Corona vs Corolla, Apa Perbedaan Sedan Toyota Ini?
Diterbitkan22 Okt 2026
Toyota Corona vs Corolla merupakan dua sedan yang memiliki tempat tersendiri dalam sejarah otomotif Indonesia. Keduanya menawarkan karakter berbeda, terutama pada ukuran bodi, ruang kabin, dan pilihan mesin, sehingga menarik untuk dibandingkan bagi pencinta mobil klasik.
Jika Anda sedang mencari mobil bekas dari kedua model tersebut, simak perbedaan spesifikasi, kenyamanan, dan hal yang perlu diperiksa sebelum membeli!
Apa Perbedaan Toyota Corona vs Corolla?
Perbedaan utama Toyota Corona dan Corolla terletak pada posisi model dalam jajaran produk Toyota.
Corona pernah menempati posisi di antara Corolla dan Crown, sedangkan Corolla dikenal sebagai sedan yang lebih kompak untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Di Indonesia, Toyota Corona Absolute hadir dengan dimensi bodi lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
Ukuran tersebut memberikan ruang kabin yang lebih lega, khususnya bagi penumpang belakang. Sementara itu, Toyota Great Corolla atau Greco merupakan Corolla generasi ketujuh yang populer pada era 1990-an dengan kombinasi fitur praktis dan mesin yang dikenal andal.
1. Toyota Corona Absolute untuk Kenyamanan Kabin
Toyota Corona Absolute membawa perubahan desain dengan bodi yang lebih besar dan proporsi lebih berisi. Karakter ini memberikan keuntungan berupa ruang penumpang yang lega, terutama di baris belakang.
Alas jok belakang yang lebar, bantalan empuk, sudut sandaran yang mendukung posisi duduk rileks, serta sandaran kepala menjadi bagian dari kenyamanan yang ditawarkan.
Karakter tersebut cocok bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan penumpang saat melakukan perjalanan.
Baca Juga: Generasi Corolla dari Masa ke Masa, Ini Evolusinya
2. Toyota Great Corolla untuk Mobilitas Harian
Toyota Great Corolla, yang juga dikenal sebagai Greco, merupakan Corolla generasi ketujuh. Model ini populer pada era 1990-an berkat desain sedan yang praktis dan kelengkapan fitur yang cukup menarik untuk zamannya.
Dimensinya yang lebih kompak dibandingkan dengan Corona Absolute membuat Great Corolla menarik bagi pengguna yang mencari sedan klasik untuk mobilitas harian.
Fitur seperti power window, spion elektrik, tilt steering, dan pengaturan pencahayaan panel instrumen turut menunjang kemudahan penggunaan.
Bagaimana Perbandingan Mesin Toyota Corona dan Corolla?
Mesin menjadi salah satu aspek penting saat membandingkan Corona vs Corolla, terutama jika Anda mempertimbangkan kedua model sebagai mobil bekas. Berikut ini perbandingan dari segin mesin:
1. Mesin Toyota Corona Absolute
Toyota Corona Absolute tersedia dengan pilihan mesin bensin 1.600 cc dan 2.000 cc twin cam. Pilihan transmisi pada varian terkait mencakup manual lima percepatan dan otomatis empat percepatan.
Pada 1996, Toyota juga memusatkan perhatian pada varian bermesin 2.000 cc yang dikenal sebagai Toyota Corona 2.0 EX Saloon. Varian ini menawarkan pilihan transmisi otomatis lima percepatan pada konfigurasi tertentu.
Perbedaan mesin dan transmisi tersebut dapat memengaruhi karakter berkendara. Karena itu, ketika membeli Corona bekas, pastikan spesifikasi unit sesuai dengan tahun produksi dan tipe yang tercantum pada dokumen kendaraan.
Baca Juga: Toyota Corolla Twincam, Sejarah dan Tips Beli Bekas
2. Mesin Toyota Great Corolla
Toyota Great Corolla menggunakan mesin 4A-FE empat silinder, DOHC, 16 katup, dengan sistem bahan bakar Electronic Fuel Injection (EFI) pada varian yang dimaksud.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 115 dk pada 6.000 rpm dan torsi 147 Nm pada 4.800 rpm. Karakter mesin ini mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari dengan teknologi injeksi elektronik yang sudah menjadi bagian dari perkembangan otomotif pada masanya.
Untuk unit bekas, kondisi aktual mesin lebih penting daripada angka performa di atas kertas. Periksa kebocoran oli, sistem pendingin, respons mesin, serta riwayat perawatan sebelum memutuskan pembelian.
Apa Perbedaan Fitur Toyota Corona dan Corolla?
Kedua model memiliki kelengkapan yang cukup menarik untuk era produksinya. Namun, fitur yang tersedia dapat berbeda menurut tahun produksi, tipe, dan varian kendaraan.
1. Fitur Toyota Corona Absolute
Pada pembaruan tahun 1996, Toyota Corona mengalami perubahan ringan pada bagian eksterior. Lis hitam tebal pada bumper depan dan belakang diganti dengan lis lebih tipis yang dicat sewarna bodi.
Perubahan lain terlihat pada lampu sein belakang yang menggunakan mika berwarna kuning menggantikan mika putih. Pembaruan ini memberikan sentuhan visual yang lebih menyatu dengan desain kendaraan.
2. Fitur Toyota Great Corolla
Great Corolla dikenal menawarkan berbagai fitur praktis pada zamannya, seperti:
- Power window: Memudahkan pengoperasian kaca jendela.
- Spion elektrik: Memudahkan pengaturan posisi kaca spion dari dalam kabin.
- Tilt steering: Memungkinkan pengaturan sudut kemudi untuk membantu pengemudi menemukan posisi berkendara yang nyaman.
- Pengaturan pencahayaan panel instrumen: Membantu menyesuaikan tingkat pencahayaan instrumen sesuai kebutuhan.
Pada mobil bekas, keberadaan fitur tersebut perlu diperiksa langsung. Komponen elektrik yang sudah berumur dapat mengalami gangguan, sehingga pastikan setiap tombol dan mekanisme masih berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Toyota Corolla DX: Semakin Tua Semakin Dicari-cari
Mengapa Toyota Corona Berhenti Dipasarkan di Indonesia?
Toyota Corona resmi mengakhiri kiprahnya di pasar Indonesia pada 1998. Posisi sedan ini kemudian digantikan oleh Toyota Camry yang menempati kelas lebih tinggi dalam jajaran sedan Toyota.
Perubahan tersebut turut memengaruhi posisi Corolla dalam lini produk Toyota di Indonesia. Corolla kemudian menjadi salah satu model sedan utama Toyota yang bertahan di pasar dalam jangka panjang.
Sementara itu, Great Corolla tetap dikenang sebagai sedan populer pada era 1990-an. Kombinasi mesin yang dikenal andal, fitur praktis, dan karakter penggunaan yang sederhana membuatnya masih diminati oleh penggemar mobil klasik.
Key Takeaways
- Toyota Corona Absolute memiliki bodi lebih besar dan ruang kabin belakang yang lega.
- Toyota Great Corolla atau Greco merupakan Corolla generasi ketujuh yang populer pada era 1990-an.
- Corona Absolute menggunakan pilihan mesin 1.600 cc dan 2.000 cc twin cam pada varian terkait.
- Great Corolla menggunakan mesin 4A-FE 1,6 liter DOHC 16 katup dengan sistem injeksi EFI pada varian yang dimaksud.
- Corona berhenti dipasarkan di Indonesia pada 1998 dan posisinya digantikan oleh Toyota Camry.
- Kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, fitur elektronik, dan kelengkapan dokumen harus diperiksa sebelum membeli kedua sedan klasik tersebut.
Dapatkan Mobil Bekas Bergaransi yang Aman di Auto2000!
Toyota Corona dan Corolla menawarkan karakter berbeda bagi penggemar sedan klasik. Corona Absolute menonjolkan ruang kabin yang lebih lega, sedangkan Great Corolla memiliki daya tarik berupa kepraktisan dan mesin yang dikenal andal pada masanya.
Jika Anda sedang mencari mobil bekas, pertimbangkan kondisi aktual kendaraan, riwayat perawatan, kelengkapan dokumen, serta ketersediaan suku cadang sebelum menentukan pilihan.
Anda juga dapat melihat pilihan mobil bekas bersertifikasi di Auto2000 untuk menemukan unit yang tersedia dan mempelajari proses inspeksi sesuai program yang berlaku.
Bandingkan kondisi dan informasi setiap kendaraan sebelum membeli agar pilihan Anda sesuai dengan kebutuhan mobilitas dan anggaran.
Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi, dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Promo Terkait
Lihat semuaArtikel Lainnya
Lihat semuaShare With:

AUTO2000 DIGIROOM
Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.







