LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Lakukan 5 Jurus Perawatan Mobil Ini Supaya Mesin Mobil Anda Tidak Mudah Mogok dan Bikin Repot


Auto2000.co.id – Mesin adalah salah satu aset utama mobil Toyota Anda. Mesin mobil yang sehat dan prima membuat aktivitas dapat berjalan lancar dan nyaman.
Sekalinya bermasalah, pasti langsung bikin kesal, apalagi kalau sampai mogok. Termasuk juga potensi mengeluarkan biaya yang lumayan besar untuk perbaikan.

Memang mobil modern sudah sulit dirawat karena mengandalkan sistem komputer. Namun begitu, tetap ada beberapa bagian yang masih bisa Anda cek sendiri di waktu luang.
Nah, tidak ada salahnya Anda melakukan pengecekan dan perawatan ringan kendaraan Toyota kesayangan sembari mencucinya di hari libur. Dan ini beberapa di antaranya yang bisa Anda lakukan sendiri.

BACA JUGA : Masuk Musim Hujan, Pastikan 7 Komponen Mobil Ini Dalam Kondisi Baik Supaya Anda Tenang di Jalan

1. Aki mobil

Pasti sangat tidak nyaman bila di pagi hari tiba-tiba mobil Anda tidak mau dinyalakan. Semakin bikin kesal jika Anda mau buru-buru pergi lantaran sudah ditunggu meeting atau ada keperluan penting lainnya.

Padahal langkah antisipasi agar mobil tidak susah di-starter sangatlah mudah. Yang terpenting pastilah dari sektor baterai atau aki mobil.
Seperti mengecek kondisi baterai atau aki kendaraan dengan cara cek ukuran tingkatan air untuk aki basah. Jika kurang, segera tambah sesuai takaran.
Sedangkan untuk aki bebas perawatan alias aki kering cukup diperiksa sisa usia pakainya, dibersihkan dan diperiksa pemasangannya. Bersihkan kepala aki bila ada kotoran atau sisa kerak, terutama untuk aki basah.

BACA JUGA : Masuk Musim Hujan, Inilah Tips Cara Merawat Kaca Mobil Supaya Tidak Menyulitkan Saat Hujan Turun

2. Oli mesin

Pastikan mengganti oli mesin sesuai rekomendasi pabrikan mobil. Jika tidak dilakukan penggantian oli, maka ada beberapa risiko yang harus siap Anda tanggung.
Ini karena sifat kimiawi oli akan berubah seiring waktu, bahkan sampai rusak bila kondisi kerja cukup berat seperti sering terkena macet. Alhasil performa oli dalam membantu pelumasan mesin mobil tidak akan efektif.

Meski mobil jarang digunakan, bukan berarti Anda tidak perlu mengganti oli mesin. Kembali karena terkait sifat kimiawi oli yang akan berubah dan terjadi proses oksidasi akibat mengendapnya uap air.

Ketika mengganti oli, usahakan kamu juga mengganti filter oli sesuai aturan produsen mobil. Hal ini untuk membuat kualitas oli tetap terjaga hingga saatnya diganti kembali.

BACA JUGA : Ada Gempa Bumi dan Tsunami, Lakukan 2 Tahapan Ini Untuk Menyelamatkan Diri dan Mobil Toyota Kesayangan Anda

3. Radiator

Radiator pada mesin mobil berperan untuk menjaga suhu mesin tetap dingin. Artinya, radiator merupakan komponen yang berfungsi untuk menjaga mesin agar tidak cepat panas atau over heating.

Dengan rutin memeriksa radiator yang meliputi pemeriksaan kebocoran, pengurasan dan penggantian air, maka performa radiator akan tetap terjaga. Sehingga tugasnya sebagai pendingin mesin akan berjalan dengan baik.

Jangan gunakan air keran saat mengganti dan menguras air radiator, lebih baik pakai radiator coolant. Atau minimal air galon yang lebih steril dari kotoran.
Punya tugas vital dan berat, periksa juga kipas pendingin radiator. Pastikan kipas bekerja dengan baik untuk membantu proses pendinginan mesin.

BACA JUGA : Inilah Alasan Toyota Avanza Baru Begitu Disukai Keluarga Indonesia, Nomor 7 Paling Unik dan Sangat Penting

4. Timing belt

Timing belt merupakan sabuk yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda-roda gigi yang terhubung ke bagian internal mesin. Tugasnya mengatur putaran camshaft dan crankshaft agar selaras dan optimal.

Jika komponen ini rusak ditandai dengan adanya suara-suara kasar ketika mesin sudah mulai menyala, terutama untuk timing belt dengan bahan rantai.
Kerusakan timing belt yang dibiarkan berlarut akan menyebabkan putus. Nah, putusnya timing belt secara tiba-tiba akan membuat komponen tertentu pada mesin rusak. Paling fatal, mobil harus turun mesin.

Terkait mekanisme pemutar, periksa juga sabuk pemutar alternator dan kipas pendingin radiator. Awam menyebutnya tali kipas.

Kalau sudah aus biasanya ditandai dengan suara mendecit. Jangan abai sampai putus, segera ganti jika sudah seperti itu atau saat sudah waktunya diganti.

BACA JUGA : Melindungi Saat Kecelakaan, Inilah Beberapa Hal Yang Harus Anda Ketahui Mengenai Airbag

5. Cairan pendukung

Selain oli mesin, mobil punya cairan lainnya yang mesti dicek secara berkala. Seperti minyak rem, minyak kopling untuk mobil manual, minyak power steering, dan juga oli transmisi.
Mengecek seluruh cairan tersebut membantu Anda memastikan bahwa performa mesin
selalu dalam kondisi terbaik. Oh ya, selalu lakukan penggantian cairan sesuai aturan karena sifat kimianya pasti berubah dan adanya proses oksidasi.

​​​​​​​Upaya lain merawat semua komponen penting di atas adalah dengan rutin membawa mobil ke bengkel resmi Auto2000 untuk melakukan servis berkala sesuai waktu yang telah ditentukan. Dengan begitu Anda tidak perlu lagi repot melakukan perawatan.
Agar mudah, praktis dan tidak banyak memakan waktu, Anda bisa melakukan booking service terlebih dahulu via aplikasi Auto2000 Mobile. Atau kalau mau lebih praktis dan nyaman, Anda bisa order layanan THS – Auto2000 Home Service.

Share this article
Tanya Tasia