Apa yang Harus Dilakukan Ketika Lampu Indikator Oli Menyala Saat Menyetir Mobil?

Diterbitkan13 Okt 2025

Ketika lampu indikator oli menyala tiba-tiba, tentu hal ini dapat menimbulkan rasa cemas saat berkendara. Lampu indikator oli yang terletak di dasbor mobil Anda adalah komponen vital yang memberi tahu Anda tentang status pelumasan mesin kendaraan.


Ternyata, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan lampu indikator oli menyala. Mari membahas berbagai penyebab lampu indikator oli menyala serta apa yang harus Anda lakukan saat hal ini terjadi.


Penyebab Indikator Oli Menyala Tiba-Tiba

Terdapat beberapa faktor penyebab lampu indikator oli yang menyala saat berkendara. Berikut ini adalah penjelasannya.


1. Tekanan Oli Mesin Turun Drastis

Jika lampu oli mobil menyala ketika Anda menyetir, artinya tekanan oli mesin Anda telah turun drastis. Mesin mobil membutuhkan pasokan oli yang tetap untuk melumasi semua bagiannya.


Oleh karenanya, mobil tidak boleh dibiarkan berjalan lama tanpa adanya tekanan oli yang memadai. Menyetir tanpa tekanan oli yang cukup dapat merusak mesin Anda secara signifikan.


2. Sensor Tekanan Oli Mesin Rusak

Selanjutnya, lampu indikator oli mobil juga bisa menyala akibat adanya kerusakan pada sendor tekanan oli. Ketika sensor ini rusak atau kurang akurat, ada kemungkinan sensor ini memberikan sinyal yang keliru sehingga lampu indikator oli tetap menyala pada dasbor mobil.


3. Pompa Oli Mesin Rusak

Penyebab indikator oli mobil menyala yang terakhir adalah pompa oli mobil yang mengalami kerusakan. Selain menyalurkan oli mobil, pompa juga memiliki peran sebagai pengontrol tekanan dan sirkulasi oli mobil.


Ketika pompa oli kurang efisien dalam menyalurkan oli mesin, sensor tekanan oli akan mengindikasikan adanya ketidaknormalan terhadap tekanan aliran tersebut maka sinyal yang dikirimkan berupa lampu indikator yang terus menyala.

Cara Mengatasi Lampu Indikator Oli Menyala

Indikator lampu oli yang menyala menandakan bahwa tekanan atau volume oli berkurang dan harus segera ditambah. Ketika lampu oli menyala saat menyetir, segeralah bertindak dengan melakukan lima cara ini:


1. Menepi dan Matikan Mesin

Begitu lampu indikator oli menyala, pengemudi harus segera menepi di tempat aman dan mematikan mesin. Mengabaikan tanda ini dapat memperburuk kondisi mesin karena pelumasan tidak berjalan normal. Prioritaskan keselamatan Anda dan penumpang sebelum melakukan pengecekan.


2. Periksa Level Oli dengan Dipstick

Buka kap mobil dan gunakan dipstick untuk memeriksa level oli. Jika volume oli rendah, segera tambahkan oli hingga mencapai batas maksimum yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Pastikan kondisi oli tidak terlalu kental atau berubah warna karena menandakan oli rusak.


Baca Juga: Apa itu Oli Gardan, ini fungsi kerjanya


3. Cari Tanda Kebocoran Oli

Jika level oli berkurang secara signifikan, kemungkinan terdapat kebocoran oli. Periksa bagian bawah mesin untuk melihat apakah ada tetesan oli atau filter oli yang longgar. Kebocoran internal juga bisa menjadi penyebab indikator oli menyala kembali setelah diisi.


4. Tambahkan Oli dan Periksa Ulang Lampu Indikator

Setelah menambahkan oli, nyalakan mesin dan perhatikan apakah lampu indikator oli masih menyala. Jika indikator tetap menyala, bisa jadi tekanan oli belum kembali normal atau ada komponen yang rusak seperti pompa oli atau sensor tekanan oli.


5. Jangan Melanjutkan Perjalanan Jika Lampu Tetap Menyala

Jika setelah menambah oli dan memeriksa kondisi oli lampu masih menyala, sebaiknya jangan membawa mobil terlalu jauh. Kemungkinan besar terdapat masalah pada sistem pelumasan yang hanya bisa diatasi oleh mekanik profesional. Segera bawa kendaraan ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut agar mesin tidak rusak.


Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Common Rail?

Mengapa Tidak Boleh Mengabaikan Sensor Oli?

Sensor oli membantu memantau kondisi tekanan oli mesin dan memberikan peringatan melalui lampu indikator di dasbor ketika terdeteksi kondisi yang tidak normal.


Jika lampu indikator oli menyala saat mesin hidup, jangan mengabaikannya karena tekanan oli yang tidak sesuai dapat mengganggu proses pelumasan dan berisiko menyebabkan kerusakan pada komponen mesin.


Segera menepi di tempat yang aman, matikan mesin, lalu periksa kondisi oli sesuai prosedur pada buku pedoman kendaraan. Jika lampu indikator tetap menyala atau level oli berada dalam kondisi normal, sebaiknya jangan melanjutkan perjalanan dan lakukan pemeriksaan di bengkel untuk mengetahui penyebabnya.


Servis Mobil Anda Secara Berkala di Bengkel Auto2000!

Jika kendaraan AutoFamily mengalami kendala pada bagian ini, segera kunjungi Auto2000 Digiroom sekarang juga apabila AutoFamily ingin melakukan ganti oli dan servis berkala. 


Jika Anda tidak memiliki waktu untuk membawa mobil ke bengkel, silakan lakukan booking layanan THS-Auto2000 Home Service melalui website atau aplikasi Auto2000 Mobile kami.



Kunjungi Dealer Toyota sekarang juga dan dapatkan berbagai Promo Dealer Mobil Toyota terbaru untuk berbagai jenis layanan purna jual Auto2000. Anda bisa jadwalkan kunjungandi sini.


Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.