Toyota Tembus 9 Juta Unit Produksi Mobil di Eropa

London -Toyota kembali membuktikan gelar yang sedang disandangnya sebagai produsen mobil terbesar di dunia. Kali ini dibuktikannya dengan total produksi yang sudah mencapai 9 juta unit di Eropa.

Dalam keterangan resmi Toyota, pabrik mobil Toyota di Eropa tersebar di beberapa bagian, seperti di Portugal, Rusia dan di Inggris berada di Burnaston, Derbyshire dan Deeside di Noth Wales.

“Kami memiliki tradisi panjang mengenai produksi lokal dengan yang kami jual secara lokal. Baru-baru ini kami juga telah memperluas ekspor ke luar Eropa. Kami juga berkomitmen untuk menjaga produksi di Eropa dengan membawa teknologi seperti hybrid,” ujar CEO Toyota Motor Europe Didier Leroy.

Di ajang Paris Motor Show 2014 yang digelar beberapa waktu lalu, Leroy juga pernah mengatakan pabrik Toyota di Eropa dalam beberapa tahun terakhir selalu menguntungkan. Bahkan 3 tahun berturut-turut pertumbuhan di Eropa begitu bagus.

“Ke depan kami selalu memiliki alasan untuk tetap optimistis. Dengan meluncurkan Aygo dan Yaris terbaru, kita memiliki sasaran ke arah yang lebih muda di pasar mobil kompak. Kami yakin mereka akan memperkuat posisi kami di Eropa,” bebernya.

Tak hanya itu, desainer Toyota di Eropa juga telah mendapatkan peningkatan otonomi dari Jepang untuk mengembangkan model-model baru yang disesuaikan dengan selera masyarakat Eropa, termasuk Agyo, Yaris dan C-HR.

Aditya Maulana – detikOto

Komunitas Avanza Sumbang Bencana Sinabung

Sinabung, KompasOtomotif - Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) wilayah Sumatera Utara melakukan bakti sosial ke Desa Mardinding, Kecamatan Tiganderket, Karo, untuk membantu korban bencana alam letusan Gunung Sinabung, 15/9/2014. Bantuan yang diberikan berupa, 750 masker dan sembako yang dikumpulkan dari seluruh anggota TACI dan sumbangan donasi dari Auto 2000 SM Raja Medan, Garda Oto, dan ACC.

Rombongan terdiri dari 10 orang anggota mulai bergerak dari “Base Camp” TACI Sumut di Wins Pro Auto Clinic, Jalan Denai Sumaterai Utara. Lokasi yang dituju berjarak tiga kilometer dari Gunung Sinabung sehinga cukup dekat dengan pusat bencana.

Tim TACI Peduli Sinabung berhenti sejenak di Kantor Camat Tiganderket untuk koordinasi mengenai desa dan lokasi yang akan dituju. Beberapa informasi dan arahan didapat agar “medan” menuju lokasi bisa dilalui.

Setibanya di lokasi, tim mendapat sambutan meriah dari desa dengan jumlah 269 kepala keluarga ini. Mereka berkumpul bersama di salah satu balai pertemuan desa Mardinding, Kecamatan Tigandeket.

Didampingi SB Baron Kaban, Camat Tiganderket, tim berinteraksi dengan warga setempat. Warga yang sebagian besar petani kopi, tomat, dan tanaman sayur lain mengaku terpukul karena becana alam yang terjadi. “Kami sudah terbiasa dengar suara erupsi yang seperti mobil truk yang menurunkan muatan batu, kami pasrah,” ujar salah satu warga.

Kloter dua
Setelah berbekal informasi mengenai kebutuhan korban benca Gunung Sinabung, TACI kemudian kembali melakukan bakti sosial kloter dua, Sabtu (18/10/2014). Lokasi yang dituju masih sama, yakni Desa Mardingding.

Kali ini, tim kembali membagikan bantuan lebih besar, termasuk membawa bantuan medis dari Fakultas Kedokteran salah satu universitas swasta di Medan. “Kami juga membawa beberapa hadiah khusus yang diberikan ke anak-anak korban bencana di sana, agar mereka bisa tersenyum lagi,” jelas Nur Sumirat, humas TACI dalam keterangan resminya.