Biaya Charge Mobil Listrik di SPKLU: Tarif Terbaru dan Cara Menghitungnya

Diterbitkan24 Apr 2026

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap teknologi kendaraan yang lebih modern. Salah satu fasilitas penting yang mendukung penggunaan kendaraan listrik adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). 


Bagi Anda atau AutoFamily yang menggunakan mobil listrik, memahami biaya charge mobil listrik di SPKLU menjadi hal penting. Langsung saja simak informasinya di bawah ini!


CEK PROMO MENARIK UNTUK MOBIL TOYOTA ANDA HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM!

Berapa Biaya Charge Mobil Listrik di SPKLU?

Tarif pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU telah diatur oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2023


Aturan ini menetapkan tarif dasar listrik untuk pengisian kendaraan listrik serta biaya tambahan untuk teknologi pengisian cepat.


Untuk pengisian daya normal di SPKLU, tarif listrik yang digunakan sekitar Rp2.466 per kWh


Artinya, setiap energi listrik sebesar satu kilowatt-hour yang digunakan untuk mengisi baterai kendaraan akan dikenakan tarif tersebut.


Berikut gambaran tarif tambahan pada layanan tersebut:

  • Fast Charging: biaya layanan tambahan sekitar Rp25.000 per pengisian
  • Ultra Fast Charging: biaya layanan tambahan hingga Rp57.000 per pengisian

Baca Juga: Mobil Listrik 700 Jutaan Untuk Anda


Cara Menghitung Biaya Charge Mobil Listrik di SPKLU

Untuk mengetahui estimasi biaya charge mobil listrik di SPKLU, Anda dapat menggunakan perhitungan sederhana berdasarkan kapasitas baterai kendaraan dan tarif listrik per kWh yang berlaku.


Secara umum, rumus yang dapat digunakan adalah:


Total biaya pengisian = Kapasitas baterai (kWh) × Tarif listrik per kWh + biaya tambahan layanan (jika menggunakan fast atau ultra fast charging)


Rumus ini dapat membantu AutoFamily memperkirakan kebutuhan listrik kendaraan sebelum melakukan pengisian daya di SPKLU.


Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh simulasi perhitungan menggunakan kapasitas baterai yang berbeda.


Contoh Perhitungan Pengisian Normal

Misalnya sebuah mobil listrik memiliki kapasitas baterai 40 kWh dan melakukan pengisian menggunakan metode normal charging di SPKLU.


Perhitungannya adalah sebagai berikut:


40 kWh × Rp2.466 = Rp98.640


Artinya, jika baterai kendaraan diisi hingga penuh dengan metode pengisian normal, estimasi biaya listrik yang digunakan sekitar nilai tersebut.


Contoh Perhitungan Menggunakan Fast Charging

Pada contoh berikutnya, mobil listrik dengan kapasitas baterai 40 kWh menggunakan layanan fast charging.

Perhitungannya menjadi:

  • (40 × Rp2.466) + Rp25.000
  • = Rp98.640 + Rp25.000
  • = Rp123.640

Tambahan biaya tersebut berasal dari layanan pengisian cepat yang memungkinkan baterai kendaraan terisi lebih cepat dibandingkan metode normal charging.


Simulasi ini menunjukkan bahwa biaya charge mobil listrik di SPKLU sangat dipengaruhi oleh kapasitas baterai kendaraan serta jenis layanan pengisian daya yang digunakan.


Faktor yang Memengaruhi Biaya Charge Mobil Listrik di SPKLU

Selain tarif listrik yang berlaku, ada beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi kebutuhan listrik saat melakukan pengisian daya kendaraan di SPKLU.


Beberapa faktor tersebut antara lain:

  • Kapasitas baterai mobil listrik yang menentukan jumlah energi listrik yang diperlukan untuk pengisian penuh.
  • Jenis teknologi charger yang digunakan, seperti normal charging, fast charging, atau ultra fast charging.
  • Persentase baterai saat mulai charging, karena baterai yang hampir kosong membutuhkan energi lebih besar untuk terisi penuh.
  • Efisiensi sistem pengisian daya, karena tidak semua energi listrik langsung tersimpan dalam baterai kendaraan.
  • Durasi penggunaan kendaraan, terutama jika kendaraan sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
  • Lokasi SPKLU, karena beberapa fasilitas memiliki teknologi pengisian yang berbeda.

Baca Juga: Solid-State Battery: Teknologi Masa Depan Mobil Listrik


Berapa Lama Charging Mobil Listrik?

Berikut beberapa metode pengisian daya yang umum digunakan pada kendaraan listrik.


1. Slow Charging (Pengisian di Rumah)

Metode slow charging biasanya dilakukan menggunakan charger rumah dengan daya sekitar 2,2 kW hingga 7,4 kW. Metode ini merupakan cara pengisian yang paling umum digunakan oleh pemilik kendaraan listrik di rumah.


Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai kendaraan hingga penuh biasanya berkisar antara 8 hingga 12 jam, tergantung kapasitas baterai kendaraan. Karena prosesnya berlangsung cukup lama, metode ini sering dilakukan saat malam hari ketika kendaraan tidak digunakan.


2. Fast Charging (SPKLU)

Metode fast charging umumnya tersedia di SPKLU dengan kapasitas daya sekitar 25 kW hingga 50 kW. Teknologi ini memungkinkan pengisian baterai kendaraan berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan slow charging.


Dalam kondisi normal, pengisian baterai dari sekitar 20% hingga 80% dapat dilakukan dalam waktu sekitar 1 hingga 2 jam. Hal ini membuat fast charging menjadi pilihan yang cukup praktis ketika Anda sedang melakukan perjalanan jauh.


3. Ultra Fast Charging

Teknologi ultra fast charging merupakan metode pengisian daya paling cepat yang tersedia saat ini. Charger jenis ini memiliki daya yang sangat besar, biasanya berkisar antara 100 kW hingga 350 kW.


Dengan teknologi tersebut, baterai kendaraan dapat terisi dari sekitar 20% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 15 hingga 45 menit.


Perlu diketahui bahwa waktu pengisian kendaraan listrik tidak selalu sama. Kondisi baterai, kapasitas charger, serta jumlah kendaraan yang melakukan pengisian daya secara bersamaan dapat memengaruhi lamanya proses charging.


DAPATKAN SUKU CADANG ORISINAL DAN BERKUALITAS HANYA DI AUTO2000 DIGIROOM!

Ingin Pengalaman Berkendara Modern? Temukan Mobil Listrik Toyota di Auto2000

Bagi AutoFamily yang tertarik menggunakan kendaraan listrik dengan teknologi canggih, Toyota menghadirkan berbagai pilihan kendaraan modern yang dapat mendukung mobilitas sehari-hari. 


Salah satu model mobil listrik Toyota yang dapat Anda pertimbangkan adalah Toyota bZ4X, yang dirancang dengan teknologi elektrifikasi terbaru serta fitur berkendara yang semakin inovatif.


Melalui Auto2000, Anda dapat menemukan berbagai informasi lengkap mengenai kendaraan Toyota, mulai dari melihat spesifikasi mobil, menjadwalkan test drive, hingga melakukan servis Toyota secara profesional.


Kunjungi Auto2000 Digiroom sekarang untuk menemukan pengalaman berkendara yang lebih modern dan nyaman.


Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. 

Share With:

digiroom logo

AUTO2000 DIGIROOM

Dealer Toyota terbesar di Indonesia yang melayani jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota yang terbesar di seluruh Indonesia.