Kandungan Sulfur Pertamax dan Pengaruhnya terhadap Kualitas BBM

Diterbitkan8 Jul 2026

Kualitas bahan bakar tidak hanya ditentukan oleh angka oktan, tetapi juga oleh kandungan sulfur di dalamnya. Pada BBM seperti Pertamax, yang memiliki angka oktan RON 92, kandungan sulfur menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kebersihan pembakaran dan dampaknya terhadap mesin kendaraan.


Simak artikel ini untuk memahami kandungan sulfur Pertamax agar AutoFamily dapat lebih bijak dalam memilih bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan!

Apa Itu Kandungan Sulfur pada Pertamax?

Kandungan sulfur merupakan jumlah unsur sulfur (belerang) yang terdapat dalam bahan bakar. Dalam konteks BBM, sulfur menjadi salah satu komponen yang sangat diperhatikan karena dapat memengaruhi emisi gas buang dan kondisi mesin.

Pada Pertamax, kandungan sulfur telah diatur dalam spesifikasi resmi berdasarkan SK Dirjen Migas No. 179.K/10/DJM.S/2019.


Dalam aturan tersebut, batas maksimal kandungan sulfur untuk BBM RON 92 adalah maksimal 0,05% m/m atau sekitar 400 ppm.


Semakin rendah kandungan sulfur, maka semakin bersih proses pembakaran yang terjadi di dalam mesin.


Spesifikasi Kandungan Sulfur Pertamax

Berdasarkan standar yang ditetapkan, Pertamax memiliki batasan kandungan sulfur sebagai berikut:

  • Kandungan sulfur: maksimal 0,05% massa (m/m)
  • Sulfur merkaptan: maksimal 0,002% massa

Selain sulfur, Pertamax juga memiliki spesifikasi lain yang mendukung kualitas pembakaran, seperti angka oktan RON 92, kandungan logam nol, serta kontrol ketat pada kandungan benzena dan aromatik.


Hal ini menunjukkan bahwa Pertamax dirancang untuk menjaga keseimbangan antara performa mesin dan standar emisi yang berlaku.


Baca Juga: Pertamax Turbo Untuk Kompresi Berapa?


Mengapa Kandungan Sulfur Penting dalam BBM?

Meskipun oktan sering menjadi perhatian utama, kandungan sulfur juga memiliki peran yang tidak kalah penting dalam kualitas bahan bakar.


Beberapa alasan mengapa sulfur penting antara lain:

  • Menentukan tingkat kebersihan pembakaran di mesin
  • Mempengaruhi emisi gas buang kendaraan
  • Berpotensi menyebabkan korosi pada komponen mesin
  • Berhubungan dengan pembentukan endapan di ruang bakar

BBM dengan sulfur rendah umumnya menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dan lebih ramah lingkungan.


Dampak Kandungan Sulfur pada Mesin Kendaraan

Kandungan sulfur yang terlalu tinggi dalam bahan bakar dapat memberikan dampak negatif pada mesin kendaraan.


Beberapa dampak tersebut meliputi:

  • Pembakaran menjadi kurang optimal
  • Terbentuknya kerak atau deposit karbon di ruang mesin
  • Penurunan performa mesin secara bertahap
  • Peningkatan risiko korosi pada komponen logam

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi efisiensi dan umur pakai mesin kendaraan.


Hubungan Oktan dan Sulfur pada Pertamax

Pertamax memiliki angka oktan RON 92 yang membuatnya lebih tahan terhadap knocking dibandingkan bahan bakar beroktan lebih rendah.


Namun, kualitas BBM tidak hanya ditentukan oleh oktan. Kandungan sulfur juga menjadi faktor penting dalam menentukan “kebersihan” bahan bakar.


Idealnya, BBM berkualitas tinggi memiliki kombinasi:

  • Oktan yang sesuai dengan kebutuhan mesin
  • Kandungan sulfur yang rendah
  • Stabilitas pembakaran yang baik

Dengan kombinasi ini, mesin dapat bekerja lebih optimal dan efisien.


Baca Juga: 7 Perbedaan Pertamax dan Pertamax Turbo


Spesifikasi Lengkap Pertamax

Selain kandungan sulfur, Pertamax memiliki spesifikasi teknis lain yang diatur secara ketat, antara lain:

  • RON: 92
  • Kandungan timbal (Pb): 0,013 g/l
  • Logam: 0
  • Fosfor: 0
  • Benzena: maksimal 5% v/v
  • Aromatik: maksimal 50% v/v
  • Oksigen: 2,7% m/m
  • Stabilitas oksidasi: minimal 480 menit
  • Warna: biru
  • Penampilan: terang dan jernih
  • Tekanan uap: 45–60 kPa
  • Berat jenis: 715–770 kg/m³

Spesifikasi ini menunjukkan bahwa Pertamax dirancang untuk memenuhi standar kualitas bahan bakar yang cukup ketat di Indonesia.


Apakah Pertamax Sudah Ramah Lingkungan?

Dengan kandungan sulfur yang dibatasi dan kontrol ketat terhadap komposisi kimia lainnya, Pertamax tergolong lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar dengan kualitas lebih rendah.


Namun, dibandingkan varian BBM yang lebih tinggi seperti Pertamax Turbo atau bahan bakar berstandar Euro 4, kandungan sulfur Pertamax masih berada pada level yang lebih tinggi.


Meski demikian, Pertamax tetap menjadi pilihan yang lebih baik untuk mesin modern dibandingkan BBM beroktan rendah.


Baca Juga: Pertamax RON Berapa? Ini Spesifikasinya


Key Takeaways

  • Kandungan sulfur Pertamax dibatasi maksimal 0,05% m/m atau sekitar 400 ppm.
  • Sulfur berpengaruh pada kebersihan pembakaran, emisi, dan kondisi mesin.
  • BBM dengan sulfur rendah membantu mengurangi risiko korosi dan kerak mesin.
  • Pertamax memiliki RON 92 dengan spesifikasi ketat sesuai standar Migas.
  • Kualitas BBM tidak hanya ditentukan oleh oktan, tetapi juga kandungan sulfur dan komposisi lainnya.

CEK PROMO MENARIK UNTUK MOBIL TOYOTA ANDA HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM!

Dapatkan Perawatan Mesin Optimal di Bengkel Auto2000!

Memahami kandungan sulfur Pertamax membantu AutoFamily lebih bijak dalam memilih bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Pemilihan BBM yang tepat berperan penting dalam menjaga performa mesin tetap optimal dan efisien dalam jangka panjang.


Toyota menghadirkan berbagai mobil dengan teknologi mesin modern yang dirancang untuk bekerja optimal dengan bahan bakar berkualitas. Perawatan rutin serta penggunaan BBM yang sesuai menjadi kunci menjaga performa mobil tetap prima.


Untuk kemudahan layanan, Anda dapat melakukan booking servis Toyota online melalui Auto2000 Digiroom sekarang juga dan nikmati berbagai kebutuhan kendaraan Anda dengan lebih praktis.


Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.