Relay 8 Kaki: Fungsi dan Cara Pemasangannya

Diterbitkan19 Mei 2026

Dalam sistem kelistrikan mobil Toyota, banyak komponen yang bekerja bersama untuk memastikan setiap fitur dapat berfungsi dengan baik. Salah satu komponen yang memiliki peran penting adalah relay 8 kaki. Komponen ini digunakan untuk mengatur aliran listrik pada rangkaian yang membutuhkan lebih banyak terminal dan fungsi kontrol yang lebih kompleks.


Meski ukurannya relatif kecil, komponen ini memiliki kemampuan untuk menghubungkan dan memutus aliran listrik secara otomatis. Komponen ini banyak digunakan pada berbagai perangkat elektronik, termasuk sistem otomotif, karena dapat membantu sakelar bekerja lebih aman dan efisien.

Pada artikel ini, AutoFamily akan memahami fungsi relay 8 kaki, prinsip kerjanya, serta panduan umum mengenai cara pemasangannya.


Apa Itu Relay 8 Kaki?

Relay 8 kaki adalah komponen elektromagnetik yang memiliki delapan terminal pada bagian bawahnya. Jumlah terminal yang lebih banyak memungkinkan relay ini digunakan pada rangkaian dengan beberapa kontak sekaligus.


Secara umum, komponen ini menggunakan konfigurasi Double Pole Double Throw atau DPDT. Artinya, relay memiliki dua rangkaian kontak yang dapat berpindah secara bersamaan ketika kumparan elektromagnet menerima arus listrik.


Dengan konfigurasi tersebut, relay 8 kaki dapat mengontrol dua jalur listrik dalam satu komponen. Karena itu, relay ini sering digunakan pada aplikasi yang memerlukan pengaturan arus yang lebih fleksibel.


Fungsi Relay 8 Kaki

Relay 8 kaki memiliki beberapa fungsi penting dalam sistem kelistrikan.


1. Menghubungkan dan Memutus Dua Rangkaian Sekaligus

Relay ini dapat mengontrol dua jalur listrik secara bersamaan, sehingga cocok untuk kebutuhan sistem yang lebih kompleks.


2. Melindungi Sakelar dan Modul Kontrol

Arus besar tidak perlu melewati sakelar secara langsung. Sakelar hanya mengirimkan arus kecil ke kumparan relay.


3. Meningkatkan Stabilitas Sistem Kelistrikan

Relay membantu memastikan perangkat listrik bekerja sesuai perintah dengan jalur arus yang lebih teratur.


4. Mendukung Berbagai Sistem Elektrikal

Komponen ini digunakan tidak hanya pada kendaraan, tetapi juga pada perangkat elektronik dan sistem kontrol lainnya.


Susunan Terminal Relay 8 Kaki

Setiap relay dapat memiliki penomoran terminal yang berbeda tergantung desain pabrikan. Namun secara umum, relay 8 kaki terdiri dari dua terminal kumparan dan enam terminal kontak.


Terminal Kumparan

Dua terminal berfungsi menerima arus listrik untuk menghasilkan medan magnet.


Terminal Kontak

Enam terminal lainnya terbagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok memiliki satu terminal utama, satu normally open (NO), dan satu normally closed (NC).


Konfigurasi ini memungkinkan relay mengalihkan dua rangkaian secara bersamaan.


Cara Kerja Relay 8 Kaki

Prinsip kerja komponen ini sama seperti relay pada umumnya.


Saat arus kecil dialirkan ke terminal kumparan, terbentuk medan magnet yang menarik kontak internal. Kontak tersebut kemudian berpindah dari posisi normally closed ke posisi normally open.


Karena komponen ini memiliki dua kelompok kontak, kedua jalur listrik akan berpindah pada saat yang sama. Hal ini sangat berguna untuk aplikasi yang memerlukan dua rangkaian bekerja serempak.


Fungsi Konfigurasi DPDT

Konfigurasi DPDT membuat relay 8 kaki memiliki fleksibilitas tinggi.


Beberapa manfaat konfigurasi ini antara lain:

  • Mengendalikan dua perangkat sekaligus
  • Membalik arah arus pada motor listrik tertentu
  • Memilih dua mode operasi yang berbeda
  • Menyederhanakan desain rangkaian

Penggunaan Relay 8 Kaki pada Sistem Kelistrikan

Komponen ini dapat digunakan pada berbagai sistem kontrol, termasuk perangkat otomotif tertentu yang membutuhkan dua jalur sakelar dalam satu komponen.


Pada kendaraan Toyota, penggunaan relay selalu disesuaikan dengan kebutuhan sistem dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan oleh pabrikan. Oleh sebab itu, pemilihan relay harus sesuai dengan nomor komponen yang direkomendasikan.


Cara Pemasangan Relay 8 Kaki

Pemasangan relay 8 kaki harus dilakukan dengan memahami diagram terminal dan kebutuhan rangkaian. Secara umum, langkah pemasangan meliputi:

  1. Identifikasi dua terminal kumparan.
  2. Tentukan terminal utama, NO, dan NC pada masing-masing kontak.
  3. Hubungkan sumber arus dan beban sesuai diagram rangkaian.
  4. Pastikan spesifikasi relay sesuai dengan sistem kelistrikan kendaraan.

Perlu AutoFamily ketahui bahwa susunan terminal dapat berbeda tergantung desain relay. Pemeriksaan diagram kelistrikan kendaraan Toyota sangat penting untuk memastikan pemasangan yang tepat.


Perbedaan Relay 8 Kaki dengan Relay 5 Kaki

Relay 8 kaki dan relay 5 kaki memiliki karakteristik yang berbeda sesuai kebutuhan rangkaian listrik.


Relay 5 kaki umumnya menggunakan konfigurasi Single Pole Double Throw atau SPDT, sehingga hanya dapat mengendalikan satu jalur listrik. Komponen ini banyak digunakan pada sistem kelistrikan kendaraan yang membutuhkan satu kontak utama dengan dua pilihan jalur.


Sementara itu, relay 8 kaki umumnya menggunakan konfigurasi Double Pole Double Throw atau DPDT. Konfigurasi ini memungkinkan dua jalur listrik dikendalikan secara bersamaan dalam satu komponen. Karena itu, relay 8 kaki lebih fleksibel untuk rangkaian yang membutuhkan dua kontak aktif secara serentak.


Dari sisi jumlah terminal, relay 5 kaki memiliki lima terminal, sedangkan relay 8 kaki memiliki delapan terminal. Semakin banyak terminal, semakin luas pula fungsi yang dapat dijalankan oleh relay dalam sistem kontrol listrik.


Tanda Relay Perlu Pemeriksaan

Beberapa gejala yang menunjukkan relay perlu diperiksa antara lain:

  • Perangkat listrik tidak merespons
  • Fungsi sistem berjalan tidak konsisten
  • Terdengar suara klik, tetapi beban tidak aktif
  • Terminal menunjukkan tanda korosi

Perlu diketahui bahwa penyebab gangguan bisa juga berasal dari komponen lain. Antara mobil Toyota juga bisa berbeda penyebabnya, untuk itu diperlukan pemeriksaan komprehensif di bengkel Auto2000.


Tips Menjaga Sistem Kelistrikan Mobil Toyota

Untuk menjaga kinerja sistem kelistrikan, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Periksa kondisi aki secara berkala
  • Pastikan terminal tetap bersih
  • Hindari pemasangan komponen yang tidak sesuai spesifikasi
  • Lakukan servis berkala di bengkel Auto2000

Relay 8 kaki merupakan komponen elektromagnetik yang memiliki delapan terminal dan umumnya menggunakan konfigurasi DPDT. Komponen ini mampu mengendalikan dua rangkaian listrik sekaligus, sehingga sangat berguna pada sistem kontrol yang membutuhkan fleksibilitas lebih tinggi.


Pemahaman mengenai fungsi dan cara pemasangan relay membantu AutoFamily mengenal prinsip kerja sistem kelistrikan secara lebih mendalam. Namun, pemasangan harus selalu mengikuti diagram dan spesifikasi kendaraan Toyota agar hasilnya optimal.


Jika AutoFamily membutuhkan aksesoris Toyota yang sesuai dengan kendaraan Toyota, Auto2000 menyediakan berbagai pilihan untuk mendukung kenyamanan dan tampilan kendaraan sesuai kebutuhan.

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.