fungsi_pegas_diafragma.jpg

Fungsi Pegas Diafragma pada Kopling Mobil

Diterbitkan21 Mei 2021

Fungsi pegas diafragma pada kendaraan roda empat adalah menekan dan menarik pressure plate pada clutch cover saat pedal kopling diinjak. Kopling atau clutch adalah komponen pada chasis mobil yang termasuk bagian sistem pemindah tenaga. Fungsi kopling adalah mengurangi putaran mesin saat dilakukan perubahan gigi sehingga perpindahan transmisi dapat masuk dengan halus.

Kalau selama ini AutoFamily mengira kopling hanyalah pedal yang terletak di sebelah kiri rem dan gas, maka perkiraan tersebut salah. Komponen tersebut terdiri dari berbagai macam komponen yang masing-masing memiliki fungsi sendiri. Contohnya adalah pegas diafragma. Lalu, apa lagi bagian dari kopling dan fungsi lebih lanjut dari pegas?

Fungsi pegas diafragma

Kalau mendengar kata pegas, biasanya AutoFamily akan teringat pada benda berulir yang bisa memantul kembali ketika ditekan. Pegas memang sebuah benda elastis yang digunakan untuk menyimpan energi mekanis agar kemudian bisa dipantulkan kembali. Fungsi pegas diafragma dalam kopling mobil pun kira-kira seperti ini, yaitu menyimpan energi untuk kemudian dipantulkan kembali.

Namun, dalam sistem kopling, tidak sesederhana itu peran pegas diafragma. Bagian yang juga sering disebut dengan diafragma spring ini akan menekan dan menarik pressure plate pada clutch cover saat pedal kopling diinjak. Gaya dari pedal sampai pada diafragma spring dengan serangkaian komponen pendukung.

Pegas diafragma menarik pressure plate agar tidak menekan disc plat. Tarikan ini juga mengakibatkan putaran flywheel dengan disc plate bebas. Begitu sebaliknya ketika pedal kopling dilepas.

CEK PENAWARAN TERBAIK TOYOTA CALYA DI SINI!

Baca Juga: Cara Menyetir Mobil Manual di Jalur Menanjak

Komponen lain pada kopling beserta fungsinya

Di samping fungsi pegas diafragma, kopling mobil juga membutuhkan komponen lain demi mendukung fungsinya. Komponen-komponen di dalam kopling saling terhubung dan mendukung fungsi satu sama lain agar kendaraan bisa melaju dengan lancar. Berikut bagian-bagian tersebut dan fungsinya.

Pedal kopling

Pedal kopling meningkatkan momen gaya injak pengemudi sehingga tenaga yang dikeluarkan ringan. Selanjutnya meneruskan tekanan dari kaki pengendara ke master cylinder kopling.

Master silinder kopling atas

Komponen yang berfungsi meneruskan tekanan secara perlahan dari pedal kopling ke master kopling bawah.

Master silinder kopling bawah

Fungsi master silinder kopling bawah adalah meneruskan tekanan dari master kopling atas. Gaya tekan ini kemudian diteruskan lagi ke dalam garpu pembebas atau release fork untuk mendorong maju dan membebaskan plat kopling dari himpitan clutch cover dengan flywheel.

Selang kopling

Selang kopling bekerja sama dengan silinder bawah untuk mentransfer minyak ke kopling. Minyak ini akan mulai dialirkan ketika AutoFamily menginjak kopling mobil.

Garpu pembebas (release fork)

Garpu pembebas atau release fork bertugas mendorong atau menekan release bearing agar menuju ke pegas diafragma.

Bantalan pembebas (release bearing)

Bagian ini berfungsi meneruskan dorongan dari release fork menuju pegas diafragma sehingga pressure plate menjepit clutch menuju flywheel saat adanya tekanan pada pedal kopling.

Plat penekan

Sesuai namanya, plat penekan atau pressure plate berfungsi sebagai bidang gesek pada clutch cover untuk menghimpit disc clutch dengan flywheel.

Input shaft

Tugas input shaft adalah sebagai tempat dudukan clutch cover, clutch disc, release fork, release bearing, dan juga poros.

Plat kopling

Plat kopling atau disc clutch berfungsi meneruskan tenaga mesin dari roda penerus ke plat penekan dan selanjutnya ke input shaft transmisi.

Tutup kopling

Tutup kopling atau clutch cover adalah komponen dari kopling yang berfungsi sebagai tempat utama letak bagian-bagian dari kopling berada. Di samping itu, tutup kopling juga menghimpit disc plate dengan flywheel.

Roda gila

Roda gila adalah nama lain flywheel, berfungsi sebagai peredam efek yang ditimbulkan oleh perubahan kecepatan putaran mesin mobil.

Baca Juga: Begini Cara Blokir STNK Mobil Online

Nah, itulah tadi penjelasan singkat mengenai fungsi pegas diafragma dan bagian-bagian lain dari kopling mobil. Tanpa diafragma spring, kopling tidak akan maksimal dalam mengatur putaran mesin saat dilakukan perpindahan gigi transmisi. Oleh karena itu, AutoFamily sangat disarankan servis mobil Toyota ke bengkel Auto2000 tiap kali sudah mencapai kilometer yang dianjurkan atau ketika ada gejala kurang enak ketika mengemudi.

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.