LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

Begini Cara Mengemudi Aman Mobil Muatan Penuh Saat Pulang Libur Lebaran

Mobil jenis MPV atau SUV 7 penumpang menjadi primadona saat musim liburan, seperti libur lebaran. Tak heran jika banyak ditemui mobil jenis ini dipakai berlibur, bahkan hingga barang bawaan diletakkan di atap.

Hal tersebut tidak masalah, selama masih sesuai aturan dan memperhatikan kaidah safety driving ketika di jalan. Bahkan barang yang ditaruh di roofbox atau roof rail bisa membuat kabin lebih lega.

Yang penting untuk diperhatikan adalah mobil dengan muatan penuh butuh perlakuan khusus saat dikemudikan. Makin butuh atensi lantaran saat liburan mobil dipakai di jalan antar kota dengan karakter berbeda dengan jalan dalam kota biasa.

Sebenarnya lebih menguntungkan bawa muatan banyak lantaran mobil jadi cenderung tidak agresif. Dengan tambahan beban, mobil akan lebih menapak sempurna pada permukaan jalan.

Karena biasanya mobil yang hanya ditumpangi dua orang di depan, akan lebih mudah fish tail (limbung) karena kurangnya downforce di belakang.

Artinya, mobil dengan muatan yang sesuai dengan kapasitas angkut masih aman untuk dikemudikan karena lebih stabil. Masalah timbul ketika mobil membawa penumpang lebih dari kapasitas maksimal, kestabilannya bisa berubah.

Saat lurus mungkin tidak terasa, tapi saat manuver seperti pindah jalur, belok atau menikung bisa timbul gaya sentrifugal. Nah, ini akan terasa saat mobil membawa muatan banyak, terutama buat mobil tinggi seperti MPV dan SUV. Sebab semakin berat beban maka makin besar juga gaya sentrifugalnya.

Titik keseimbangan mobil ikut berubah ke atas sehingga meningkatkan potensi limbung. Gaya yang terjadi di luar batas kewajaran membuat mobil sulit untuk dikendalikan.

Di tahap tertentu, mobil anda akan menjadi liar dan berakibat fatal seperti terbalik atau menabrak kendaraan lain karena oleng. Untuk mengurangi efek ini, sebaiknya hindari membawa penumpang lebih dari kapasitasnya.

Kalau misalnya terpaksa, pelan-pelan saja ketika berkendara agar mobil tidak gampang limbung. Jangan lakukan manuver agresif yang mengakibatkan anda kehilangan kendali pada kestabilan mobil.

Jangan lupa juga, mobil muatan penuh pasti butuh tenaga lebih saat akselerasi. Jangan paksakan diri menyalip jika kondisi jalan tidak benar-benar aman atau anda ragu.

Mobil juga butuh jarak pengereman yang lebih jauh. Tugas anda makin panjang kalau sistem safety mobil masih kurang mumpuni, seperti minus rem ABS.

Belum lagi ditambah saat ini sedang masuk musim hujan. Jalan licin membuat jarak pengereman semakin jauh dan mobil lebih sulit dikendalikan.

Selalu utamakan keselamatan dalam berkendara. Selamat kembali beraktifitas usai Libur Lebaran.

(Mitha Purnama Dewi)

Auto2000

Share this article
More News
toyota innova trd
Ini Dia Varian Baru Kijang Innova!
Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited resmi meluncur hari ini tepat dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Sesuai namanya, Kijang Innova ini memiliki berbagai kelengkapan dan dijual secara eksklusif.
thumb3.jpg
Resmi Meluncur! Toyota Hilux Kini Semakin Gagah dan Canggih
Toyota New Hilux resmi meluncur dengan harga Rp 429.750.000 untuk tipe 2.4 E (4x4) DSL MT. Mobil komersial satu ini kini semakin tampan dan gagah dengan beberapa perubahan di eksterior.
thumb2.jpg
Cara Menghilangkan Bau di Mobil Menggunakan 5 Benda Sederhana
Siapa yang tidak kesal mendapati kabin mobil bau tak sedap? Sebenarnya, bau pada mobil bisa terjadi kapan saja, baik yang sering atau jarang dipakai. Ada banyak penyebab mobil berbau apek, pertama tentu bersumber dari masalah kebersihan.
New Project (7).jpg
Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus
Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.
Tanya TasiaBackground Lazy GIF