Berapa Biaya Perawatan Toyota All New Rush 2019 ?"/>

LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Berapa Biaya Perawatan Toyota All New Rush 2019 ?

"

AUTO2000.co.id – Salah satu karakter konsumen Indonesia saat akan membeli mobil bukan hanya melihat dari desain dan fitur saja, tapi juga dari segi biaya kepemilikan. Umumnya konsumen akan bertanya soal akumulasi perawatan mobil, dalam jangka waktu tertentu.

Lantas berapa kira-kira biaya yang harus disiapkan konsumen ketika menginginkan generasi baru Toyota Rush. Apakah dengan tampilan, fitur, serta mesin baru membuat ongkos “memeliharanya” membengkak, atau justu sebaliknya?

Menjawab hal ini, Kepala Cabang Auto2000 Daan Mogot Herry Darma, menjelaskan untuk urusan perawatan mobil seperti servis dan pergantian suku cadang fast moving sebenarnya tidak berbeda jauh dari model sebelumnya, selisihnya hanya tipis.

“Garis besarnya tidak beda jauh, saya ambil contoh untuk biaya kepemilikan selama jangka waktu tiga tahun untuk mudahnya, atau sama dengan 40.000 km. Rush matik itu hanya Rp 2.700.000, kalau manualnya Rp 2.800.000,” ujar Herry beberapa waktu lalu.

Herry menjelaskan, bila dijabarkan, sebenarnya ongkos perawatannya cukup murah, karena dilakukan hanya dalam waktu minimal enam bulan sekali.  Artinya, dalam satu tahun paling tidak hanya melakukan perawatan ringgan dua kali, tergantung dari jarak tempuh dan pemakaian mobilnya.

Tidak hanya itu saja, sampai 50.000 km, konsumen yang baru membeli Rush juga mendapatkan keuntungan karena beban jasa servis dihilangkan alias gratis. Konsumen hanya perlu membayar komponennya saja.

“Komponen yang dimaksud adalah pelumas mesin setiap melakukan servis berkala, termasuk juga saringan oli, seal, dan rangkaiannya. Konsumen juga bisa minta penjabaran lengkap soal biaya kepemilikan pada servis advisor saat melakukan pembelian mobil,” katanya.

Secara berkala, menurut Herry memang akan berbeda-beda, karena tergantung dari usia pakai mobil. Contoh ketika dipemakaian 30.000 km, biasanya biaya servis akan sedikit tinggi karena adanya perawatan di sektor air conditioner atau AC, termasuk mengganti saringan udaranya.

Saat di usia pemakaian empat tahun, menurut Herry umumnya pergantian juga akan lebih banyak, karena ada tambahan untuk mengganti oli transmisi dan minyak rem. Tapi tahun berikutnya akan kembali turun.

“Jadi biaya komponen memang berubah setiap tahun, tergantung dari jenis pergantiannya. Tapi bukan berarti tiap tahun naik. Biasanya setelah 40.000 km, biaya perawatan kembali seperti awal, karena yang diganti hanya oli dan filter-filternya saja,” ucap Herry.

Auto2000

"
Share this article
Tanya Tasia