Pedal Rem Keras Karena Kevakuman Bocor"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Pedal Rem Keras Karena Kevakuman Bocor

Selain pemasangan one way valve harus benar, hal lain yang mempengaruhi kemampuan kerja booster rem dalam sistem pengereman adalah kevakuman pada intake manifold (atau, kevakuman pompa vakum pada mesin diesel). Vakum maksudnya kondisi yang hampa udara. Berkat kevakumanlah membran pada booster rem dapat terhisap.
Kevakuman ini terjadi saat mesin hidup. Sampai di sini, memang belum terjadi proses pengereman putaran roda. Sistem pengereman masih membutuhkan sumber-sumber tenaga lagi agar membran booster rem semakin menggerakkan push rod (batang penekan) yang pada akhirnya mengakibatkan proses pengereman.
Secara keseluruhan ada tiga daya yang diperlukan dalam proses pengeremen: Pertama, kevakuman; kedua, injakan kaki ke pedal rem; ketiga, dorongan dari udara luar (yang mengalir melalui air valve atau katup udara). Ketiganya bekerja secara bersamaan. Pergerakan membran booster rem semakin terjadi ketika kaki kita menginjak pedal rem.
Diantara tiga daya itu, secara teknis kevakuman memegang peran yang paling besar dan paling dominan dalam memperingan tekanan pedal rem. Itu sebabnya, ketika kevakuman tidak berfungsi dengan baik, pengaruhnya sangat terasa: pedal sangat keras.
Satu-satunya penyebab yang mengakibatkan kondisi kevakuman tidak terjadi adalah adanya udara yang masuk dengan bebas ke ruang yang semestinya vakum. Hal ini sering disebut dengan istilah “kebocoran kevakuman”.
Untuk mendeteksi ada tidaknya kebocoran kevakuman sangatlah mudah. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Hidupkan mesin dan perhatikan block mesin. Kevakuman yang bocor akan membuat getaran mesin terlihat pincang (salah satu silinder tidak bekerja dengan baik). Tandanya, getaran mesin tidak stabil. Kadang keras, kadang pelan.
Untuk lebih memastikan, tutuplah saluran udara masuk yang terdapat pada karburator (atau throttle body pada sistem injeksi). Tapi, jangan terlalu rapat, karena bisa menyebabkan mesin mati. Bila saat Anda tutup putaran mesin ternyata lebih stabil, bisa dipastikan itu pertanda telah terjadi kebocoran kevakuman.

Jadi, bila pedal rem terasa berat dan Anda menemukan indikasi-indikasi di atas, segera atasi masalah kebocoran kevakuman. Cuma, komponen atau bagian yang memicu terjadinya kebocoran kevakuman sangat banyak. Misalnya, kebocoran selang, kebocoran yang disebabkan oleh kondisi katup-katup, atau kebocoran kevacuman pada karburator.
Untuk mengatasi kebocoran kevakuman dengan tepat, kita terlebih dahulu harus memastikan komponen atau bagian mana yang menjadi penyebab utama. Ulasan tentang hal ini akan kami berikan pada edisi berikutnya. (AstraWorld)

Share this article
Tanya Tasia