Ini 5 Cara Aman Mendahului Mobil Di Jalan Tol"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Ini 5 Cara Aman Mendahului Mobil Di Jalan Tol

Berkendara di jalan tol membutuh perhatian ekstra. Pasalnya, di jalan tol para pengemudi diperbolehkan berkendara dengan kecepatan tinggi hingga maksimal 100 km/jam dengan kecepatan minimum 40 km/jam. Dalam kecepatan tersebut, seseorang memiliki peluang besar mengalami kecelakaan apabila kehilangan konsentrasi.

Salah satu hal yang membuat berkendara di jalan tol semakin berbahaya adalah ketika harus mendahului mobil lain. Saat mendahului, sudah pasti kecepatan yang dibutuhkan harus lebih tinggi dari pengendara lain. Salah perhitungan sedikit saja bisa berakibat fatal. Lalu, bagaimana cara aman mendahului mobil di jalan tol?

1. Dahului Dengan Cepat Tanpa Ugal – Ugalan

Ketika mendahului mobil lain, anda wajib memiliki kecepatan tinggi. Setidaknya, kecepatan Anda 16 km/jam lebih cepat dibandingkan mobil yang akan Anda dahului. Bila kurang dari itu atau tidak mencukupi untuk mencapai kecepatan tersebut, maka jangan dahului.

Selain itu, pastikan Anda berhati-hati ketika mendahului kendaraan melalui blind spot mereka. Jangan menganggap sang pengendara bisa melihat Anda. Gaya mengemudi seperti itu hanya menjadikan Anda sebagai pengendara yang ugal-ugalan.

2. Lihat Spion Sebelum Memberikan Tanda

Sebelum menyalakan tanda lampu sein sebagai tanda ingin mendahului, wajib bagi Anda untuk melakukan pengamatan visual di area sekitar mobil. Gunakan spion untuk melihat tidak hanya kondisi sekitar melainkan juga lajur jalan yang ingin Anda gunakan untuk mendahului kendaraan. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada mobil bergerak di lajur jalan yang sama.

3. Bila Melihat Kedipan Lampu Sebaiknya Kembali Ke Jalur Asal

Ketika mendahului kendaraan pada saat berada di jalan tol, jangan pernah kembali mundur ke lajur asal kecuali mobil belakang mengedipkan lampu. Kedipan lampu menandakan bahwa Anda tidak boleh menghalangi laju kendaraan tersebut dengan alasan kecepatan yang terlalu tinggi atau ketidakmampuan pengendara untuk memberikan Anda jalan.

4. Berhati – Hati Bila Mobil Lain Meningkatkan Kecepatan Saat Anda Mendahuluinya

Ada beragam karakter pengendara di jalan raya. Ada orang yang membiarkan Anda mendahului mereka. Ada pula yang merasa kurang senang ketika Anda mendahului mobilnya dan menganggap hal ini sebagai tantangan balapan. Orang yang seperti ini biasanya justru akan menambah kecepatannya ketika Anda mendahuluinya.

Bila hal tersebut terjadi pada Anda, sebaiknya mundurlah kembali ke kendaraan tersebut dan jauhilah kendaraan itu. Tidak ada gunanya untuk menanggapi tantangan tersebut. Sangat berbahaya ketika berada di sekitar pengendara dengan karakter tersebut. Jauhilah dan tunggu hingga pengendara tersebut keluar jalan tol.

5. Berikan Tanda Klakson Atau Kedipan Lampu Bila Tidak Ada Celah Mendahului

Umumnya mobil yang lebih cepat bergerak di lajur paling kanan dan yang paling lambat berada di sebelah kiri. Meski begitu, ada juga kendaraan yang melaju pelan justru menempati lajur kanan dan hal ini membuat Anda sulit untuk mendahuluinya. Menunggu agar lajur kosong tentu butuh waktu lama. Biasanya orang akan memberikan tanda klakson atau kedipan lampu agar pengendara tersebut minggir dari lajur kanan.

Beberapa cara di atas bisa Anda praktikan setiap kali berkendara di jalan tol. Yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana Anda memberikan tanda kepada orang lain ketika ingin mendahului.

Tetap selalu berhati – hati sebelum mendahului. Semoga bermanfaat.

(Mitha Purnama Dewi)

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia