Demi Keselamatan dan Kenyamanan, Begini Cara Atur Barang Bawaan Anda Saat Perjalanan Balik Lebaran"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Demi Keselamatan dan Kenyamanan, Begini Cara Atur Barang Bawaan Anda Saat Perjalanan Balik Lebaran

Auto2000.co.id – Ada 2 jenis oleh-oleh yang kerap Anda bawa saat balik lebaran, yaitu oleh-oleh berupa makanan atau cinderemata suatu daerah serta ‘pakaian kotor’.

Pakaian kotor kami masukkan sebagai oleh-oleh karena biasanya bakal menambah banyak barang bawaan Anda. Jika berangkat bawa 3 tas kopor, bisa jadi saat balik ketambahan 2 plastik besar pakaian kotor.

Apalagi kalau Anda malas menyusun ulang isi tas. Walau sedikit, pakaian kotor menambah beban barang bawaan Anda.

Sementara oleh-oleh merupakan buah tangan yang jadi menu wajib untuk dibawa kembali ke kota. Buah tangan juga akan menambah banyak barang bawaan.

BACA JUGA : Waspadalah! Inilah Gejala Microsleep Yang Bisa Bikin Mudik Lebaran Anda Berantakan

Meski demikian, keselamatan berkendara dan kenyamanan penghuni kabin harus tetap menjadi prioritas. Oleh sebab itu, barang bawaan Anda harus diatur sedemikian rupa.

Sebelumnya, hitung dulu daya angkut maksimal mobil Anda. Bisa dilihat via buku manual atau dengan menghitung load index ban.

Perkirakan berapa berat total penumpang dan berat total barang bawaan yang wajib dibawa. Tidak perlu terlalu eksak, tapi dari situ Anda bisa kalkulasi berapa kilogram lagi beban yang bisa ditambah.

Oh ya, isi tekanan angin ban sesuai rekomendasi produsen. Lakukan di pagi hari saat mobil belum jalan dan dalam keadaan kosong. Jangan diukur ketika mobil sudah diisi penuh oleh orang dan barang.

BACA JUGA : Bikin Hati Tenang, Tips Ini Bantu Anda Berkendara Dengan Aman dan Nyaman di Jalan Tol Trans Jawa

Untuk mobil sedan seperti Toyota Vios, lebih mudah mengatur barang lantaran adanya bagasi terpisah. Barang paling berat seperti kopor besar diletakkan di bagian dalam sisi tengah. Lanjut barang yang lebih ringan ke sisi kiri kanannya dengan posisi saling mengunci agar tidak mudah bergerak.

Barang bawaan yang punya potensi sering dibuka saat berhenti, seperti tas pakaian anak, bisa diletakkan paling belakang sehingga mudah dijangkau saat buka pintu bagasi.

Makanan ringan dan mainan anak bisa diletakkan dalam wadah khusus sehingga bisa ditaruh di dalam kabin. Manfaatkan rongga penyimpanan di pintu, konsol tengah, dasbor, dan di balik sandaran bangku depan sebagai tempat penyimpanan.

Jangan asal meletakkan barang bawaan di kabin. Begitu terjadi sesuatu, seperti mobil mengerem mendadak, ada risiko menciderai penumpang.

BACA JUGA : Banjir Hadiah Keren, Auto2000 Adakan Kompetisi Video dan Foto Carpool Karaoke #mudikserubersamaauto2000

Jika bagasi sudah full dan bangku belakang hanya diisi 2 orang, bagian tengah bangku bisa ditaruh kardus oleh-oleh. Namun jika penuh, oleh-oleh bisa diletakkan di bawah jok. Pastikan jangan sampai mengganggu kenyamanan.

Mobil SUV dan MPV seperti Toyota Avanza dan Toyota Rush lebih mudah dalam urusan managemen barang bawaan karena kabinnya yang lebih luas. Apalagi kalau penumpangnya cuma 4 – 5 orang.

Tinggal lipat bangku baris ke-3, Anda bisa leluasa menyusun barang bawaan di bagasi. Atur seperti di bagasi mobil sedan. Anda bisa meletakkan barang yang dibutuhkan di sisi paling atas agar mudah dijangkau.

Gunakan cargo net supaya barang tidak berantakan. Jangan tumpuk barang melebihi tinggi sandaran jok sehingga mengganggu visibilitas sopir.

BACA JUGA : Perhatikan 8 Hal Ini Ketika Isi Bensin Saat Mudik, Nomor 6 Banyak Yang Belum Tahu

Idealnya mobil dengan 3 baris bangku cukup diisi oleh 6 orang dengan konfigurasi 2-2-2 sehingga memberi akses cukup untuk ruang gerak dan menjaga kenyamanan. Anda juga bisa menyelipkan barang atau oleh-oleh di antara penumpang.

Risikonya, daya angkut bagasi menciut cukup signifikan. Apalagi bila ternyata mobil diisi full 7 orang. Oleh sebab itu, maksimalkan bagasi dengan menumpuk barang seefisien mungkin dan manfaatkan rongga penyimpanan kabin seoptimal mungkin.

Kolong bangku mobil jenis SUV atau MPV relatif bisa diselipkan barang bawaan kecil. Sepanjang tidak mengurangi kenyamanan dan tidak overload, Anda bisa atur sebaik mungkin.

Metode lain adalah dengan meletakkan barang bawaan di atap. Tapi jangan sekadar meletakkan di atap dan mengikatnya secara serampangan ke bodi mobil. Selain merusak bodi, yang terpenting adalah tidak sesuai standar keselamatan.

BACA JUGA : Mudik Semakin Seru di Auto2000

Gunakan roof rack dan atur sebaik mungkin barang bawaan agar tidak mengganggu laju mobil. Jangan letakkan barang elektronik atau yang rentan rusak. Posisikan di tengah atap untuk menjaga distribusi bobot mobil.

Tutup dengan terpal untuk melindungi dari sengatan matahari dan risiko hujan. Ikat dengan baik ke rangka rel atap. Pastikan terpal menutup sempurna dan tidak ada potensi terbuka karena terjangan angin kencang.

Paling efektif sebenarnya adalah dengan menggunakan roof box. Namun bisa saja Anda tidak membutuhkannya saat mudik sehingga tidak membawa. Pun harganya juga lumayan mahal kalau sekadar sekali pakai.

Hati-hati dengan portal gerbang tol otomatis (GTO). Pastikan tinggi mobil masih aman. Kalau ragu atau pasti tidak muat, silakan bergabung ke jalur yang biasa dilalui bus.

BACA JUGA : Jangan Anggap Sepele, Perhatikan 3 Hal Ini Untuk Anda Yang Mau Melakukan Perjalanan Balik Setelah Mudik Lebaran

Mobil hatchback seperti Toyota Yaris paling butuh perhatian khusus mengenai manajemen barang. Meski termasuk paling lega di kelasnya, namun kebutuhan untuk membawa banyak barang bawaan membuat Anda mesti berpikir lebih jauh.

Sebenarnya ada cara paling efektif jika ingin tetap beli oleh-oleh. Anda bisa manfaatkan jasa ekspedisi untuk mengantarkan barang belanjaan ke rumah. Beberapa gerai oleh-oleh besar bahkan sudah punya jasa ekspedisi sendiri.

Auto2000

Share this article
Tanya Tasia