LOKASIMU

Memilih lokasi Anda membantu kami memberikan harga yang akurat, ketersediaan stok, dan menemukan cabang terdekat untuk Anda.

HUT ke-36 Tahun, YDBA Perkuat Kompetensi UMKM Melalui Konvensi QCC

 

JAKARTA: Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) terus memperkuat kompetensi mitra UMKM melalui Konvensi Quality Control Circle (QCC) seiring dengan syukuran peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-36 yang diadakan pada hari ini (26/5).

Pada kesempatan yang sama, YDBA juga memberikan penghargaan bagi UMKM Mandiri, UMKM Hijau, Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Terbaik, Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Terbaik dan Instruktur Terbaik serta sharing bertema ‘Manfaat QCC untuk Peningkatan Produktivitas’. Sebanyak 250 UMKM mitra YDBA hadir dalam acara tersebut.

Direktur PT Astra Otoparts Tbk yang sekaligus pengurus YDBA A.K. Hadi Tan dalam keynote speech menyampaikan gambaran iklim kompetisi saat ini yang semakin ketat dan pentingnya menjadi perusahaan dengan nilai tambah, sehingga dapat terus bersaing.

“Selain sebagai bentuk apresiasi kepada teman-teman, kami juga ingin meng-install budaya improvement yang seharusnya dilakukan teman-teman UMKM dalam kegiatannya seharihari. Pada HUT ke-36 ini, YDBA mengangkat tema ‘Yuk NgImprove’ dengan harapan tema ini lebih ringan dan mudah diingat serta diterapkan oleh UMKM Mitra YDBA,” ucap Ketua Pengurus YDBA Henry C. Widjaja dalam acara syukuran HUT ke-36 tersebut.

Kick-Off Konvensi QCC

Konvensi QCC diadakan sebagai salah satu strategi untuk mendorong UMKM agar menerapkan budaya kaizen atau improvement dengan harapan UMKM dapat tumbuh dan berkembang melalui budaya tersebut. Sebelum kick-off, Presiden Direktur PT Autoplastik Indonesia Siswijono memberikan materi mengenai manfaat QCC kepada mitra UMKM.
Kick-off ditandai dengan prosesi menerbangkan replika pesawat kertas oleh Ketua Pengawas YDBA, Lina Djafar, Ketua dan Anggota Pengurus YDBA lainnya.

Berikut penghargaan untuk para mitra :

UMKM Mandiri

  • 1. PT Cipta Perdana Lancar

    PT Cipta Perdana Lancar adalah sebuah perusahaan yang memproduksi spareparts kendaraan bermotor yang berlokasi di Tangerang dengan karyawan lebih dari 500 orang. Perusahaan yang berkomitmen untuk memenuhi persyaratan dan memberikan jaminan kepuasan kepada pelanggan ini telah menunjukkan keunggulannya dengan selalu berkomitmen untuk tidak membuat & mengirim produk not good, melakukan pengiriman produk tepat jumlah & waktu serta melakukan improvement melalui ide perbaikan.
    Untuk selalu menjadi lebih baik, Cipta Perdana tidak pernah berhenti meningkatkan kompetensi SDM dengan mengikutsertakan karyawan mengikuti pelatihan di berbagai lembaga pelatihan. Perusahaan yang dipimpin oleh Hamim ini juga telah mengikuti pendampingan bidang HRD/HRODP yang diselenggarakan YDBA. Untuk memperluas pasar, perusahaan ini juga turut serta mengikuti pameran GIIAS yang difasilitasi YDBA pada tahun 2015 lalu.

  • 2. Bengkel Mutiara Car Care

    Bengkel yang dipimpin oleh Ahmad Yusuf dan berlokasi di Depok ini berhasil mendapat penghargaan sebagai Bengkel Mandiri berkat komitmen dan keseriusannya melaksanakan 5 pilar kemandirian, yaitu HRD, Produksi, Pemasaran, Keuangan dan CSR & Environment, Health and Safety.
    Bengkel yang dikenal dengan layanan steam robotic ini konsisten mengikuti pelatihan pengembangan bengkel di YDBA. Mutiara Car Care juga telah mengikuti pendampingan LK3 yang diadakan YDBA. Mutiara Car Care juga aktif dalam organisasi bengkel yang dibina YDBA, yaitu Himpunan Bengkel Binaan YDBA.

  • 3. Samsulianto

    Petani hortikultura Mitra LPB Pama Daya Taka yang bertempat tinggal di Paser, Kalimantan Timur ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai UMKM Mandiri Bidang Pertanian. Petani ini selalu siap membagikan ilmunya kepada petani lain. Dia juga berhasil mengelola demplot hortikultura dan berhasil membuka akses pasar ke berbagai wilayah, antara lain Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Barabai dan Tanah Grogot.

  • 4. Rizky Kerupuk Kemplang

    Rizky Kerupuk Kemplang merupakan salah satu UKM Mitra LPB Palembang yang berdiri sejak tahun 1992. UMKM yang dipimpin oleh Jamaluddin ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai UKM Mandiri Bidang Kerajinan berkat upayanya mengimplementasikan (quality, cost, delivery dan innovation).
    Menjaga kualitas produknya dan harga yang terjangkau serta melakukan delivery tepat waktu dan mau mendengarkan pendapat orang lain untuk selalu berinovasi, menjadi kebiasaan positif UMKM asli Palembang ini.
    Saat ini, produk UMKM ini telah memasuki pasar modern seperti Alfamart dan Hypermart. Perusahaan ini juga telah melewati proses sistem kelayakan produksi untuk memperoleh SNI. Selalu memberikan ilmu dan tidak takut mendapat pesaing baru, menjadi nilai tambah UMKM yang produknya dikenal sebagai produk terpercaya di Palembang.

UKM Hijau

PT Rizki Asa Buana Perusahaan manufaktur ini berdiri sejak tahun 2008 dan kali ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai UKM Hijau. Perusahaan yang digawangi oleh Eki Komarudin ini telah bergabung menjadi UKM Mitra YDBA sejak tahun 2011.

“Do Something untuk Mencapai Mimpi” adalah kalimat yang selalu dipegang Eki untuk mencapai mimpinya dalam mengembangkan usaha manufaktur yang dirintisnya. PT Rizki Asa Buana konsisten mengikuti program pelatihan serta pendampingan yang diselenggarakan YDBA, seperti QCC, LK3 serta 5R.

LPB Terbaik

  • 1. LPB Banua Prima Persada

    LPB Banua Prima Persada adalah salah satu LPB dari 13 LPB aktif tahun 2016 yang didirikan oleh YDBA. LPB ini berdiri pada tahun 2012 atas kerjasama PT Pamapersada, PT Kalimantan Prima Persada, PT Prima Multi Mineral dan YDBA. Tahun ini, LPB yang telah memiliki 320 UKM binaan ini mendapatkan penghargaan khusus karena telah menjadi LPB Terbaik 3 kali berturut-turut, yaitu tahun 2012, 2013 dan 2014.
    UKM ini membina UKM di bidang pertanian, perikanan, manajemen usaha dan olahan makanan. Salah satu prestasi yang menonjol dari LPB ini adalah keberhasilannya memfasilitasi pemasaran produk petani ke pasar modern seperti Lottemart dan Giant.

  • 2. LPB PPKP Mataram

    LPB PPKP Mataram merupakan salah satu LPB yang didirikan YDBA atas kerjasama YDBA dan Dinas Koperasi dan UKM Nusa Tenggara Barat.
    Tingginya pencapaian dalam menambah UMKM baru, UMKM yang difasilitasi pasar dan pembiayaan, intensifnya pendampingan yang diberikan kepada UMKM menjadikan LPB yang dikoordinatori oleh Lindrawaty Angkawijaya ini mendapatkan penghargaan sebagai LPB Terbaik.
    Berbagai bidang UKM dan Koperasi dibina oleh LPB ini, antara lain bengkel R-2, peternakan ayam potong, perikanan, handicraft, makanan dan minuman, konveksi dan berbagai usaha lainnya.

LKM Terbaik

LKM Mitra Surya Sejahtera LKM Mitra Surya Sejahtera merupakan salah satu dari 10 LKM yang didirikan YDBA. LKM MSS berdiri sejak tahun 2008 yang berlokasi di Desa Bulu Mario, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat atas kerjasama YDBA dengan PT Astra Agro Lestari Tbk.

Berkat kondisi pemodalan yang sehat, kualitas aktiva yang produktif, manajemen yang baik, efisiensi yang konsisten, adanya kemandirian dan pertumbuhan serta memiliki jati diri koperasi yang baik, LKM MSS berhasil mendapatkan penghargaan sebagai LKM Terbaik.

Instruktur Terbaik

  • 1. Cartawi

    Karyawan PT Isuzu Astra Motor Indonesia ini merupakan salah seorang instruktur yang berstatus masih menjadi karyawan aktif. Ia banyak berkontribusi dalam mengembangkan kompetensi SDM UMKM Bengkel Mitra YDBA. Pria yang telah memberikan pelatihan di YDBA sejak tahun 2015 ini telah berhasil menarik perhatian UMKM untuk belajar dan menguji kompetensinya. Berkat performa mengajar serta konsistensinya untuk mengembangkan SDM bengkel, Cartawi berhasil meraih penghargaan sebagai Instruktur Aktif Terbaik.

  • 2. Susilo Darmadji

    Tahun ini, Susilo Darmadji kembali meraih penghargaan untuk kedua kalinya sebagai Instruktur Paska Terbaik, yang dimaksud Instruktur Paska adalah instruktur yang telah pensiun dari status kekaryawanannya di Grup Astra. Pria yang telah lima tahun mengajar di YDBA ini merasa senang dan bangga ketika melihat orang yang dilatih dan didampinginya berhasil. Melalui YDBA, pensiunan PT Astra Daihatsu Motor ini merasa bermanfaat ketika memberikan ilmu kepada UKM Mitra YDBA. Dedikasi yang tinggi serta aktif membantu YDBA dalam mengembangkan metodologi pelatihan dan pendampingan membuat laki-laki berusia 56 tahun ini berhasil meraih penghargaan kembali sebagai Instruktur Terbaik.

Sekilas tentang YDBA

YDBA merupakan yayasan yang didirikan oleh William Soeryadjaya pada 1980 dengan filosofi Berikan Kail Bukan Ikan. YDBA didirikan sebagai komitmen Astra untuk berperan serta secara aktif dalam membangun bangsa, seperti yang diamanatkan dalam butir pertama filosofi Astra, Catur Dharma, yaitu Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

YDBA menjalankan program tanggung jawab sosial Astra dengan fokus pada UMKM yang meliputi UMKM subkontraktor terkait value chain bisnis Astra, manufaktur tidak terkait bisnis Astra, bengkel mitra Honda, Astra Honda Authorized Service Station, bengkel umum roda empat, bengkel umum roda dua, pengrajin dan petani.

YDBA memfasilitasi UMKM yang tersebar di Indonesia baik yang masuk dalam value chain bisnis Astra maupun yang tidak masuk dalam value chain bisnis Astra. Dalam menjalankan program pembinaan UMKM, YDBA tetap berfokus pada operating values, yaitu Compassionate, Adaptive, Responsible dan Excellent. YDBA juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM sesuai dengan kebutuhannya, yaitu untuk mencapai kemandirian.

Untuk melakukan pembinaan di berbagai daerah, YDBA bersinergi dengan Grup Astra dan nonGrup Astra telah mendirikan 16 LPB dengan jumlah LPB yang masih aktif saat ini sebanyak 13 LPB yang berlokasi di Mataram, Jakarta, Sidoarjo, Palembang, Tapin Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Tegal, Paser Kalimantan Timur, Pontianak, Muara Enim, Sangatta, Bontang Kalimantan Timur dan Semarang.

Untuk membantu UMKM dan masyarakat di daerah dalam mendapatkan akses pembiayaan, YDBA bersama Grup Astra mendirikan LKM/koperasi. Sampai saat ini, YDBA telah mendirikan 10 LKM/koperasi yang tersebar di Tabalong Kalimantan Selatan, Buntok Kalimantan Tengah, Tamiang Layang Kalimantan Tengah, Balangan Kalimantan Selatan, Mamuju Utara Sulawesi Barat, Poloho Budong Mamuju Sulawesi Barat, Tapin Kalimantan Selatan, Kutai Barat Kalimantan Timur, Pangkalan Bun Kalimantan Tengah dan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

Hingga April 2016, YDBA telah memberikan pembinaan kepada 9.439 UMKM. Untuk pemuda putus sekolah, YDBA telah melatih 588 pemuda putus sekolah menjadi mekanik. YDBA juga telah menciptakan 62.014 lapangan pekerjaan melalui UMKM yang difasilitasinya.

Auto2000

Share this article
More News
toyota innova trd
Ini Dia Varian Baru Kijang Innova!
Toyota Kijang Innova TRD Sportivo Limited resmi meluncur hari ini tepat dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Sesuai namanya, Kijang Innova ini memiliki berbagai kelengkapan dan dijual secara eksklusif.
thumb3.jpg
Resmi Meluncur! Toyota Hilux Kini Semakin Gagah dan Canggih
Toyota New Hilux resmi meluncur dengan harga Rp 429.750.000 untuk tipe 2.4 E (4x4) DSL MT. Mobil komersial satu ini kini semakin tampan dan gagah dengan beberapa perubahan di eksterior.
thumb2.jpg
Cara Menghilangkan Bau di Mobil Menggunakan 5 Benda Sederhana
Siapa yang tidak kesal mendapati kabin mobil bau tak sedap? Sebenarnya, bau pada mobil bisa terjadi kapan saja, baik yang sering atau jarang dipakai. Ada banyak penyebab mobil berbau apek, pertama tentu bersumber dari masalah kebersihan.
New Project (7).jpg
Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus
Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.
Tanya TasiaBackground Lazy GIF