LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Mitos atau Fakta, Benarkah Ban Mobil Punya Masa Kadaluwarsa?


Auto2000.co.id – Ban sebagai salah satu komponen vital dalam kendaraan, masih menarik untuk dibahas. Salah satunya, bicara soal masa kadaluwarsa atau usia ban. Mitos atau fakta soal ini?

Di lapangan, tidak sedikit konsumen pengguna mobil terjerumus dalam pernyataan tersebut yang mendorong perilaku sangat selektif ketika akan mengganti ban mobil.
Terlebih saat konsumen membeli ban dan mendapati kode produksi yang ada pada dinding tidak sesuai dengan tahun pembeliannya. Kondisi ini mendatangkan beragam pertanyaan.
Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengklaim banyak orang yang salah kaprah soal penyematan kode produksi di dinding ban. Kode produksi dicantumkan sesuai dengan indentitasnya, kapan waktu ban diproduksi di pabrik.

BACA JUGA : Benarkah Kode Produksi Ban Sebagai Tanda Ban Tidak Layak Pakai?

“Sebenarnya di ban itu tidak pernah ada pencantuman tanggal kadaluwarsa, yang ada itu adalah kode produksi yang memang menandakan tahun pembuatan dari ban itu sendiri,” jelas Suparna.

“Contoh 2018, artinya ban tersebut dibuat pada minggu ke-20 tahun 2018, bukan lantas berati ban itu kadaluwarsa pada tanggal itu,” tegasnya.

Anggapan ban memiliki masa kadaluwarsa menurut Suparna merupakan isu yang harus ditepis dengan serius, karena dari pihak pabrikan ban sendiri tidak pernah menyatakan waktu kadaluwarsa suatu ban.

Konsumen sebagai pemilik mobil juga harus pintar menanggapi suatu isu, jangan langsung menelan suatu informasi secara bulat-bulat.

BACA JUGA : Waspadalah, Ini Sebab dan Cara Mengatasi Aquaplaning

Bahkan Suparna menjelaskan hampir sebagai mobil baru, keluaran tahun 2019 ini masih menggunakan kode ban yang diproduksi pada tahun 2018. Lantas apakah semua ban mobil baru keluaran 2019 itu sudah lewat usia pakai ?

Hal tersebut tentunya dibantah oleh Suparna, karena tiap mobil baru yang keluar dari pabrik, terutama Toyota sudah melewati proses quality control (QC) semua aspek, sampai ban sekalipun.

“Kode produksi ban bisa mundur beberapa bulan sampai diterima pelanggan, misal Maret 2019 ini, saat konsumen beli mobil dan mendapati ternyata banya masih produksi 2018, bukan berarti itu sudah basi atau kadaluwarsa,” urainya.

“Secara kaulitas dan jaminan ban yang dipasang pada mobil sudah diuji baik dari pabrikan ban dan mobilnya sendiri,” ucapnya. Suparna menegaskan bila tidak ada ukuran pasti mengenai masalah kadaluwarsa ban.

BACA JUGA : Waspadalah, Ini Sebab dan Cara Mengatasi Aquaplaning

Meski ban produksi 2018 dan digunakan pada mobil keluaran 2019, tapi secara pemakaian normal dan mendapat perawatan seperti tidak lupa mengecek tekanan udaranya, walau digunakan sampai tiga tahun ke depan masih terjamin kualitasnya.

“Yang jadi masalah adalah ban yang tidak digunakan lalu disimpan lebih dari satu atau dua tahun dengan cara yang salah,” jelas Suparna lagi.

“Kondisi ini membuat ban bisa rusak, sama saja seperti kita beli sepatu baru, lalu disimpan terlalu lama tanpa digunakan, ujung-ujungnya kerap kita temui antara sol karet dan lemnya sudah renggang,” ujarnya.

​​​​​​​Faktor kerusakan terebut lebih karena adanya ketidakcocokan soal suhu dan kelembaban udara. Atau bisa juga dikarenakan faktor ekternal, seperti permukaan ban yang kena cairan kimia saat disimpan, seperti oli atau bensin.

Share this article
Tanya Tasia