Keuntungan Isi Angin Ban Mobil Pakai Nitrogen"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Keuntungan Isi Angin Ban Mobil Pakai Nitrogen

Auto2000.co.id – Setiap ban memiliki pori-pori yang sangat halus tapi bisa menjadi jalan untuk keluarnya angin bertekanan. Salah satu solusi agar ban tidak mudah kempis adalah mengganti angin biasa dengan gas Nitrogen.

Dan ternyata yang menarik, Nitrogen juga punya keuntungan lain yang bisa membuat pemilik mobil keluarga Avanza atau mobil SUV Toyota Rush merasa aman, tenang dan nyaman. Berikut adalah penjelasannya.

1. Tidak mudah kempis

Molekul udara gas Nitrogen lebih besar dan padat ketimbang molekul udara biasa. Alhasil, angin bertekanan Nitrogen tidak mudah keluar lewat celah yang dibentuk oleh pori-pori ban. Sangat membantu Anda yang kerap lupa cek tekanan angin ban.

BACA JUGA : 6 Alasan Anda Harus Beli Mobil Baru Toyota di Auto2000

2. Lebih dingin

Sifat gas Nitrogen lebih dingin ketimbang udara biasa. Ini membuatnya tidak mudah memuai saat panas, seperti ketika mobil Anda dipacu di jalan tol Trans Jawa.

Sementara udara biasa masih banyak kandungan air. Saat ban bekerja, panas akibat tekanan tinggi di dalam ban akan membuat air menguap dan menyebarkan panas ke bagian dalam ban sehingga punya potensi meledak jika terpicu.

Beda dengan Nitrogen murni yang punya molekul besar, padat dan dingin. Dengan suhu kerja yang relatif rendah, stabil dan konstan, ban dapat bekerja dengan optimal dan mereduksi potensi ban pecah.

3. Mengurangi risiko karat

Udara biasa terdiri atas 78% Nitrogen dan 21% Oksigen. Kadar Oksigen yang tinggi membuat udara biasa mudah mengikat air yang ada di udara bebas. Beda dengan gas Nitrogen murni yang hanya terdiri atas 95% Nitrogen dan 5% Oksigen.

BACA JUGA : Dilarang Beroperasi di Jakarta, Tukar Tambah Mobil Tua Anda di Auto2000

Akibat kandungan air yang cukup besar dalam udara biasa, karat jadi mudah timbul. Terutama pada pelek dari bahan logam biasa. Uap air yang melewati pori-pori ban bisa menciptakan karat, terutama jika anyaman kawat ban terluka.

4. Ban lebih ringan

Kandungan air yang cukup besar membuat ban dengan anghin biasa jadi lebih berat ketimbang ban yang diisi Nitrogen saat dibandingkan dengan kadar tekanan yang sama.

Apalagi molekul Nitrogen yang besar, padat dan mudah mengisi ruang membuatnya berada dalam bentuk maksimal. Ini membuat ban dapat berputar lebih ringan di jalan meski dalam kondisi kerja yang melelahkan.

BACA JUGA : Ada Hadiah Oli Gratis, Bengkel Resmi Auto2000 Buka di Hari Minggu

5. Menjaga performa ban

Paduan keuntungan-keuntungan di atas menciptakan ban yang ringan, tangguh, dan andal di segala kondisi jalan. Ban tidak mudah kempis. Ban juga tidak mudah meledak karena suhu kerja ban yang relatif rendah, stabil dan konstan.

Molekul gas Nitrogen yang besar, padat dan mengisi segala sudut ruang, menciptakan postur ban yang mendekati ideal sehingga telapak ban dapat mencengkeram permukaan jalan dengan pas dan kelenturan dinding ban terjaga di level terbaik.

6. Irit bensin

Ban yang bekerja optimal membuat mesin tidak perlu susah payah mengail tenaga untuk menggerakkannya. Daya cengkeram ban yang pas berkat tekanan angin yang merata dan sesuai rekomendasi pabrikan membuat ban dapat menggelinding dengan mudah.

Selain irit bensin, usia pakai ban juga meningkat karena kondisi fisiknya selalu terjaga dengan baik. Namun dengan catatan, usia ban juga tergantung pada gaya mengemudi dan kondisi jalan yang dilalui.

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia