LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Faktor yang Pengaruhi Kecepatan Perbaikan Mobil Bekas Tabrakan


Auto2000.co.id – Selain bengkel teknis, Auto2000 juga memiliki fasilitas bengkel bodi dan cat. Fasilitas perbaikannya beragam, mulai dari kerusakan ringan sampai yang berat, seperti mobil bekas tabrakan.

Soal hasil tidak perlu diragukan, mobil dengan beragam kondisi bisa dikembalikan seperti semula. Bahkan selain kualitas, konsumen tetap mendapat jaminan perbaikan atau garansi dengan tenor hingga enam bulan.

Lantas berapa lama waktu pengerjaan yang dibutuhkan untuk mobil yang mengalami kerusakan parah? Contohnya seperti kerusakan pada sektor bodi dan sasis kendaraan.

Menjawab hal ini, Kepala Bengkel Body and Paint Auto2000 Kenjeran Surabaya Yusuf Bahtiar, menjelaskan bahwa jangka waktu pengerjaan untuk mobil yang mengalamai kerusakan parah itu sangat relatif, karena tergantung dari beragam aspek.

BACA JUGA : Sambut Ramadhan  dan Pemilu 2019, Auto2000 Menawarkan Diskon Biaya Jasa, Oli dan Spare Part dalam Program Pre Holiday Campaign dan Tunjukkan Jarimu

“Untuk perbaikan mobil yang mengalami kerusakan parah sangat tergantung dari tiga faktor,” jelas Yusuf.

“Pertama kecepatan approval dari pihak asuransi, lalu kecepatan suplai suku cadang yang dibutuhkan, dan terakhir dari level kerusakan yang dialami oleh mobil itu,” ujar Yusuf beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan bahwa dari ketiga faktor tadi, paling menentukan sebenarnya adalah yang pertama. Karena biasanya pihak asuransi akan melakukan penyelidikan lebih dulu untuk mengetahui penyebab kerusakan mobil.

Bila prosesnya mulus dan sudah mendapat ‘lampu hijau’ dari asuransi, bengkel hanya tinggal menunggu turunnya surat perintah kerja. Baru setelah itu pengerjaan perbaikan mulai dilakukan.

BACA JUGA : Bukan April Mop, Modal Rp 5 Juta Anda Bisa Beli New Avanza di Auto2000

“Untuk faktor kedua, masalah suku cadang memang memerlukan waktu, tapi biasanya tidak akan terlalu lama,” urai Yusuf.

“Kenapa butuh waktu, karena biasanya saat kecelakaan parah akan melibatkan komponen slow moving, yang secara jenis itu bervariasi, dan hal ini berkaitan dengan faktor ketiga,” katanya.

Menurut Yusuf, salah satu kasus yang pernah ditangani untuk perbaikan mobil dalam kondisi rusak parah pengerjaanya memakan waktu antara dua sampai tiga bulan.

BACA JUGA : Lakukan Servis Berkala Tiap 6 Bulan dan Anda Bisa Dapat Hadiah Ini Gratis

Bahkan bisa lebih, karena setelah mobil jadi tentu perlu ada pengecekan terakhir guna memastikan mobil sudah aman untuk digunakan kembali.

“Perlu diketahui, untuk unit yang sifatnya perbaikan heavy damage itu proses final inspecionnya juga khusus. Kami harus benar-benar memastikan bila hasil pengerjaan sudah oke,” jelas Yusuf.

​​​​​​​“Kita biasanya melakukan road tes, pastikan semua sistem pada kendaraan normal dan kembali berjalan mulus,” tutupnya.

Share this article
Tanya Tasia