SUV Termurah Lexus Meluncur di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – SUV termurah Lexus di Indonesia, NX 200t, resmi meluncur di Jakarta, Senin (2/3/2015). NX 200t tersedia dalam dua varian yakni Luxury yang dibanderol Rp 935 juta dan F-Sport Rp 970 juta.

Perbedaan kedua varian jelas pada “rasa”, Luxury menawarkan elegansi sedangkan F-Sport punya karakter bertenaga. Selain eksterior, pembeda juga terdapat pada kelengkapan fitur. Spesifikasi standar NX 200t, menggunakan mesin turbo pertama Lexus, 8AR-FTS 4-silinder 1.998cc. Kekuatannya mencapai 238 tk dan torsi 380 Nm. Perpindahan tenaga menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan untuk kedua roda depan.

“Memang tahap awal kita punya Luxury dan F-Sport. Menurut evaluasi yang kami lakukan, kedua varian ini akan mudah diterima masyarakat di Indonesia, tapi kita juga masih tetap buka kalau memang nanti ada kebutuhan all wheel drive dan hibrida,” ujar Suparno Djasmin, Lexus Principal Indonesia saat konferensi pers di Lexus Gallery.

Suparno melanjutkan, NX 200t cocok untuk kaum muda, urban, mapan, dan eksekutif yang punya karir menanjak. Bidikan tertuju pada pasar baru, untuk pertama kalinya tersedia SUV beremblem Lexus yang dijual dengan harga di bawah Rp 1 miliar di Indonesia. Suparno yakin NX 200t sanggup diterima dengan baik di total pasar premium yang berkisar 6.500–7.000 unit.

General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja menambahkan, NX sudah diterima baik di kawasan Asia termasuk Indonesia. Sebelum peluncurannya, NX 200t sudah diperkenalkan ke berbagai konsumen loyal, responsnya dikatakan di luar ekspektasi.

Konsep “Hatchback” Lexus Terlihat Ekstrem

Geneva, KompasOtomotif - Setelah sempat menampilkan bocoran sorot lampunya dari kegelapan, kini Lexus akhirnya membuka tudung konsep terbarunya, LF-SA. Konsep ini akan mejeng di Geneva Motor Show, mulai pekan ini sampai berakhirnya pameran (3-15/3/2015).

Ukuran sub-kompak ini seolah memperhalus garis perbedaan dari kupe kompak, crossover, dan hatchback menjadi satu. Dari penampilannya, konsep yang disebut-sebut sebagai penantang Mini, Audi A1, atau Smart ForFour ini terlihat cukup ekstrem. Bukan bodi “langsing” yang biasa melekat pada model-model Lexus sebelumnya, konsep ini justru lerlihat lebih rumit.

Lekukan-lekukan di berbagai bagian, mulai dari kap, pilar A, B, dan C, memperlihatkan tumpukan garis bodi. Desain gril masih sesuai garis merah “spindle grill” yang juga diusung model-model Lexus lain. Bedanya, bentuk gril seperti sisik ular yang berpusat di emblem Lexus di bagian tengahnya. Tak ketinggalan LED khas, yang memancar dari kedua sisi bemper.

Lexus menggambarkan konsep ini sebagai, “Semangat tren desain baru dan ekslporasi ke wilayah yang tak terduga bagi merek (Lexus). Penambahan yang dipahami sebagai seseutu yang mewah, fokus pada kednaraan, dirancang untuk masa depan yang sudah makin dipengaruhi teknologi dan pengaman virtual.”

Kalau jadi diproduksi, subkompak ini mirip dengan desain Mercedes-Benz A-Class generasi pertama (1997-2004) dan kedua (2004-2012).