Loading...
Email
Password
lupa password? klik disini
RESET PASSWORD
belum punya akun?

Selain wajib memastikan kondisi mobil prima, pemilik kendaraan juga harus paham risiko berkendara di musim hujan. Kondisi jalan yang basah membuat lintasan aspal menjadi licin, belum lagi ditambah dengan minimnya visibilitas akibat derasnya guyuran hujan, serta faktor ekternal lain yang diluar kendali kita, bisa mengundang petaka.

Karena itu, tidak heran bila risiko kecelakaan ketika berkendara di musim hujan umumnya akan lebih tinggi. Nah, untuk menghindari dan meminimalisasi risiko, pengendara wajib ekstra waspada dan tetap fokus untuk mengemudikan mobilnya.

Menurut Suparman, selaku Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, salah satu kelalaian yang sering dilakukan pengendara ketika membawa mobil di musim hujan adalah kurangnya tingkat kewaspadaan. Kondisi ini membuka potensi risiko seperti kecelakaan atau tabrakan mudah sekali terjadi.

BACA JUGA: Masuk Musim Hujan, Pastikan 7 Komponen Mobil Ini Dalam Kondisi Baik Supaya Anda Tenang Di Jalan

“Yang pasti bawa mobil saat hujan itu harus ekstra. Paling utama sikap waspadanya harus ditambah, karena kondisi jalan berbeda dari biasanya dan pandangan mata ke sisi depan, samping, sampai belakang juga sangat terbatas,” ucap Suparman. 

Selain meningkatkan kewaspadaan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, hal penting yang kerap dilupakan pengendara adalah menjaga jarak aman. Menurut Suparman, kondisi ini kerap diabaikan, masih banyak pengemudi yang menggangap remeh pentingnya menjaga jarak terutama saat berkendara di jalan bebas hambatan.

Suparman mengingatkan bahwa ada kecendrungan pola perubahan pengereman saat berkendara di musim hujan atau saat melinas di aspal basah, kondisi ini lantaran daya cengkram ban terhadap aspal akan menurun. Dampaknya membuat jeda atau pengereman kendaraan lebih panjang dari kondisi jalan yang kering.

BACA JUGA: Patuhi 8 Hal Ini Dan Anda Tidak Perlu Takut Punya Toyota Avanza Warna Hitam

“Mengatur jarak aman denga mobil di depan kita itu sangat wajib, sebenarnya bukan hanya di musim hujan saja. Caranya mudahnya dengan berpatokan pada roda belakang mobil di depan kita, bila roda sudah tidak kelihatan berarti kita terlalu dekat, kurangi kecepatan hingga seluruh roda mobil di depan bisa terlihat,” ujar Suparman.

Dalam kondisi tertentu, lanjut Suparman, seperti hujan yang sangat deras dan sedang berada di jalan tol, baiknya spasi atau jarak antar mobil kita dengan pengendara di depan harus ditambah. Dengan memberikan jarak yang lebih besar dengan mobil di depan, otomatis ruang antisipasi untuk menghindar atau meminimalisasi tadi juga lebih besar.

Newsletter
Dapatkan update terbaru mengenai informasi produk dan promosi langsung di email anda.
Name
Email

BERITA TERKAIT

Dapatkan Penawaran Terbaik
Silahkan klik kirim kode verifikasi / OTP dan masukkan kode yang dikirimkan ke pada kolom isian yang ada di bawah.
Kode OTP terkirim ke nomor telepon Anda.
Masukkan 6 digit kode OTP
Terima Kasih
Wiraniaga kami akan menghubungi Anda secepatnya.

Apabila Anda memerlukan informasi lainnya, silahkan menghubungi customer service kami dan sebutkan nomor polisi kendaraan Anda.
Booking Workshop / THS
Maaf, tidak ada waktu yang tersedia untuk pemesanan pada hari libur.
Silahkan pilih tanggal lainnya.