Kiat Khusus Mudik di Malam Hari"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Kiat Khusus Mudik di Malam Hari

Menyambut liburan panjang nanti barangkali Anda tengah bersiap-siap menempuh perjalanan ke luar kota. Anda mungkin memutuskan untuk berangkat malam hari. Pertimbangannya, berangkat pada pagi hari atau pun siang pasti akan bertemu kemacetan. Jika demikian, tentu Anda perlu persiapan matang sebelum menempuh jarak jauh dalam keadaan gelap.

Situasi siang hari tentu berbeda dengan malam hari. Minimnya jarak pandang adalah salah satu masalah besar saat berkendara di malam hari. Apalagi jika jalur yang Anda lalui jarang terdapat lampu jalan. Biasanya keadaan seperti ini dapat ditemui pada jalur-jalur alternatif. Penerangan jalan sangatlah minim. Begitu juga dengan rambu-rambu peringatan.

Melihat hal itu, perlu adanya persiapan khusus. Tim AstraWorld.com menemukan kiat-kiat khusus untuk menghadapi kondisi itu. Berikut beberapa kiat yang online di situs www.sos.state.il.us:

  • Pastikan lampu utama berfungsi dengan baik. Lihat apakah kondisinya masih bagus. Pastikan juga sekring-sekringnya dalam keadaan baik. Pemeriksaan ini perlu diperhatikan mengingat Anda akan menempuh perjalanan jauh, yang tentu saja menghabiskan cukup banyak waktu. Dengan kata lain, kerja lampu utama akan sedikit lebih banyak dari biasanya. Maka dari itu lampu harus dalam kondisi prima.
  • Pastikan kaca lampu utama dalam kondisi bersih. Jika perangkat penerang itu kotor maka kemungkinan besar akan mengurangi jarak pandang. Idealnya, menurut situs itu, lampu tersebut harus dapat menerangi jarak sekitar 150-an meter ke depan.
  • Kurangi penggunaan lampu penerang kabin saat sedang dalam perjalanan. Pantulan dari dalam kabin dapat membuat mata silau. Akibatnya, pandangan ke depan pun akan terganggu.
  • Jika pada lajur yang Anda lalui tidak terdapat lampu jalan (terutama ketika Anda sedang melaju di atas atau di samping tebing), kurangi kecepatan, dan gunakan garis jalan (baik yang di tengah maupun garis pinggir) sebagai patokan.
  • Sebisa mungkin jangan berhenti di lajur yang minim penerangan. Selain rawan kejahatan, kemungkinan besar, kendaraan lain tidak melihat keberadaan mobil Anda. Jika hal ini terpaksa Anda lakukan, gunakanlah segitiga pengaman sebagai penanda.

Selain tips-tips di atas, perlu diperhatikan juga bahwa lampu mobil-mobil lain terkadang dapat membuat mata ~terhipnotis~. Itu karena lampu (baik depan maupun belakang) adalah benda yang menarik di kala gelap. Ini bisanya terjadi jika pengemudi sudah merasa lelah. Maka dari itu, kondisi tubuh pun penting untuk diperhatikan. Usahakan istirahat cukup sebelum berangkat.

(AstraWorld)

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia