Ketahui Kelebihan Isi Ban dengan Nitrogen"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Ketahui Kelebihan Isi Ban dengan Nitrogen

Auto2000.co.id – Menjaga tekanan udara pada ban menjadi salah satu bentuk perawatan penting agar masa pakainya bisa lebih panjang. Akan lebih baik bila dalam setiap pengisian dilakukan dengan menggunakan nitrogen.

Nitrogen memiliki banyak manfaat lebih dibandingkan udara biasa. Menurut Kepala Cabang Auto2000 Basuki Rahmat Ketut Sutena, penggunaan nitrogen pada ban bukan hanya sekadar tren, tapi karena secara kualitas memang jauh lebih baik.

“Nitrogen itu punya banyak kelebihan, pertama tanpa ada kandungan air seperti oksigen biasa,” ujar Sutena beberapa waktu lalu.

“Lalu memiliki sifat partikel molekul yang lebih besar sehingga membuat tekanan udara di dalam ban sulit keluar dari pori-pori, sehingga tidak mudah kekurangan udara,” lanjutnya.

BACA JUGA : Demi Kenyamanan, Mohon Tidak Melakukan 6 Hal Ini di Cabang Auto2000

Menurutnya, nitrogen merupakan gas udara murni yang sudah tersaring dan tidak memiliki kandungan air. Berbeda dengan angin biasa yang pada kandungan gasnya masih ada air.

Alhasil, saat diisi dengan udara biasa, akan sangat terasa lebih berat karena terjadi proses pemuaian di dalam ban. Sementara kalau diisi dengan nitrogen ban bisa lebih ringan.

Tidak hanya itu saja, tanpa adanya kandungan air akan membuat pelek mobil juga berusia panjang karena otomatis terhindar dari masalah korosi karena karat.

“Karena murni tanpa kandungan air, tekanan ban akan lebih stabil, saat dibawa jalan juga jadi lebih ringan,” jelas Sutena.

BACA JUGA : Tasia Bisa Bantu Booking Service di Bengkel Auto2000 atau Order THS

“Sementara kalau diisi angin biasa, ban jadi berat dan tekanan udara juga tidak stabil dan mudah berkurang,” ujarnya

Lebih lanjut Sutena menjelaskan, efek penggunaan nitrogen buka hanya soal masa pakai ban yang menjadi lebih panjang, tapi juga membuat mobil lebih efesian dalam hal konsumsi bahan bakar.

Ini terjadi lantaran butiran nitrogen yang lebih besar dan membuat permukaan ban lebih padat saat menempel di aspal sehingga efeknya laju kendaraan lebih enteng tanpa membutuhkan tenaga mesin yang lebih besar.

“Partikel yang besar dimiliki nitrogen membuat peningkatan suhu yang dihasilkan tidak secepat angin biasa. Hal ini akan membuat suhu udara di dalam ban lebih stabil, sehingga risiko ban meletus akibat kepanasan otomatis berkurang,” katanya.

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia