LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Hati-hati Celaka, Begini Cara Pilih Ban Yang Tepat Untuk Musim Hujan

Auto2000.co.id

Kecelakaan punya potensi lebih sering terjadi saat musim hujan lantaran kondisi jalan yang berubah menjadi licin dan sulit diprediksi.
Selain kondisi jalan, faktor manusia juga pegang peran seperti kurang fokus atau membawa kendaraan dengan serampangan padahal kondisi jalan tidak memungkinkan.
Belum lagi bila kondisi jalan juga tidak baik, seperti berlubang atau timbul genangan di beberapa titik. Jika tidak hati-hati, bisa fatal akibatnya.
Namun begitu, aspek lain yang tidak kalah penting yang harus Anda perhatikan saat berkendara di musim hujan adalah ban. Karena ban merupakan satu-satunya perangkat mobil yang berhubungan langsung dengan jalan.
BACA JUGA : Begini Cara Cegah Karat Tumbuh di Bodi Mobil, Nomor 1 Deteksi Dini

Begitu Anda kehilangan kendali atas ban, seperti ketika menerjang genangan air sehingga menyebabkan aquaplaning, potensi kecelakaan sangat besar.
Sesuai dengan musim yang ada di Indonesia, sebaiknya mobil Anda menggunakan ban all condition (segala kondisi) sehingga dapat digunakan baik saat musim panas dan musim hujan.
Meski demikian, bukan berarti setiap mobil di Indonesia wajib menggunakan ban all condition. Tapi tidak ada salahnya Anda paham aspek teknis ban supaya tidak salah pilih.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai cara aman berkendara saat musim hujan, berikut tips cara memilih ban mobil untuk musim hujan.
BACA JUGA : Tidak Naik! Inilah Daftar Harga New Avanza dan New Veloz 2019

1. Profil ban
Hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah melihat buku manual kendaraan. Di dalamnya biasanya terdapat kejelasan mengenai segala sesuatunya yang berhubungan dengan mobil Toyota Anda, termasuk ban.
Pihak produsen mobil biasanya telah memerhatikan segala sesuatunya dengan baik untuk keselamatan dan kenyamanan Anda. Profil lebih rendah dari standar bisa meningkatkan pengendalian, tapi mengurangi kenyamanan.
Profil lebih tinggi dari standar bisa saja meningkatkan kenyamanan, tapi membuat mobil jadi lebih tinggi dan berpotensi limbung. Oleh sebab itu ikuti aturan yang ditetapkan oleh produsen tersebut.

2. Telapak ban
Sebaiknya Anda tidak memilih motif atau kembangan ban yang tidak lazim hanya untuk bergaya. Seperti menggunakan alur ban kering atau ban racing dengan alur ban minim.
BACA JUGA : Harga Tidak Naik, Inilah Deretan Fitur New Avanza dan New Veloz 2019
Risikonya, hal tersebut malah membuat mobil tidak aman digunakan melintas di jalan basah karena berkurangnya kemampuan dalam membuang genangan air. Pun motif ban basah kurang baik saat jalan kering karena relatif berisik dan kurang daya cengkeram.
Ban yang baik ialah yang memiliki motif bergaris dengan jarak optimal, tidak terlalu rapat dan tidak terlalu jarang. Pola bergaris tersebut memiliki daya cengkeram pas, yang berguna untuk memecah air saat melintasi genangan air di jalan.

Sedangkan ada dua jenis alur, yakni bidirectional dan unidirectional. Ban bidirectional mempunyai pola simetris dan bisa digunakan dalam dua arah.
Sementara ban unidirectional hanya mempunyai satu arah saja, sehingga arah putarannya tidak bisa dibalik. Jika dipasang terbalik, kemampuannya membuang air langsung menurun drastis.
BACA JUGA : Amazing! Ini 5 Fakta Keunggulan All New Camry Yang Bikin Anda Kagum
Di antara kedua jenis ban tersebut, yang cocok untuk digunakan pada saat musim hujan adalah ban jenis unidirectional. Ban ini dianggap lebih baik untuk memecah air.

3. Kompon ban
Kompon merupakan campuran material yang digunakan untuk membuat sebuah ban. Ada beberapa pilihan kompon ban yang umum di pasaran, seperti soft compound, medium compound, hard compound.
Untuk mendapatkan ban mobil dengan tipe terbaik di jalan kering sekaligus cocok untuk digunakan di jalan basah, Anda bisa memilih ban mobil dengan medium compound.
Soft compound memang memiliki daya cengkeram yang lebih baik, tapi kekurangannya adalah ban lebih cepat tergerus dan botak dibandingkan kompon yang lainnya.
BACA JUGA : Ini Alasan Anda Dilarang Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan Deras

Hard compound lebih awet dalam hal daya tahan namun biasanya kurang maksimal dalam urusan grip dan kurang nyaman karena relatif keras.
Sementara untuk dua musim, panas dan hujan seperti di Indonesia, ban yang paling sesuai adalah medium compound. Tentunya dengan tetap melihat aspek lain seperti profil ban, alur, dan motif kembangannya.
Agar lebih tenang dan nyaman, Anda bisa berdiskusi dengan service advisor bengkel resmi Auto2000. Mereka akan memberikan saran ban terbaik untuk mobil Anda.
Selain itu, ban yang dijual oleh bengkel resmi Auto2000 dijamin keasliannya serta memiliki kualitas pemakaian yang bisa dipertanggungjawabkan karena sesuai dengan rekomendasi Toyota.

Share this article
Tanya Tasia