Sebelum Repot, Kenali Ciri Baterai Remote Keyless Mulai Lemah"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Sebelum Repot, Kenali Ciri Baterai Remote Keyless Mulai Lemah

Auto2000.co.id – Perangkat keyless entry sudah menjadi salah satu fitur standar yang kini banyak ditemui di mobil-mobil baru, tak terkecuali pada deretan produk Toyota.

Mulai dari membuka sampai menyalakan mesin tak lagi membutuhkan anak kunci, semuanya cukup mengandalkan sentuhan tombol saja.

Hanya saja, banyak pemilik mobil terlena dengan kenyamaanan yang diberikan sampai lupa bila kerja remote keyless tergantung pada baterai yang jadi sumber tenaga.

Jadi bila baterai melemah atau habis, otomatis kenyamanan tadi tak bisa lagi dinikmati dan yang pasti akan membuat repot pemilik mobil.

BACA JUGA : Ini Alasan Anda Dilarang Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan Deras

Nah, agar tidak terjebak dalam situasi yang bisa mengurangi kenyamanan berkendara, baiknya sedari dini pemilik mobil sudah melakukan langkah antisipasi.

Menurut Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, sebelum baterai habis biasanya akan diawali dengan gejala dimana daya kerjanya mulai melemah. Kondisi ini bisa dijadikan acuan untuk mengganti baterai remote tersebut.

“Indikasinya itu bisa ditunjukkan dengan berbagai macam. Paling utama yang bisa dicurigai itu ketika respons remote terhadap kontrol atau fungsinya pada kendaraan sudah mulai menurun. Jadi seperti interaksi remote mulai berkurang,” ucap Suparna.

Contoh sederhananya menurut Suparna, seperti sulit ketika menekan tombol untuk mengunci atau membuka pintu.

BACA JUGA : Apa itu Aquaplaning Yang Bikin Mobil Kecelakaan Terbalik di Jalan Tol?

Selain itu, jarak jangkauan dari sinyal remote juga mulai berkurang atau menjadi makin pendek, sampai akhirnya remote tak lagi memiliki respons apapun saat akan digunakan.

Menurut Suparna, kalau sudah ada gejala-gejala tersebut namun masih didiamkan tanpa langsung mengganti baterai, efeknya bisa sangat merepotkan.

Pemilik mobil bisa disulitkan beberapa hal, seperti ketika akan menghidupkan mobil sampai tidak aktifnya fungsi alaram pada kendaraan. Bahkan pengemudi sampai harus membuka dan mengunci pintu dengan cara manual.

“Kalau biasanya jarak 50 meter sampai 80 meter remote masih respons atau bisa digunakan untuk mengunci atau membuka pintu, tapi saat baterai mulai lemah jaraknya akan semakin pendek,” urai Suparna.

“Bisa 20 meter atau bahkan harus menempel dengan bagian mobil. Kalau sudah begitu bisa dipastikan baterai mau habis,” tutupnya.

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia