Efek Buruk Sering Buka-Tutup Spion Mobil Otomatis Secara Manual"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Efek Buruk Sering Buka-Tutup Spion Mobil Otomatis Secara Manual

"

Auto2000.co.id – Mobil yang memiliki fitur spion elektrik atau dikenal dengan istilah retractable mirror sudah cukup banyak. Sebagai contoh pada mobil Toyota di Indonesia, mulai dari kelas menengah hingga level paling tinggi.

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh pengguna mobil, terkadang melipat atau membuka daun telinga spion secara manual, padahal sudah ada tombol untuk membuka dan menutup secara otomatis.

Ternyata, sering melakukan itu akan berdampak negatif, karena motor yang ada di dalamnya bisa cepat rusak.

“Seharusnya dibuka atau ditutup secara otomatis, kalau sesekali tidak masalah, tetapi jangan terlalu sering karena efeknya sangat buruk sekali,” ungkap Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Jakarta Selatan.

BACA JUGA : Banyak Salah Kaprah, Begini Aturan Pakai Mobil Transmisi Otomatis

Apabila sudah rusak atau macet, kata Suparna tidak disarankan untuk diservis karena dalam jangka waktu beberapa waktu ke depan akan rusak lagi.

Jadi sebaiknya apabila mengalami masalah langsung dibawa ke bengkel resmi Auto2000 untuk segera ditangani oleh teknisi.

“Biasanya kalau normal umurnya cukup panjang, bisa di atas lima tahunan. Asalkan jangan terlalu sering membuka-tutup daun atau telinga spionnya secara manual,” ungkap Suparna.

Suparna menyarankan agar pemilik mobil yang punya fitur spion retract untuk disiplin menutup dan membuka spion menggunakan tombol. Tujuannya agar menjaga motor penggerak spion itu tetap optimal.

Auto2000

"
Share this article
Tanya Tasia