalam pewarnaan kain. Selain sebagai karya seni, batik Yogyakarta juga berkontribusi pada ekonomi lokal sebagai sumber pendapatan utama banyak keluarga di kota ini. Sebagai simbol kekayaan budaya, batik Yogyakarta patut dijaga dan diapresiasi oleh wisatawan.


10. Cokelat Monggo

Seorang ahli dari Belgia bernama Thierry Detournay datang ke Indonesia pada tahun 2001 dan membuat cokelat yang dinamai Cokelat Monggo. Salah satu alasan Thierry menamai produknya Chocolate Monggo dengan "monggo", yang berarti "silakan" dalam Bahasa Jawa, adalah karena dia mendapati orang-orang ramah dan mengatakan "monggo" kepadanya saat pertama kali datang ke Jogja.


Bahan Cokelat Monggo ini adalah biji cokelat premium yang berasal dari Indonesia. Jika ingin membelinya, Anda dapat mendapatkan cokelat ini secara langsung di pusat yang terletak di Jalan Tugu Gentong RT 03 Sribitan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.


11. Keripik Belut

Belut adalah salah satu hewan yang memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan. Bagi Anda yang tidak menyukai bau amisnya, keripik belut bisa menjadi pilihan camilan yang tepat. Rasa gurih dan aroma rempah-rempah yang digunakan sebagai bumbunya akan mengurangi bau amis khas belut.


Keripik belut merupakan camilan yang dibuat dari belut yang digoreng dengan tepung berbumbu. Umumnya, keripik ini memiliki rasa asin dengan aroma bawang yang gurih. Salah satu pusat produksi keripik belut yang terkenal terletak di daerah Godean, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.


12. Tiwul

Tiwul adalah makanan pokok pengganti nasi yang dibuat dari singkong atau ketela pohon. Tiwul memiliki rasa yang manis atau asin. Berbeda dengan zaman dulu, saat ini tiwul lebih sering dijadikan sebagai jajanan tradisional. Penikmat tiwul biasanya menyajikannya dengan berbagai bahan pelengkap, seperti jagung, ketan hitam, singkong rebus serut, dan lain-lain.


Untuk membuat makanan ini butuh teknik khusus atau dengan kata lain tidak semua orang bisa membuatnya karena proses pembuatannya melalui beberapa tahap yang memerlukan keahlian khusus. Namun, tidak perlu khawatir, di Jogja sekarang sudah ada tiwul instan yang siap dikukus.


13. Walang Goreng

Sesuai dengan namanya, walang goreng atau belalang goreng ini adalah hidangan yang bahan utamanya yaitu belalang yang digoreng. Tidak semua jenis belalang bisa dijadikan walang goreng. Belalang yang bisa konsumsi yaitu belalang kayu dan belalang padi yang sering menjadi hama dan merusak tanaman warga.


Oleh karena itu, penduduk tersebut memutuskan untuk menangkap belalang-belalang tersebut dan mengolahnya menjadi hidangan lezat dengan cara digoreng. Perlu diketahui bahwa belalang goreng khas Gunungkidul ini mengandung protein yang tinggi sehingga bisa menjadi alternatif pengganti bahan makanan lain seperti udang, ayam, dan daging.


14. Jadah Tempe

Jadah Tempe adalah salah satu makanan khas otentik Indonesia. Jadah adalah olahan ketan dan kelapa yang disajikan dengan tempe bacem manis berbalut gula Jawa. Makanan khas jogja ini juga patut dicoba bagi Anda yang berwisata ke Jogya.


Perpaduan rasa yang gurih dari jadah dan manisnya tempe bacem sangat enak, lezat untuk dinikmati sehingga cita rasanya tidak diragukan lagi. Jadah Tempe ini juga dikenal sebagai makanan perjuangan dengan warna merah putih, di mana jadah berwarna putih dan tempe bacem berwarna merah.


15. Salak Pondoh

Salak Pondoh, komoditas unggulan Daerah Istimewa Yogyakarta. Salak Pondoh adalah salah satu komoditas hortikultura khas dan unggulan Yogyakarta. Keunggulan Salak Pondoh terletak pada rasanya yang manis dan tidak sepat, bahkan saat buahnya masih muda.


Salak Pondoh memiliki berbagai varian seperti pondoh super, pondoh hitam, pondoh gading, dan pondoh nglumut yang berukuran besar, serta varian lainnya. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, sentra penghasil salak pondoh berada di kawasan lereng Gunung Merapi, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.


Oleh-oleh khas Yogyakarta adalah cermin kekayaan budaya dan tradisi kota ini, bukan hanya sebagai kenang-kenangan tetapi juga sebagai penghargaan terhadap kebudayaan lokal bagi wisatawan.


Selain itu, Auto2000 Digiroom menyediakan layanan mobil Toyota hybrid untuk jarak jauh. Mobil ini efisien dan ramah lingkungan, memberikan kenyamanan dan keamanan dalam menjelajahi destinasi Anda. Setelah berbelanja oleh-oleh di Yogyakarta, manfaatkan layanan mobil Toyota hybrid dari Auto2000 Digiroom untuk pengalaman berkendara yang menyenangkan.


Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Gambar hanya ilustrasi

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.