LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Astra Mendapat Penghargaan dari Kemenkop dan UKM RI

Astra Mendapat Penghargaan dari Kemenkop dan UKM RI

JAKARTA : Pada hari ini, Senin, 17 Oktober 2011, PT Astra International Tbk menerima sertifikat penghargaan dari Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia atas partisipasi dalam membina dan mengembangkan Koperasi serta Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI, DR. Sjarifuddin Hasan, MM, MBA kepada Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto di Gedung Astra pusat, Sunter-Jakarta Utara.

Penghargaan tersebut diberikan atas pertimbangan kriteria pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta yang dapat ditunjukkan dan secara nyata menghasilkan output dan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Prijono menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan tersebut kepada Astra. Penghargaan tersebut merupakan tantangan bagi Astra dan juga YDBA ke depan dalam menjalankan program-programnya. “Saya berharap Astra melalui YDBA dapat terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak khususnya anak-anak perusahaan dan pemerintah dalam melaksanaan pembinaan dan pengembangan UMKM”, ujar Prijono dalam sambutannya.

Hingga semester I 2011, jumlah UMKM binaan YDBA 7.238, terdiri dari UKM manufaktur, UMKM bengkel roda-2 dan roda-4, pertanian dan kerajinan. Nilai order Grup Astra kepada 312 UKM Subkontraktor pada tahun 2010 berjumlah Rp 6,8 Triliun. Dari 312 UKM Subkontraktor yang dibina YDBA, 58 diantaranya sudah menjadi UKM Mandiri.

YDBA juga telah menjalin kerjasama dengan Kemenkop & UKM RI dalam pembinaan dan pengembangan UMKM dengan mendirikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Warbis Rasuna sejak tahun 2000 hingga sekarang. Programnya meliputi program pelatihan dan pendampingan Teknik, Manajemen, Fasilitasi Pemasaran, Fasilitasi Pembiayaan dan Teknologi Informasi.

Hingga saat ini YDBA memiliki 9 (sembilan) LPB, terdiri dari: LPB Warbis Rasuna (DKI Jakarta), LPB Gianyar (Bali), LPB PPKP Mataram (Nusa Tenggara Barat), LPB Adaro Pama (Balangan, Kalimantan Selatan), dan LPB Pama Mitra Daya (Kutai Barat, Kalimantan Timur), LPB Mitra Bersama, Sidoarjo (Jawa Timur), LPB Mitra Bersama, Palembang (Sumsel) dan LPB Mitra Bersama, Bukittinggi (Sumbar). Ketiga LPB terakhir, yaitu LPB Mitra Bersama di atas merupakan hasil kerjasama antara Astra-BCA-Pertamina. Konsep pendirian LPB merupakan perpanjangan tangan sekaligus partner strategis YDBA dalam pembinaan dan pengembangan UMKM di daerah. Dengan demikian, keberadaan LPB bisa membantu YDBA untuk menjangkau UMKM di daerah.

Untuk membantu permodalan UMKM di daerah, YDBA bekerjasama dengan perusahaan Grup Astra, lembaga pemerintah, serta berbagai institusi terkait mendirikan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dengan Badan Hukum Koperasi. Keberadaan LKM ini juga merupakan sumber pembiayaan alternatif. Dengan demikian, terbuka pilihan bagi UMKM untuk mengajukan pembiayaan usaha kepada perbankan atau LKM.

YDBA telah mendirikan 9 LKM yang tersebar di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Nasabah 9 LKM ini mencapai 3 ribu lebih dengan beragam bidang usaha seperti usaha tani sawit, pembibitan karet, perikanan, bengkel sepeda motor, katering dan waserda. Jumlah kredit yang tersalurkan lebih dari Rp 7 milyar sedangkan tabungan yang terhimpun sebanyak Rp 1,8 milyar.

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia