Tetap Terkoneksi Meski Bermobilitas Tinggi"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Tetap Terkoneksi Meski Bermobilitas Tinggi

Satu hal yang jelas pada pribadi seorang otomania adalah mobilitas tinggi. Bergerak bersama kendaraan dari satu tempat ke tempat lain. Lalu, apakah dengan aktivitas yang selalu berpindah-pindah lokasi ini membuat mereka tak bisa menikmati fasilitas dan kegunaan dari seperangkat komputer?
Ternyata tidak. Salah satu buktinya ada pada Richard Kurniawan. Lelaki bertubuh besar ini sudah menggabungkan dua hal besar: mobilitas tinggi, tetapi tetap bisa menggunakan komputer dan mengakses internet.
Lihat saja Toyota Avanza tahun 2005 warna hitam miliknya. Di dashboardnya tertanam Multimedia Internet Navigation Data (MIND). "MIND sangat bermanfaat," kata pengusaha yang bergerak di bidang kosmetik mobil ini. Pekerjaan rutin seperti menghubungi relasi kerja baik melalui e-mail, fax ataupun chatting dapat dilakukan sewaktu-waktu.

Apalagi, menurut Richard, peran marketing yang ia jalankan perlu akses yang sangat cepat. Ia harus dapat dihubungi dan menjalankan bisnis saat berada di manapun. "Dengan alat ini saya bisa langsung lihat-lihat harga di internet, menyusun breakdown dan langsung buat penawaran dari dalam mobil," katanya sambil menunjukkan file-file penawaran yang pernah ia buat. Tak hanya itu, "Penawaran pun bisa langsung saya print (dengan printer bluetooth)."
Bukan hanya untuk kebutuhan kerja, sebagai alat bantu informasi saat berkendara pun alat ini sangat bermanfaat. Berbekal GPS yang terintegrasi dalam sistem ini, MIND bisa membantu pengendara menggunakan navigasi untuk mencari jalur alternatif menghindari kemacetan. Kalaupun terjebak di tengah kemacetan, kita juga bisa mengisi waktu dengan berselancar di internet maupun menikmati multi media.

Karena itu, bagi Anda yang juga memiliki mobilitas tinggi serta perlu kelengkapan teknologi informasi terkini tak ada salahnya untuk mengikuti jejak Richard. Paling tidak saat ini sudah ada beberapa pengendara yang melengkapi mobilnya dengan perangkat tersebut. Rasanya, karena ini pula Richard dan kawan-kawan mulai sering di-ekspose media massa.
Dari segi teknis, kegunaan perangkat ini memang sangat membantu. Dan jauh lebih nyaman ketimbang menggunakan teknologi sebelum-sebelumnya. Misalnya, sebut saja tentang kemampuan laptop/notebook atau PDA (Personal Digital Assistant).
Menurut Jefry Cucu, justru karena beberapa kelemahan PDA itulah yang mendorong ia mendevelop carputer ini. Menurutnya, PDA memiliki tiga kelemahan yang membuat otomania kurang nyaman menggunakan teknologi komputer di dalam mobil. Pertama, layarnya kecil. Kedua, prosesornya lemah. Ketiga, boros baterai.
​​​​​​​
"Kita harus buat yang bigger screen, prosesor mampu kerja cepat, dan baterainya kuat,"ujar Jefry.
Itulah yang membuat MIND lahir dan sekarang bisa Anda nikmati.
(AstraWorld)

Share this article
Tanya Tasia