Hilangkan Rasa Takut Berkendara Pada Kondisi Ini Pastikan Lakukan 6 Trik Jitu"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Hilangkan Rasa Takut Berkendara Pada Kondisi Ini Pastikan Lakukan 6 Trik Jitu

Meski memang sulit memastikan apakah bayangan gelap di depan lampu depan mobil Anda itu hewan atau pejalan kaki saat berkendara malam hari, kiranya “tidak” sulit untuk mengakui kenapa berkendara saat malam bisa jadi sesuatu yang menakutkan bagi banyak pengemudi mobil.

Meski faktanya sebagian besar kegiatan berkendara dilakukan siang hari, namun sekitar 40-50% kecelakaan terjadi pada malam hari. Meski begitu, tidak ada alasan menyatakan bahwa berkendara saat malam hari merupakan sesuatu yang tidak aman dilakukan karena dengan beberapa tindakan pencegahan sederhana, Anda dapat berkendara dengan aman, menjaga agar visibilitas tetap tinggi, bahkan menikmati uniknya pengalaman berkendara malam hari yang mengasyikkan.

1.    Bila ragu, nyalakan lampu mobil.

Kala malam perlahan menjelang di atas jalanan kota dan sepanjang jalan tol, hampir selalu ada waktu satu atau dua jam di mana beberapa mobil menyalakan lampu sementara yang lain tidak. Secara umum, bila Anda melihat hari menjadi gelap (bahkan bila hanya sedikit redup), sebaiknya segera nyalakan lampu mobil. Meski sebenarnya Anda masih bisa melihat jelas saat itu, pengendara lain akan bisa lebih mudah melihat Anda bila lampu mobil menyala (terutama saat matahari tenggelam di belakang Anda, yang mengaburkan pandangan ke arus kendaraan dari arah depan).

2.    Jangan ngebut

Secara umum, berkendara saat malam menuntut kecepatan yang lebih rendah dibanding siang hari (bahkan dalam kondisi jalan berpenerangan baik), karena turunnya rata-rata kemampuan untuk melihat dan bereaksi terhadap ancaman lalu lintas, pejalan kaki, dan halangan lain. Anda memang tidak bisa mengendalikan jenis ancaman yang dihadapi, tetapi tetap mampu mengendalikan cara Anda berkendara. Cara yang paling cerdas adalah dengan mengurangi kecepatan, memberi Anda lebih banyak waktu untuk bereaksi terhadap masalah apa pun yang menghadang. Jangan pernah “mendahului” lampu mobil dalam artian berkendara begitu cepat sampai tak mampu berhenti sepanjang jarak yang mampu dijangkau oleh lampu mobil di depan Anda.

3.    Waspadalah terhadap pengemudi yang mabuk dan lelah

Secara statistik, hampir selalu ada pengemudi yang mabuk dan kelelahan di jalan saat malam ketimbang siang hari. Akibatnya maut misalnya seperti pada tahun 2011 lalu, ketika berkendara dalam keadaan mabuk menyumbang kecelakaan saat malam menjadi empat kali lebih banyak dibandingkan saat siang. Kedua kondisi ini dapat secara dramatis menurunkan kecepatan reaksi pengemudi dan mengarah pada perilaku ugal-ugalan, jadi waspadalah selalu terhadap pengemudi yang kacau membawa kendaraan dan jauhi mereka.

4.    Istirahatlah sesering mungkin untuk melawan lelah

Sebagaimana kesiagaan untuk waspada terhadap pengemudi yang kelelahan saat berkendara, Anda juga harus waspada terhadap kelelahan Anda sendiri. Kelelahan di jalan dapat membawa banyak resiko yang setara dengan kondisi mabuk, termasuk penurunan kewaspadaan, lambat bereaksi, sering “bengong,” keluar-masuk jalur pembatas, dan sebagainya. Untuk mengatasi masalah ini, pastikan Anda berhenti dan beristirahat di pinggir jalan sesering mungkin untuk berolahraga, makan dan/atau mengonsumsi kafein, sebelum kembali fokus ke jalan raya.

5.    Gerakkan mata terus-menerus

“Melotot ke depan” dalam waktu lama sulit dilakukan oleh kebanyakan pengendara. Agar tetap berfokus, cobalah menggerakkan mata terus-menerus selama berkendara. Jangan berhenti memindai jalan di depan Anda terhadap potensi kecelakaan. Liriklah ke sisi jalan dan periksa cermin di kiri-kanan mobil agar tetap waspada akan kondisi sekitar. Tahan dorongan untuk melulu berfokus pada jalur pembatas di tengah jalan karena ini tidak akan memberi informasi visual penting dan malah cenderung “menghipnotis” Anda menjadi kurang waspada

6.    Gunakan kewaspadaan berkendara selayaknya siang hari

Yang ini mungkin tak perlu dikatakan lagi, tetapi tetap patut ditegaskan bahwa semua kewaspadaan berkendara yang biasa Anda lakukan saat siang justru menjadi makin penting saat malam. Pastikan memakai sabuk pengaman, atur kursi dan semua cermin, matikan ponsel, dan fokuslah berkendara selama berada di belakang setir. Kewaspadaan sehari-hari yang sederhana ini akan membuat kegiatan berkendara menjadi lebih aman dan mengurangi potensi kecelakaan, baik siang maupun malam.

Semoga bermanfaat.

(Mitha Purnama Dewi)

Auto2000

Share this article
More News
toyota innova trd
Ini Dia Varian Baru Kijang Innova!
Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited resmi meluncur hari ini tepat dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Sesuai namanya, Kijang Innova ini memiliki berbagai kelengkapan dan dijual secara eksklusif.
thumb3.jpg
Resmi Meluncur! Toyota Hilux Kini Semakin Gagah dan Canggih
Toyota New Hilux resmi meluncur dengan harga Rp 429.750.000 untuk tipe 2.4 E (4x4) DSL MT. Mobil komersial satu ini kini semakin tampan dan gagah dengan beberapa perubahan di eksterior.
thumb2.jpg
Cara Menghilangkan Bau di Mobil Menggunakan 5 Benda Sederhana
Siapa yang tidak kesal mendapati kabin mobil bau tak sedap? Sebenarnya, bau pada mobil bisa terjadi kapan saja, baik yang sering atau jarang dipakai. Ada banyak penyebab mobil berbau apek, pertama tentu bersumber dari masalah kebersihan.
New Project (7).jpg
Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus
Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.
Tanya TasiaBackground Lazy GIF