ignition-switch-adalah.jpeg

Apa Itu Ignition Switch dan Fungsinya?

Diterbitkan20 Jul 2023

Saat AutoFamily hendak menghidupkan kendaraan, Anda pasti memasukkan kunci ke lubang dan memutarnya ke posisi start. Itu adalah salah satu fungsi dari ignition switch. Secara khusus, ignition switch adalah rangkaian khusus yang bisa diaktifkan oleh sebuah kunci, yang mana kunci tersebut didesain hanya untuk satu lubang ignition saja.

Sebagaimana komponen mobil pada umumnya, ignition switch ini perlu AutoFamily rawat agar performanya selalu dalam keadaan optimal ketika hendak digunakan. Untuk itu, penting bagi Anda melakukan servis mobil berkala di bengkel Auto2000.

Di Auto2000 juga tersedia kupon servis yang bisa Anda manfaatkan serta promo Toyota bagi AutoFamily yang hendak membeli mobil impian dalam waktu dekat ini. Kunjungi Auto2000 sekarang juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Mengenai pembahasan ignition switch ini, AutoFamily harus tahu fungsinya secara lebih lengkap. Kalau begitu, mari simak pembahasan yang lebih mendalam mengenai fungsi dari ignition switch tersebut.

Sekilas Mengenai Ignition Switch

Ignition switch merupakan sebuah komponen pada sistem pengapian kendaraan bermotor, termasuk mobil. Biasa juga disebut sakelar pengapian ini adalah perangkat yang digunakan untuk menghidupkan dan mematikan mesin kendaraan. Biasanya, ignition switch terletak di sekitar kemudi atau di dekat panel instrumen mobil.

Dalam posisi "On", ignition switch akan mengaktifkan sistem pengapian, pompa bahan bakar, sistem penyalaan lampu, dan berbagai perangkat elektronik lainnya.

Baca juga:5 Kemungkinan Penyebab Mobil Matic Tidak Bisa Distarter

Sedangkan dalam posisi "Off" atau "Acc" (accessory), ignition switch akan mematikan mesin kendaraan, namun tetap memungkinkan penggunaan perangkat-perangkat elektronik seperti radio atau kipas angin.

Ignition switch juga dilengkapi dengan posisi "Start" yang berfungsi untuk menghidupkan mesin kendaraan. Pada posisi ini, ignition switch akan menghubungkan sumber listrik ke motor starter, sehingga mesin dapat dinyalakan.

Setelah mesin menyala, AutoFamily dapat melepaskan kunci dari ignition switch dan mengembalikannya ke posisi "On" atau "Acc".

DAPATKAN PERAWATAN MOBIL YANG COCOK SESUAI DENGAN MODEL MOBIL TOYOTA ANDA DENGAN PAKET SERVIS TOYOTA DARI AUTO2000 DIGIROOM

Fungsi Ignition Switch pada Mobil

Ignition switch menjadi salah satu komponen krusial dalam sistem pengapian pada mobil. Sakelar pengapian ini berfungsi dalam menghidupkan dan mematikan mesin kendaraan, serta mengendalikan berbagai sistem lainnya. Mari simak uraian lengkapnya di bawah ini.

1. Menghidupkan dan Mematikan Mesin Kendaraan

Fungsi utama ignition switch adalah menghidupkan dan mematikan mesin kendaraan dengan mudah. Ketika AutoFamily memasukkan kunci ke dalam ignition switch dan memutarnya ke posisi "Start", sebuah rangkaian arus listrik akan mengalir ke motor starter.

Kemudian, motor starter ini akan mengaktifkan mesin kendaraan dengan memutar kruk as atau menggerakkan komponen lain yang diperlukan untuk memulai proses pembakaran bahan bakar di dalam silinder mesin. Seiring dengan itu, sistem pengapian dan pompa bahan bakar juga akan diaktifkan.

Setelah mesin berjalan dan stabil, AutoFamily dapat memutar kunci kembali ke posisi "Off" atau "Acc" untuk mematikan mesin. Dalam posisi ini, arus listrik akan terputus dan semua sistem kendaraan akan berhenti beroperasi, termasuk sistem pengapian dan pompa bahan bakar.

Baca juga: Bahaya Mesin Mobil Tetap Menyala Saat Isi Bensin

2. Mengaktifkan Sistem Pengapian

Ignition switch memiliki peran yang penting dalam mengaktifkan sistem pengapian pada kendaraan. Ketika kunci ignition switch berada pada posisi "On", sebuah aliran arus listrik akan mengalir ke koil pengapian.

Untuk koil pengapian ini sendiri berfungsi meningkatkan tegangan arus listrik yang masuk, sehingga mampu menciptakan percikan api yang kuat pada busi.

Saat percikan api terjadi di busi, bahan bakar di dalam silinder mesin akan terbakar secara tepat dan pada waktu yang diinginkan. Proses inilah yang membuat mesin dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan.

Baca juga: Cara Merawat Fitur Start/Stop Engine Toyota

3. Mengontrol Pompa Bahan Bakar

Fungsi ignition switch juga melibatkan pengontrolan pompa bahan bakar pada kendaraan. Ketika ignition switch berada pada posisi "On", ignition switch akan mengaktifkan pompa bahan bakar, sehingga bahan bakar dapat mengalir dengan lancar ke dalam mesin kendaraan.

Dalam posisi ini, aliran bahan bakar yang tepat akan memastikan bahwa mesin memiliki pasokan yang cukup untuk pembakaran dan kinerja yang optimal. Namun, ketika ignition switch berada pada posisi "Off" atau "Acc", ignition switch akan mematikan pompa bahan bakar, sehingga menghentikan aliran bahan bakar ke mesin.

Hal ini berguna saat mesin tidak sedang beroperasi, seperti saat parkir atau ketika pengemudi hanya ingin menggunakan sistem elektronik lainnya tanpa menghidupkan mesin secara penuh.

NIKMATI PERJALANAN BERSAMA KELUARGA YANG NYAMAN DENGAN MENJAGA KONDISI MOBIL AGAR SELALU PRIMA DI AUTO2000

4. Menghidupkan dan Mematikan Sistem Penerangan

Ignition switch juga memainkan peran penting dalam menghidupkan dan mematikan sistem penerangan pada kendaraan. Ketika kunci ignition switch berada pada posisi "On", aliran arus listrik akan mengalir ke sistem lampu di dalam kendaraan.

Hal ini memungkinkan lampu depan, lampu belakang, lampu sein, lampu rem, dan berbagai lampu lainnya menyala dengan baik.

Namun, ketika ignition switch diputar ke posisi "Off" atau "Acc", ignition switch akan mematikan sistem penerangan. Dalam posisi ini, aliran arus listrik ke lampu-lampu akan terputus, sehingga lampu-lampu pada kendaraan akan mati.

Baca juga: Cari Tahu Fungsi Lampu Kota pada Mobil Anda

Dari pembahasan di atas, ignition switch adalah salah satu komponen penting dalam kendaraan, terutama untuk memastikan mobil Anda bisa menyala tanpa terjadi kendala. Jadi, penting sekali bagi AutoFamily melakukan perawatan rutin agar mobil Anda selalu dalam keadaan optimal, termasuk ignition switch ini.

Untuk melakukan perawatan rutin mobil di Auto2000, Anda bisa booking service online terlebih dahulu melalui Auto2000 Digiroom. Setelah itu, Anda bisa berkunjung ke bengkel Auto2000 terdekat.

Tidak hanya menyediakan layanan perawatan mobil berkala, Anda juga bisa membeli mobil impian di dealer Auto2000. Tersedia berbagai kelas mobil, seperti sedan, MPV, SUV, hingga hatchback yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

Toyota Calya menjadi salah satu mobil MPV yang dapat Anda pilih. Toyota Calya memiliki tiga varian yang berbeda, yaitu Toyota Calya 1.2 E M/T, Toyota Calya 1.2 G M/T, dan Toyota Calya 1.2 G A/T. Ketiga varian ini memiliki mesin dengan jenis yang sama, yaitu DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.197 cc dan memiliki 4 silinder segaris.

Mesin ini memiliki kemampuan menghasilkan tenaga maksimum sebesar 88 ps/6.000 RPM dan torsi sebesar 11 kgm/4.200 rpm. Dibekali dengan teknologi canggih, Toyota Calya menjadi sangat efisien dalam hal konsumsi bahan bakar.

Mobil ini juga cocok sebagai mobil keluarga karena mampu menampung hingga 7 penumpang. Salah satu kelebihan tambahan yang dimiliki oleh varian Toyota Calya 1.2 G A/T adalah dilengkapi dengan Electronic Power Steering (EPS), yang memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan nyaman bagi pengemudi.

Jadi, tunggu apalagi? Kunjungi Auto2000 sekarang juga untuk meningkatkan performa mobil Anda secara keseluruhan.

Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.