Tips Auto2000: Waspada, Perhatikan Beberapa Faktor ini Saat Mengemudi Mobil di Bulan Puasa

Diterbitkan11 Mar 2026

Berpuasa di bulan Ramadan sudah menjadi rutinitas tahunan, namun masih ada beberapa yang perlu beradaptasi kembali, terlebih karena bersamaan dengan melakukan aktivitas harian dan harus mengemudikan kendaraan pribadi.


Nah agar berkendara sehari-hari tetap aman dan nyaman, penting untuk menyadari kondisi tubuh yang timbul saat berpuasa, dan bisa menimbulkan bahaya serta cara untuk menyikapinya. Berikut beberapa faktor yang bisa menjadi kendala beserta tips cara mengatasinya dari Auto2000, agar AutoFamily selalu aman berkendara di bulan Puasa:


Dehidrasi

Saat puasa, AutoFamily yang menjalankan puasa tidak minum selama lebih dari 12 jam, sehingga cairan tubuh bisa berkurang. Ditambah jika sering beraktivitas seperti berkendara, maka resiko mengalami dehidrasi akan meningkat. Meskipun biasanya tidak berdampak serius dan berbeda pada tiap orang, namun tetap bisa mengganggu aktivitas karena gejalanya biasanya muncul seperti pusing, sakit kepala, bahkan hingga lemas.

Solusi:

  • Penuhi kebutuhan cairan minimal dengan menerapkan aturan 2-4-2: 2 gelas air putih saat sahur, 4 gelas saat buka puasa, dan 2 gelas sebelum tidur atau jelang sahur.
  • Batasi kafein dan minuman bersoda karena bersifat diuretik (memicu sering buang air kecil).
  • Hindari paparan sinar matahari langsung dan aktifitas berat di siang hari, terutama antara pukul 11.00-15.00.
  • Buah-buahan dan sayuran memiliki kandungan air yang tinggi dan kaya nutrisi, tubuh menjadi lebih segar jika dikonsumsi setelah buka puasa.
  • Kurangi makanan asin dan pedas karena meningkatkan kebutuhan tubuh atas air.

Serangan Kantuk

Serangan kantuk kerap terjadi antara pukul 13.00-16.00 sebagai puncak rasa lapar dan kekurangan cairan tubuh. Mengantuk saat mengemudi mobil ketika berpuasa tidak dapat dihindari karena perubahan jam biologis dan metabolisme tubuh. AutoFamily harus berupaya mengurangi dampaknya supaya tidak mengganggu aktivitas, apalagi kalau sampai memicu hal yang tak diinginkan.

Solusi:

  • Jangan beraktivitas berlebih di malam hari supaya tidak mudah lelah di siang hari.
  • Usahakan tidur minimal 6 jam di malam hari untuk menjaga kebugaran tubuh.
  • Mengatur asupan makanan saat sahur dan buka puasa sehingga tidak membuat tubuh kekenyangan hingga mengantuk.
  • Usahakan terpapar sinar matahari di pagi hari untuk memperkuat jam biologis.
  • Hindari cahaya dari layar gadget atau televisi sebelum tidur malam untuk mencegah kelelahan.
  • Power nap sekitar 30 menit di jam makan siang sangat berguna untuk mengembalikan kondisi tubuh dan menghindari microsleep saat berkendara.

Emosional

Dalam dunia medis, tidak makan selama sekitar 12 jam memang dapat menyebabkan kadar gula darah sedikit menurun. Ketika asupan makanan berhenti sementara, tubuh akan melepaskan hormon seperti glukagon, kortisol, dan adrenalin yang membantu memecah cadangan energi serta memproduksi glukosa agar otak dan organ vital tetap mendapat pasokan energi.


Meski merupakan respons normal, perubahan kadar gula darah dan aktivitas hormon tersebut pada sebagian orang dapat memengaruhi suasana hati. Beberapa orang mungkin menjadi lebih mudah tersinggung, kurang sabar, atau lebih emosional ketika merasa sangat lapar. Hal ini terjadi karena otak sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama.

Solusi:

  • Tidur yang cukup untuk menghindari serangan kantuk yang akan membuat AutoFamily mudah emosi dan kewaspadaan turun.
  • Servis berkala mobil AutoFamily secara rutin untuk menghindari kerusakan mobil seperti AC yang tidak dingin.
  • Konsumsi makanan tinggi serat dan protein seperti oatmeal, telur, daging, serta kacang-kacangan agar kenyang lebih lama saat sahur.
  • Hindari makanan tinggi gula yang bisa menyebabkan energi cepat turun.
  • Cukup 30 menit sebelum buka puasa, olahraga ringan akan memperbaiki suasana hati dan membuat stres lebih terkendali.
  • Mendengarkan musik favorit AutoFamily bisa membantu mengatur emosi di jalan.
  • Patuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan jangan terprovokasi oleh ulah orang lain di jalan, sehingga perasaan AutoFamily ketika berkendara akan lebih tenang dan nyaman.

Jalan Macet

Biasanya, jalan akan lebih macet jelang waktu buka puasa. Tidak hanya butuh waktu lebih lama untuk sampai rumah, AutoFamily juga jadi harus buka puasa di jalan. Kondisi rush-hour seperti ini biasanya juga membuat munculnya rasa lelah bahkan emosi karena banyak orang berkendara secara sembarangan.

Solusi:

  • Tidak ada salahnya buka puasa di tempat kerja dan segera pulang setelah itu karena biasanya jalan lebih sepi.
  • Jika tidak punya pilihan lain, persiapkan makanan dan minuman untuk berbuka yang tidak merepotkan.
  • Jangan terlalu kenyang waktu buka puasa karena dapat memicu kantuk padahal masih harus berkendara ke rumah.
  • Sebaiknya berhenti saat buka puasa namun jangan sampai bikin jalan macet karena parkir sembarangan, jika lewat tol bisa berhenti di rest area.
  • Jaga emosi kalau harus melewati simpul kemacetan seperti pasar tumpah atau pasar takjil.

“Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, kami mendukung mobilitas AutoFamily yang ingin menjalankan ibadah puasa dengan baik dan tanpa kendala. Cukup dengan booking via Auto2000 Digiroom, AutoFamily bisa memulai persiapan mudik Lebaran aman dan nyaman dengan servis berkala di bengkel Auto2000,” tutup Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, Selasa (10/3/2026).


Service Lewat Auto2000 Digiroom, Dapatkan 20.000 Astrapoints!

AutoFamily bisa mendapatkan 20.000 Astrapoints untuk setiap servis mobil di bengkel Auto2000 melalui Booking Service di Aplikasi Auto2000 Digiroom.


Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.