LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Aman Mengemudi di Jalur Menanjak Saat Mudik

Bagi para pemula yang masih akan baru memulai mengendarai mobil secara lepas, jalur tanjakan merupakan hal yang paling banyak dikhawatirkan.

Dalam persoalan mengemudikan mobil sangatlah wajar hal tersebut terjadi karena butuhnya ketenangan dan pengalaman yang lebih jika melewati jalur tanjakan.

Berbeda jika mengemudikan mobil pada jalur datar umumnya. Para pengemudi mungkin hanya perlu memastikan untuk mengatur ritme injakan pedal gas dan teliti dalam melakukan pengereman bersamaan dengan kopling.

Namun berbeda jika di jalur tanjakan, sangatlah berbeda karena ketepatan pengendalian, kopling, rem dan pedal gas secara bersamaan.

Jelang Lebaran, para pengemudi pun ada yang mudik ke kampung halaman namun harus melewati jalan tanjakan untuk sampai ke tujuan.

Terlebih jika terjadi macet di jalur tanjakan, butuh extra pengendalian karena resiko bahaya yang mengintai. Kasus yang banyak terjadi karena kurang kewaspadaan dan gugup untuk para pemula adalah seringkali menabrak kendaraan yang ada di depannya. Dan tidak jarang malah meluncur ke arah belakang (mundur) yang beresiko kecelakan 2 kali lipat.

Berikut ada cara aman bagi Anda para pemula yang akan melewati jalur tanjakan saat mudik lebaran.

Memperhitungkan Kemiringan Tanjakan

Pertama-tama, saat akan melewati jalan tanjakan, Anda harus memperhitungkan kemiringan dari jalanan yang ada. Apabila jalanan yang Anda lewati tersebut tidak terlalu curam maka Anda bisa mengendarai mobil dengan tetap memposisikan gigi perseneling nomor 2 atau 3. Akan tetapi, posisikan gigi perseneling pada nomor 1 jika kemiringan kiranya terlalu curam.

Pengereman Saat Macet Pada Jalur Tanjakan

Mengerem kendaraan saat terjadi kemacetan di jalur tanjakan membutuhkan teknik khusus dan pengendalian yang tinggi. Mengerem pada tanjakan terdiri dari 3 cara yaitu berhenti dengan rem tangan jika kemacetan panjang.

Kemudian mengerem dengan menggunakan rem kaki apabila akan berhenti karena jeda sebentar dengan jalur tanjakan tidak terlalu tinggi. Dan yang terakhir adalah berhenti dengan setengah kopling apabila Anda di haruskan berhenti dalam jeda cukup singkat dengan tanjakan tidak terlalu tinggi.

Semoga bermanfaat.

(Mitha Purnama Dewi)
​​​​​​​
​​​​
Auto2000

Share this article
Tanya Tasia